Belajar dari Lumpur, Aksi Nandur Siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik untuk Ketahanan Pangan

GIRIMU.COM — Siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik melaksanakan kegiatan nandur (menanam) padi secara manual di lahan pertanian milik sekolah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik yang menekankan pengalaman langsung di lapangan, serta penguatan karakter siswa sebagai generasi muda pertanian.

Kegiatan nandur padi ini diikuti oleh siswa dari Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH). Sejak pagi, para siswa turun ke sawah sekolah dan melakukan penanaman bibit padi satu per satu dengan tangan. Penanaman dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan mesin, sehingga siswa benar-benar merasakan proses dasar budi daya padi, mulai dari pengaturan jarak tanam hingga menjaga kerapian barisan tanaman.

Guru pendamping menjelaskan, bahwa metode manual dipilih agar siswa memahami nilai ketekunan, kerja sama, dan kesabaran yang menjadi karakter utama seorang petani. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teknik budi daya tanaman pangan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap ketersediaan pangan.

Kepala SMK Muhammadiyah 5 Gresik, Safiq Abdillah, ST, MM, menyampaikan, bahwa pemanfaatan lahan pertanian milik sekolah merupakan strategi pembelajaran kontekstual yang berkelanjutan.

“Lahan sekolah kami jadikan laboratorium hidup bagi siswa. Dari sini, mereka belajar, bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi juga generasi muda,” ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat meskipun mereka harus berkubang di lumpur sawah. Para siswa mengaku bersyukur dan bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan nandur dan merasakan sendiri proses awal produksi beras yang selama ini mereka konsumsi setiap hari.

Melalui aksi nandur ini, SMK Muhammadiyah 5 Gresik menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang aktif mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus mencetak lulusan yang terampil, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian Indonesia. (*)

Kontribuor: Isnaini Titawati

Author