Gresik bergelora dalam balutan oranye, Jumat 22 Mei 2026. Sebanyak 147 guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah tumpah ruah di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), merayakan semangat kebersamaan dalam kegiatan Baitul Arqom. Pakaian jingga terang itu bukan sekadar seragam, melainkan simbol energi baru yang siap membakar komitmen profesionalisme dan ideologi Muhammadiyah.
Acara yang digagas Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Gresik ini menjadi magnet kuat. Seluruh peserta, dari SD Muhammadiyah Kampus A dan B hingga SMP Muhammadiyah 1 Gresik, tampak antusias membanjiri Hall Sang Pencerah. Sejak awal, gaung semangat terasa kental, mengikat semua dalam satu visi.
Rosyidul Arifibillah, Ketua Pelaksana kegiatan, tak menampik Baitul Arqom ini adalah momentum penting. Ia menyebutnya sebagai ajang “upgrade diri” bagi guru dan karyawan, bukan cuma dari segi profesionalisme, tapi juga penguatan ideologi. “Kami berharap guru dan karyawan dapat memperbarui semangat pengabdian, meningkatkan kualitas diri, serta semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap peran yang dijalankan,” ujarnya lugas.
Antusiasme serupa bergema dari para peserta. Sunarko, guru Bimbingan Konseling SMP Muhammadiyah 1 Gresik, merasakan betul manfaatnya. Baginya, Baitul Arqom bukan sekadar wawasan, melainkan pemicu semangat kebersamaan dan komitmen bermuhammadiyah yang kembali menyala. “Kegiatan ini membuat kami kembali merefleksikan peran sebagai pendidik Muhammadiyah. Semangatnya terasa, materinya menguatkan, dan kebersamaannya sangat positif,” katanya.
Bahkan Rizky Maulana, seorang petugas keamanan, turut merasakan dampak positif. Ia mengaku merasa dihargai dan dilibatkan, memantik motivasi baru dalam tugasnya. “Kami merasa dihargai dan dilibatkan. Kegiatan ini memberi semangat baru bagi kami untuk bekerja lebih baik dan mendukung kemajuan sekolah,” tutur Rizky.
Berbagai materi penguatan ideologi Muhammadiyah, pengembangan sumber daya manusia, serta refleksi nilai-nilai keislaman dan keorganisasian menjadi santapan utama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh nuansa kebersamaan. Dengan bekal ini, diharapkan guru dan karyawan Majelis Dikdasmen & PNF PCM Gresik kian solid, berkomitmen, dan konsisten mengimplementasikan nilai-nilai Muhammadiyah demi memajukan Amal Usaha Muhammadiyah di Kecamatan Gresik.
