GIRIMU.COM – Suasana Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Gresik terasa semakin semarak dengan digelarnya Ramadan Camp 1447H oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Gresik bersama Lazismu dan sejumlah mitra. Kegiatan yang mengusung tema “Ikhtiar Membentuk Keluarga Sakinah” ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keluarga, tetapi juga menghadirkan berbagai sesi edukatif bagi orang tua dan anak-anak.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah dongeng ceria yang dibawakan Pak Qomari bersama boneka ikoniknya, Paijo. Dalam suasana santai namun sarat pesan moral, Pak Qomari tampil di hadapan anak-anak peserta Ramadan Camp dengan busana lurik yang serasi dengan karakter boneka Paijo.
Melalui dialog jenaka dan interaktif, Pak Qomari menyampaikan berbagai nilai pendidikan karakter kepada anak-anak. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai kejujuran, kesabaran saat menjalankan ibadah puasa, serta sikap hormat kepada orang tua sejak usia dini.
“Membentuk keluarga sakinah harus dimulai sejak dini. Melalui tokoh Paijo, kami menyelipkan nilai-nilai kejujuran, kesabaran dalam berpuasa, serta pentingnya berbakti kepada orang tua dengan cara yang tidak menggurui,” ujar Pak Qomari di sela kegiatan.
Anak-anak yang mengikuti sesi dongeng tampak antusias. Tawa riang kerap pecah saat Paijo melontarkan candaan, sekaligus mengajak mereka berdialog tentang pengalaman menjalankan ibadah Ramadan sehari-hari. Interaksi dua arah ini membuat anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga aktif terlibat dalam pembelajaran.
Ketua panitia menjelaskan bahwa Ramadan Camp 1447H dirancang sebagai ruang pembinaan keluarga. Melalui kegiatan ini, setiap anggota keluarga—baik ayah, ibu, maupun anak—diharapkan memperoleh penguatan nilai spiritual secara bersama.
“Tema Ikhtiar Membentuk Keluarga Sakinah dipilih karena keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan berkarakter,” jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah lembaga Muhammadiyah di Gresik, di antaranya Lazismu Gresik, Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik, SMA Muhammadiyah 1 Gresik, serta Universitas Muhammadiyah Gresik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pembinaan karakter generasi muda di lingkungan Muhammadiyah.
Di akhir kegiatan, suasana penuh kehangatan terlihat saat peserta mengikuti sesi foto bersama. Anak-anak tampak ceria berpose bersama Pak Qomari dan boneka Paijo, menutup rangkaian acara dengan kebahagiaan.
Melalui Ramadan Camp 1447H ini, PDPM Gresik berharap nilai-nilai keluarga sakinah dapat semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.







