Girimu.com – Suasana syahdu menyelimuti aula SD Al Islam pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 (6/3/2026). Saat bel pulang sekolah berbunyi dan sebagian besar siswa bergegas menuju gerbang, puluhan siswa dan tamu undangan justru berkumpul dengan wajah penuh syukur. Mereka menghadiri kegiatan “Ikwam Berbagi” yang digelar dalam rangka memperingati momen Nuzulul Qur’an.
Kegiatan yang diprakarsai Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Al Islam tersebut merupakan hasil persiapan sekitar dua pekan. Ketua Ikwam SD Al Islam, Mama Amel, mengatakan kegiatan itu terlaksana berkat semangat kebersamaan para wali murid meski tengah menjalankan ibadah puasa.
“Alhamdulillah, berkat guyub rukun ibu-ibu Ikwam, puasa tidak menjadi penghalang bagi kami untuk mempersiapkan detail acara ini. Terwujud 50 paket bingkisan berisi bahan pokok yang sangat dibutuhkan,” ujar Mama Amel, yang juga merupakan ibunda dari Ibadurrahman, siswa kelas 6.
Sebanyak 50 paket sembako tersebut kemudian disalurkan kepada warga sekolah dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Rinciannya, 22 paket untuk siswa internal yang membutuhkan, empat paket untuk petugas keamanan sekolah, paket untuk petugas kebersihan, dua paket untuk marbot masjid, yakni Masjid Sabilillah dan Masjid Sabilah Muttaqin, serta 10 paket untuk warga dhuafa di lingkungan sekitar sekolah.
Sementara sisanya dibagikan kepada warga kurang mampu di lingkungan tempat tinggal para pengurus Ikwam.
Kepala SD Al Islam, Cicik Indrawati, mengapresiasi inisiatif para wali murid tersebut. Ia menilai kegiatan berbagi itu tidak hanya memberikan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
“Kegiatan ini bertujuan melatih empati siswa terhadap sesama warga sekolah yang membutuhkan. Harapan kami, kolaborasi antara Ikwam dan sekolah selalu terjaga dengan baik demi kemajuan bersama,” ungkap Cicik.
Melalui kegiatan tersebut, Ikwam berharap tradisi berbagi dapat terus dilanjutkan pada kesempatan berikutnya. Selain membantu warga yang membutuhkan, kegiatan itu juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara sekolah, wali murid, dan masyarakat sekitar.
“Semoga di lain hari dan kesempatan, kami bisa terus menjadi salah satu pintu rezeki yang selalu memperhatikan warga sekitar yang membutuhkan,” pungkas Mama Amel.













