Dua nama baru menghiasi daftar panjang talenta muda Gresik di kancah nasional. Arsa Bara Alvarendra dan Muhammad Al Khalifi Dzikri Ariansyah, duo siswa dari SD Muhammadiyah Manyar (SDMM), berhasil menembus
Sebanyak 43 siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik menunjukkan keberanian mereka untuk melangkah menjadi calon pemimpin muda melalui seleksi anggota IPM Kids dan Tiwisada UKS. Berlangsung
Sebuah pesawat kertas sederhana menjadi simbol harapan besar dalam kegiatan Parenting Berkemajuan di SMK Muhammadiyah 5 Gresik. Bukan sekadar permainan, aktivitas menuliskan mimpi di atas kertas lalu menerbangkannya bersama-sama menjadi
Girimu.Com — SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik menggelar Outbound Wali Kelas di Bernah De Valley, Pacet, Mojokerto, Sabtu (25/7/2026). Mengusung tema “Wali Kelas Hebat, Menginspirasi, dan Menguatkan Karakter Siswa”, kegiatan
Girimu.Com — SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik kembali menghadirkan kegiatan Dalas Vaganza sebagai ajang unjuk bakat seluruh Organisasi Siswa Talenta (OST). Mengusung tema Discover Your Passion, Build Your Achievement, kegiatan
Girimu.Com — Sebanyak 230 guru penerima sertifikasi yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Panceng, Gresik mengikuti workshop Implementasi AI dan Coding dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan
Girimu.Com – Suasana penuh keberkahan dan kehangatan menyelimuti Masjid At-Taqwa yang berlokasi di Jalan KH Kholil No. 90, Gresik, Jawa Timur. Ratusan jemaah dari berbagai penjuru wilayah yang berada di
Girimu.Com – Semangat belajar dan berinovasi mewarnai pelaksanaan Muhammadiyah Coding Training and Competition (MCTC) 2026 jenjang SD/MI yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Sabtu
Girimu.com –– Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) KB Tunas Aisyiyah (KBTA) ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Anti-Bullying, Jumat (24/7/2026). Deklarasi ini diikuti oleh 40 murid KBTA bersama orang tua/wali murid
Sebuah kegelisahan laten belakangan ini menyelinap di koridor-koridor persyarikatan. Muncul sebuah narasi polaritatif yang menghadapkan watak sosiologis “amal usaha” dengan produk keagamaan “Majelis Tarjih” yang dianggap sebagian pihak sebagai sesuatu