Dua nama baru menghiasi daftar panjang talenta muda Gresik di kancah nasional. Arsa Bara Alvarendra dan Muhammad Al Khalifi Dzikri Ariansyah, duo siswa dari SD Muhammadiyah Manyar (SDMM), berhasil menembus Seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSNP) 2026. Kini, mimpi menjejak panggung nasional di bidang Matematika kian membara.
Ajang bergengsi yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu memusatkan seleksinya di UPT SDN 5 Gresik pada Senin, 20 Juli 2026. Ratusan wakil dari berbagai sekolah se-Kabupaten Gresik berebut tempat, namun Arsa dari kelas V Gama dan Khalifi dari kelas VI Hagia Sophia mampu mencuri perhatian.
Perjalanan mereka bukan tanpa bekal. Jauh sebelum berlaga di tingkat provinsi, keduanya digembleng dalam pembinaan intensif. Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah, bekerja sama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM), menggodok kemampuan mereka. Tak cukup sampai di situ, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik pun turut memberi bimbingan khusus dalam dua sesi.
Menghadapi soal-soal kompetisi tentu menguras mental dan strategi. Arsa dan Khalifi tak ingin gegabah. Mereka sepakat fokus mengoptimalkan pengerjaan soal yang benar-benar mereka kuasai. Mereka mengungkapkan, tidak memaksakan menjawab semua soal secara terburu-buru, menggambarkan taktik cermat mereka.
Kepala sekolah SDMM Athiq Amiliyah, tak menutupi bangganya atas perjuangan anak didiknya. Kepala SDMM mengapresiasi tinggi dedikasi Arsa dan Khalifi, serta dukungan dari semua pihak. Harapan besar tersemat agar keduanya bisa lolos dan mewakili Jawa Timur ke babak OSN tingkat nasional.
“Kami tentu berharap anak-anak bisa lolos hingga ke tingkat nasional. Namun, apabila tahun ini belum berkesempatan, hal ini tetap menjadi pengalaman berharga. Kami siap melakukan evaluasi dan pembinaan yang jauh lebih intensif untuk menyongsong OSN 2027. Target kami di tahun depan adalah bisa meloloskan perwakilan di seluruh bidang lomba, baik Matematika, IPA, maupun IPS,” tuturnya.









