Bikin Bangga UMG, Profesor Setyo Budi Lahirkan Dua Klon Tebu Unggul

Reporter: Suhartoko

Kabar2390 Dilihat

Girimu.com — Prof Dr Setyo Budi, MP, dosen Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang menekuni risetnya pada tanaman tebu mengukir prestasi membanggakan, bukan hanya bagi kampus UMG, namun juga bagi petani tebu Indonesia. Dibutuhkan waktu sekitar 13 tahun untuk melahirkan varietas tebu unggul yang telah mendapat pengakuan resmi dari Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian  Republik Indonesia.

Dalam Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan Semester I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis-Jumat (4-5/6/2026, Prof Setyo Budi memaparkan materinya yang berjudul “Usulan Pelepasan Klon-Klon Unggul Harapan Tebu Masak Awal Tengah dan Tengah-Lambat, Berproduktivitas Tinggi untuk Mendukung Swasembada Gula Nasional”.

Pada sesi pemaparan tersebut, Prof Budi berhadapan dengan 21 penguji dari pakar tanaman perkebunan IPB, BRIN, Pakar Statistik, dan Direktur TPV, serta tim Dirjen Perkebunan Kementan RI. Setelah menguji materi Prof Budi, tim penguji melakukan sidang tertutup. Sidang TPV akhirnya memutuskan, bahwa dari usulan 7 varietas klon tebu yang diusulkan,  2 varietas klon dinyatakan lolos.

Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UMG, Prof Dr Yudhi Arifani, MPd yang hadir mendampingi Prof Budi beserta tim peneliti, mengungkapkan rasa haru dan bangga atas prestasi dan dedikasi Prof Budi beserta tim peneliti Agroteknologi UMG.

“Kami sangat bangga dan terharu atas raihan prestasi Prof Budi beserta tim peneliti. Prestasi hari ini merupakan jerih payah yang panjang, hampir sekitar 13 tahun dalam melakukan riset terkait klon tebu unggul. Beliau menjadi satu-satunya profesor dari perguruan tinggi di Indonesia yang konsen dan berhasil melahirkan klon tebu unggul saat ini. Semoga prestasi Prof Budi ini akan memotivasi dan diteladani oleh dosen peneliti UMG lainnya,” ujarnya.

Sementara Prof Budi mengungkapkan, meskipun hanya dua klon yang disetujui pada sidang tersebut, pihaknya sangat bahagia dan mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan segenap civitas akademika dan pimpinan UMG, serta PT Sinergi Gula Nusantara, PTPN I Regional 4, dan BBPPTP Surabaya.

Dua klon yang telah disetujui Dirjen Perkebunan tersebut, lanjutnya, diberi nama: Varietas JW01 UMG NX dan Varietas SB 11 UMG NX dari usulan 7 varietas yang diusulkan.

“Hasil hari ini merupakan rangkain panjang proses penelitian kami demi melahirkan klon unggul tebu yang memiliki produktivitas yang lebih tinggi dan memiliki daya tahan yang lebih kuat dari wabah hama tanaman tebu,” katanya sembari tersenyum bangga.

Di tempat terpisah, Jumat (5/6/2026), Rektor UMG, Prof Dr Khoirul Anwar, MPd, menyatakan rasa syukurnya atas capaian yang dinilainya luar biasa tersebut.

“Atas nama UMG, kami memanjatkan syukur Alhamdulillah, puji  syukur tak hingga kepada Allah SWT. Prestasi Prof Budi ini semakin melengkapi prestasi UMG sebagai kampus unggul dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Indonesia, khususnya mendukung program swasembada gula nasional. (*)

Editor