Penuh Keceriaan, Siswa Baru SD Al Islam Cerme Jelajahi Lingkungan Sekolah di Hari Kedua Fortasi

Reporter: Mardiyana Zulifah

Berita Sekolah18 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com — Hari kedua Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) di SD Al Islam Cerme, Gresik berlangsung meriah dan penuh semangat pada Selasa (14/7/2026). Sebanyak 58 siswa baru kelas I A antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempercepat proses adaptasi mereka di lingkungan sekolah yang baru buat mereka.

Wali Kelas I B,Nina Kurnia Rahma Dina, mengungkapkan, bahwa Fortasi hari kedua ini difokuskan pada pembentukan karakter dan pengenalan lingkungan. Dalam kesempatan ini, anak-anak diajak membiasakan budaya positif, mengenal warga sekolah, menjelajahi lingkungan melalui kunjungan ke berbagai ruangan, serta mempelajari simbol-simbol darurat bencana sebagai bagian dari edukasi keselamatan.

Petualangan keliling sekolah ini dipandu langsung oleh Wali Kelas I A, Fitriya Hanik. Destinasi pertama yang dikunjungi adalah area toilet di sisi Barat sekolah. Di sana, Ustadzah Siti Fatimah memberikan edukasi penting mengenai kemandirian dan tata cara ke toilet. Siswa diajari untuk berani buang air kecil dan besar secara mandiri, pentingnya izin kepada guru terlebih dahulu, serta menghafal doa masuk dan keluar kamar kecil. Fasilitas yang bersih pun mendapat pujian dari salah satu siswa baru.

“Wah, kamar mandinya bagus, bersih, besar lag,” ujar Andin Adzkya Almira Bianca, yang akrab disapa Andine, penuh kagum.

Perjalanan berlanjut ke ruang kepala sekolah dan ruang administrasi. Sebelum memasuki ruangan, para siswa dengan sopan mempraktikkan budaya positif dengan mengucapkan salam secara bersama-sama.

Kepala SD Al Islam Cerme, Cicik Indrawati, menyambut hangat para siswa dan menjelaskan fungsi ruangan tersebut. Selain sebagai ruang kerja kepala sekolah, ruangan ini juga berfungsi sebagai pusat layanan administrasi, termasuk untuk pembelian seragam dan atribut sekolah.

Tidak hanya sekadar berkeliling, para siswa juga dibekali dengan edukasi keselamatan. Di setiap ruangan yang dikunjungi, Ustadzah Nina Kurnia Rahma Dina sigap menjelaskan arti simbol-simbol darurat yang terpasang.

“Senang ya diajak keliling sekolah. Ada simbol gambar kebakaran agar kita bisa antisipasi dan siaga bencana,” ungkap Ahmad Haikal Abdullah, salah satu siswa yang nampak kritis memperhatikan sekitar.

Setelah itu, rombongan menuju Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang disambut oleh Ustadzah Nur Fitri Wulandari. Ia menjelaskan,  UKS adalah tempat pertolongan pertama bagi siswa yang merasa kurang sehat selama di sekolah.

Penjelajahan hari kedua ini ditutup dengan mengunjungi fasilitas Aula Sekolah yang dijaga oleh Ustadz Wafiqul Mizan. Kepada anak-anak, ia menjelaskan, bahwa aula serbaguna ini memiliki fungsi yang sangat vital. Selain digunakan sebagai ruang pertemuan murid dan kegiatan pembelajaran non-klasikal, aula ini juga menjadi tempat pelaksanaan salat berjamaah bagi seluruh warga sekolah.

Melalui kegiatan Fortasi yang interaktif ini, diharapkan 58 siswa baru SD Al Islam Cerme tidak hanya mengenal fisik bangunan sekolahnya, tetapi juga mulai menumbuhkan rasa memiliki, kemandirian, dan kenyamanan untuk menuntut ilmu beberapa tahun ke depan. (*)

Editor