Bidikan Presisi Sang Pendatang Baru, SD Al Islam Cerme Borong 9 Medali di Smamda Surabaya Cup 2026

banner 468x60

GIRIMU.COM — Gemuru suara penonton di lapangan panahan SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya pada Selasa (27/1/2026) mendadak berubah menjadi decak kagum. Di tengah ratusan peserta berpengalaman yang memadati ajang bergengsi Smamda Cup 2026, muncul kuartet pemanah cilik dari SD Al Islam Cerme Archery Club yang tampil luar biasa.

Meski menyandang status sebagai atlet pendatang baru, mereka sukses membawa pulang 9 medali, sebuah pencapaian yang mengejutkan sekaligus membanggakan bagi klub asal Cerme, Gresik tersebut.

Prestasi ini bukanlah hasil dari latihan bertahun-tahun. Di balik medali yang berkilau, ada cerita tentang ketekunan yang singkat, namun padat dan berbuah manis. Para atlet ini baru mencicipi dunia panahan selama kurang lebih cuma tiga bulan.

“Selama kurang lebih tiga bulan berlatih, akhirnya perjuangan ini berbuah manis. Ini adalah hasil yang tak terduga bagi kami semua,” ujar Cicik Indrawati, Kepala SD Al Islam Cerme, dengan raut wajah penuh syukur.

Bagi beberapa anggota tim, memegang busur adalah hal yang asing hingga beberapa bulan lalu. Namun, di lintasan Smamda Cup, keraguan itu sirna. Mental juara mengalahkan rasa canggung mereka sebagai pemula.

Turun di kategori Total Sesi Paralon SD B Putra, kontingen Cerme benar-benar mendominasi papan skor. Berikut adalah rincian keberhasilan mereka:

Haykal Zidane Al Faruki, Juara 1 Target 1 & Juara 1 Total Sesi
M. Fathan Mirza Juara 1 Target 2 & Juara 3 Total Sesi
Muhammad Hanif Darmawan Juara 2 Target 1

Aulia Faradila Firdausi Juara 2 Target 11

Salah satu bintang lapangan, Aulia Faradila Firdausi, tak mampu menyembunyikan binar matanya usai pengumuman pemenang. “Saya senang sekali bisa meraih juara di kejuaraan Smamda Cup 2026. Semoga di lain kesempatan bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ungkapnya penuh semangat.

Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin Lukman Arif, Koordinator Cerme Archery Club. Baginya, kemenangan ini bukan sekadar soal angka di papan target, melainkan tentang pembuktian dedikasi.

“Bangga bisa menghantarkan para atlet menjadi juara. Semoga kedepannya tetap bisa meraih kemenangan demi kemenangan,” pungkas Lukman mantap.

Smamda Cup 2026 sendiri masih akan berlangsung hingga 7 Februari mendatang. Namun, nama SD Al Islam Cerme sudah terpatri sebagai “kuda hitam” yang patut diperhitungkan. Mereka membuktikan satu hal penting: keterbatasan waktu bukanlah penghalang bagi bidikan yang tepat sasaran. (*)

Kontributor: Mardiyana Zulifah

Author