Di Penghujung 2025, MI Muhammadiyah 4 Wotan Gelar Tasmi’ Tahfidzul Qur’an

GIRIMU.COM — Momen liburan sekolah yang umumnya dimanfaatkan siswa untuk beristirahat dan bersantai di rumah, atau rekreasi, justru disikapi berbeda oleh sebagian siswa MI Muhammadiyah 4 Wotan (MI Mudip4t), Kecamatan Panceng, Gresik. Menjelang akhir tahun, tepatnya pada Selasa (31/12/2025), MI Mudip4t menyelenggarakan kegiatan Tasmi’ Tahfidzul Qur’an Juz 30 yang diikuti 13 peserta yang telah mantap dan siap memperdengarkan hafalan al-Qurannya.

Kegiatan tasmi’ yang diselenggarakan secara rutin dua kali dalam satu semester ini dihadiri oleh kepala madrasah, para guru, wali murid, serta penguji tasmi’, yakni Ustadz Asrori, Ustadz Humam Afrodli, Ustadzah Ana Mariana, dan Ustadzah Nur Nasihatin. Acara berlangsung dengan khidmat di Masjid Baiturrahman Wotan sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB.

MI Muhammadiyah 4 Wotan menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hafalan al-Quran peserta didik. Dalam sambutannya, Kepala MI Mudip4t, Syaiful Uddin, SPdI, menyampaikan, bahwa kegiatan tasmi’ bertujuan menguji sekaligus memperdengarkan hafalan al-Quran siswa di hadapan guru dan wali murid. Ia juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para wali murid yang telah mendampingi anak-anak mereka secara konsisten. Menurutnya, dukungan orang tua memiliki peran penting sehingga para peserta dapat mencapai tahap tasmi’ pada kegiatan kali ini.

Salah satu peserta, Aprilia Dwi Titaniya, siswi kelas 6, mengaku sempat merasa gugup sebelum menyetorkan hafalannya. ”Deg-degan, takut nggak hafal. Tadi sempat belibet di surat al-Kafirun, tapi Alhamdulillah semuanya lancar,” tuturnya setelah menyelesaikan tasmi’.

Sementara itu, Ustadz Asrori selaku Pembina Tahfidz dan penguji menyempaikan pesan khusus kepada para wali murid usai kegiatan tasmi’ berakhir. Ia menekankan pentingnya pendampingan orang tua dalam menjaga hafalan anak.

”Untuk wali murid agar selalu mendampingi anak-anaknya untuk muroja’ah. Meskipun lulus tasmi’, tetapi jika di rumah tidak muroja’ah, hafalannya bisa lupa,” pesannya.

Pelaksanaan Tasmi’ Tahfidzul Qur’an tahun ajaran 2025–2026 ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Jumlah peserta mengalami peningkatan yang signifikan. Jika pada pelaksanaan tasmi’ sebelumnya hanya diikuti oleh 5 peserta, pada kegiatan kali ini jumlah tersebut meningkat menjadi 13 peserta. Bahkan, tasmi’ kali ini telah melibatkan siswa mulai dari kelas 3. Hal ini menjadi indikator bahwa program ekstrakurikuler unggulan tahfidz di MI Muhammadiyah 4 Wotan semakin diminati dan berjalan dengan baik.

Pihak madrasah berharap kegiatan tasmi’ ini dapat terus memotivasi siswa untuk mencintai al-Quran, meningkatkan kualitas hafalan, serta memperkuat sinergi antara madrasah dan wali murid dalam mendukung pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman. (*)

Kontributor: Firdayani Ariza

Author