Gresik Bergoyang: Bola Sarung, Lomba Agustusan SD MUDRI yang Menguji Nyali dan Solidaritas

Reporter: Elisyah Susanty

Kabar27 Dilihat

Lapangan SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD MUDRI), Gresik, pada Jumat (14/8/2026) menjelma arena tawa dan semangat juang. Bukan sekadar balap karung atau panjat pinang, sekolah ini justru menghadirkan ‘Bola Sarung’ (Bolarung), sebuah permainan unik yang menguji kekompakan dan nyali siswa dalam merayakan Hari Kemerdekaan RI ke-81.

Permainan ini menjadi magnet utama di antara beragam lomba lain yang diikuti siswa kelas 1 hingga 6. Bola sarung menggabungkan ketangkasan, kekompakan, dan kerja sama tim. Dengan bola-bola warna-warni tersebar di halaman sekolah, setiap tim berpacu mengumpulkan sebanyak-banyaknya.

Aturannya tak kalah menarik: satu siswa digendong di dalam sarung, sementara tujuh siswa lainnya bertugas mengangkat dan membawanya. Demi keselamatan, siswa yang digendong pun dilengkapi helm. Tepat pukul 08.00 WIB, delapan anak per tim serentak bergerak menuju lapangan, menyulut kemeriahan.

Siti Nur Hidayah, Ketua Panitia Lomba Agustusan, menuturkan bahwa agenda lomba ini berlangsung setiap hari sejak 10 Agustus 2026. “Kami membaginya per jenjang kelas agar tidak terlalu banyak siswa yang ada di lapangan,” ujarnya.

Keseruan mencapai puncaknya saat kelas 5 Germany berjibaku melawan kelas 5 Yordania. Kedua tim saling menunjukkan strategi dan semangat pantang menyerah. Setelah laga sengit, kelas 5 Yordania keluar sebagai pemenang.

Meski timnya kalah, kapten tim 5 Germany, Gibran AlFarizi Raffan S, mengaku senang. “Saya cukup senang dan terhibur sekali dengan lomba ini meskipun tim kami kalah. Seru, dan baru kali ini saya mengikuti lomba dalam tim bola sarung,” kata Gibran.

Siti Nur Hidayah menambahkan, tahun ini pihak sekolah sengaja meniadakan lomba individu. Seluruh perlombaan dirancang dalam bentuk kelompok. “Tujuannya agar anak-anak belajar saling bekerja sama, membangun rasa percaya diri, dan meningkatkan kemampuan komunikasi,” jelasnya.

Kegiatan ini, menurutnya, bukan hanya ajang memeriahkan peringatan kemerdekaan, melainkan juga sarana pembelajaran. Melalui permainan yang menyenangkan, siswa diajak menghargai peran teman, berkomunikasi, menyusun strategi, serta tetap sportif, baik dalam kemenangan maupun kekalahan. Semarak lomba Agustusan di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo pun berakhir meriah.

Editor