GIRIMU.COM – Upgrading Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik menjadi penutup rangkaian Gemilang Ramadhan pada Jumat (27/2/2026) sore di Cordoba Convention Hall Smamio. Mengusung tema “Pelajar Muhammadiyah sebagai Agen Perubahan”, kegiatan ini memperkuat peran pelajar sebagai kader umat dan bangsa.
Hadir sebagai pemateri, Muhammad Iqbal Rahman, dai muda dari Kementerian Agama RI yang juga Ketua Umum PD IPM Mojokerto dan Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mojokerto. Dalam paparannya ia menegaskan, bahwa pelajar Muhammadiyah harus menjadi agen perubahan yang berpijak pada nilai Islam berkemajuan, berilmu, dan berkarakter kuat.
Iqbal menjelaskan, konsep agen perubahan memiliki tiga kekuatan utama: basis gerakan yang ideologis, sumber kekuatan kaderisasi, serta fokus pada pemberdayaan umat. Ia juga menekankan strategi dakwah pelajar melalui dakwah bil lisan, bil hal, kreatif dan inovatif, berbasis data dan riset, serta kolaborasi lintas sektor.
“Perubahan tidak lahir dari kenyamanan, tetapi dari keberanian berpikir kritis dan bertindak nyata. Pelajar Muhammadiyah harus menjadi intelektual progresif, agen digital yang cerdas, sekaligus pelopor kemajuan amal usaha,” tegasnya, yang disambut antusias peserta.
Momentum kegiatan terasa semakin bermakna, karena dilaksanakan pada Jumat sore di bulan Ramadan. Menjelang waktu berbuka, suasana forum berlangsung khidmat dan reflektif, seakan menjadi ruang peneguhan komitmen bahwa perjuangan sebagai kader dimulai dari niat yang tulus.
Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB, Ulyatun Nikmah, MPd, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa IPM adalah laboratorium kepemimpinan yang membentuk karakter dan tanggung jawab sosial pelajar.
“Di Jumat penuh berkah ini, semoga tekad menjadi agen perubahan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi gerakan nyata yang berdampak,” ujarnya.
Ketua IPM Smamio, Khatarisma Indah Nur Fadilah, mengungkapkan, upgrading ini membuka wawasan pengurus untuk lebih kritis, kreatif, dan berani mengambil peran sebagai kader Muhammadiyah,” ungkapnya
Dengan semangat Ramadan, kegiatan ini menjadi momentum lahirnya generasi pelajar Muhammadiyah yang berilmu, berakhlak, dan siap membawa perubahan bagi sekolah, masyarakat, dan bangsa. (*)
