Gemulai dan Ceria di Icon Mall, Penari Cilik TK Aisyiyah 22 Balongpanggang Meriahkan Gebyar Kreativitas Anak Sholih

banner 468x60

GIRIMU.COM — Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Gresik menggelar Gebyar Kreativitas Anak Sholih dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pentas seni anak usia dini ini berlangsung meriah di Icon Mall Gresik, Jumat (16/1/2026).

Acara tersebut diikuti oleh lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aisyiyah se-Kabupaten Gresik. Salah satu lembaga yang turut ambil bagian adalah TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 22 Balongpanggang, yang tampil memukau dalam Pentas Seni Anak di hadapan pengunjung mall.

Pentas seni ini menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas anak-anak usia dini dalam bidang seni dan budaya. Beragam penampilan ditampilkan, salah satunya tari kreasi Islami bertajuk Assalamu’alaikum yang dibawakan dengan penuh semangat, keceriaan, serta gerakan yang lincah dan gemulai.

Kepala TK Aisyiyah 22 Balongpanggang, Minarti, SPd, menyampaikan, bahwa pihaknya mengirimkan empat penari cilik terbaik untuk tampil dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah:

1. Ralinsyah Rahma Zalfa Azzahra (Kelompok B2);
2. Adiba Shakila Aqmarina (Kelompok B2);
3. Mysha Sabreena Haura (Kelompok B1);
4. Kyra Athifah Kaynuna (Kelompok B1).

Keempat siswi tersebut berhasil menampilkan tari kreasi Assalamu’alaikum dengan penuh percaya diri dan ekspresi ceria, sehingga mendapat apresiasi dari para penonton.

Antusiasme pengunjung Icon Mall Gresik juga terlihat sangat tinggi. Banyak pengunjung yang berhenti sejenak untuk menyaksikan penampilan anak-anak yang tampil penuh semangat. Dukungan dari orang tua dan para guru turut menambah semarak suasana acara.

Melalui kegiatan ini, IGABA Kabupaten Gresik berharap dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan karakter anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kebudayaan bangsa. Pentas seni ini sekaligus menjadi bukti, bahwa pendidikan anak usia dini mampu bersinergi dengan ruang publik untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan. (*)

Kontributor: Nadiyah Syifa Adeliyah

Author