Girimu.Com — Upaya membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terus dilakukan SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah pengecekan kebersihan kuku siswa oleh kader Tiwisada UKS, sebagai bagian dari edukasi untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri sejak usia dini, Selasa (28/7/2026).
Pengecekan kuku dilakukan setiap hari oleh kader Tiwisada UKS yang bertugas di gerbang sekolah. Setiap pagi, para kader memeriksa kondisi kuku siswa yang datang ke sekolah. Apabila ditemukan kuku yang panjang atau tampak kotor, siswa akan diingatkan untuk segera memotong kuku, serta membersihkannya agar terhindar dari kuman dan penyakit.
Melalui kegiatan sederhana ini, para kader juga memberikan edukasi kepada teman-temannya bahwa kuku yang bersih merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan. Kotoran yang menempel di sela-sela kuku dapat menjadi tempat berkembangnya berbagai bakteri dan kuman penyebab penyakit, sehingga kebiasaan menjaga kebersihan kuku perlu dibangun sejak dini.
Pembina UKS SD Mudri, Yasmin Wahyu Zuraidah, SPd, menjelaskan, pengecekan kuku menjadi program rutin yang dijalankan oleh kader Tiwisada sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.
”Setiap hari kader Tiwisada melakukan pemeriksaan kuku siswa saat mereka datang ke sekolah. Jika ada yang kukunya panjang atau kotor, mereka langsung mengingatkan agar segera dipotong dan dibersihkan. Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga diterapkan di rumah,” ujarnya.
Ia menambahkan, petugas yang berjaga di gerbang telah dijadwalkan secara bergiliran melalui sistem piket. Dengan pembagian tugas tersebut, kegiatan pemeriksaan dapat berlangsung secara konsisten tanpa mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Nafisha Hafiy P.D, Aqila Farhana, dan Khayla Maulida adalah kader Tiwisada yang berasal dari kelas 5 Yordania TCP yg bertugas pagi ini. Lengkap mengenakan handuk berwarna biru, mereka menyambut siswa sambil memeriksa kebersihan kuku.
Menurut Yasmin, para kader Tiwisada bukan sekadar menjalankan tugas pemeriksaan, tetapi juga telah dibekali pengetahuan mengenai kesehatan dasar. Mereka sebelumnya mengikuti pelatihan yang diberikan oleh Puskesmas Driyorejo sebagai mitra SD Mudri dalam melakukan pembinaan dan monitoring kesehatan siswa.
Kerja sama dengan Puskesmas Driyorejo menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Melalui pendampingan tersebut, kader Tiwisada memperoleh keterampilan dasar mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk cara melakukan pengamatan sederhana terhadap kondisi kesehatan siswa.
Program pengecekan kuku ini diharapkan mampu membangun budaya disiplin dalam menjaga kebersihan diri sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap kesehatan. Dengan keterlibatan aktif kader Tiwisada, SD Mudri terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga peserta didik dapat belajar dengan optimal serta tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap kesehatan diri maupun lingkungan. (*)
Tanamkan Pola Hidup Sehat Sejak Dini, Tiwisada UKS SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Melakukan Pengecekan Kuku Siswa
Reporter: Elisyah Susanty


