Girimu.Com — Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Gresik, sejenak semarak oleh ketukan palu dan warna-warna alam. Ibu-ibu PKK desa itu, Minggu (9/8/2026), ramai berkumpul. Mereka tengah asyik menyulap dedaunan hijau menjadi motif unik di atas kain, berkat uluran tangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Kegiatan ini memperkenalkan teknik ecoprint metode pukul (pounding). Cara kerjanya sederhana: daun dan bunga pilihan ditata di atas kain, lalu dipukul-pukul dengan palu. Pigmen alami tumbuhan pun berpindah, menorehkan corak nan indah pada permukaan kain.
Empat mahasiswa yang tergabung dalam KKN Tematik Kelompok 22 UMG menggagas ide ini. Mereka melihat potensi Desa Sukoanyar yang melimpah ruah aneka tanaman. Teknik ecoprint, bagi mereka, adalah jawaban. Ia tak butuh peralatan mahal, mudah dipraktikkan oleh ibu-ibu rumah tangga, dan hasilnya berpotensi menjadi produk bernilai jual.
Pelatihan berlangsung intens. Ibu-ibu PKK diajari mulai dari memilih daun yang tepat, menata komposisi di atas kain, hingga menguasai pukulan yang presisi agar motif tercetak sempurna. Setiap totebag yang dihasilkan pun menjadi unik, cerminan kreativitas masing-masing peserta.
Antusiasme pun terpancar jelas dari peserta. Sejak awal, ibu-ibu aktif bertanya dan tak sabar mencoba sendiri teknik pounding pada totebag. Mahasiswa KKN mendampingi mereka, membuka ruang eksplorasi kreativitas sekaligus menyadarkan potensi pemanfaatan bahan alami di sekitar.
Lusi, salah seorang ibu PKK, tak bisa menyembunyikan gembiranya. Ia mengaku menerima pengalaman berharga yang diperoleh dari mahasiswa UMG.
“Ilmu yang diberikan sederhana dan bisa langsung dicoba di rumah. Semoga keterampilan ini bisa dikembangkan menjadi usaha kecil-kecilan sehingga dapat membantu menambah penghasilan keluarga,” ujarnya penuh harap. (*)
