Hadirkan Miniatur Ka’bah, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik Gelar Simulasi Manasik Haji 2026

Reporter: Elisyah Susanty

Berita Sekolah2025 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com — Suasana berbeda nampak di lingkungan SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik saat sekolah menggelar kegiatan simulasi manasik haji 2026. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menghadirkan miniatur Ka’bah sebagai sarana edukasi bagi para siswa untuk mengenal tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak dini, Selasa (25/5/2026).

Ratusan siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sejak pagi hari. Hadir pada pukul 08.00 WIB, mereka datang dengan mengenakan pakaian Muslim dan Muslimah bernuansa putih layaknya jamaah haji. Tak lupa atribut kantong kecil yang bertengger di bahu mereka untuk tempat biji jagung sebagai ganti kerikil saat simulasi lempar jumrah serta shal berwarna warni melingkar di leher mereka sebagai penanda rombongan dari masing–masing kelas.

Nampak bersemangat, mereka mengikuti setiap rangkaian simulasi yang telah disiapkan oleh guru kelas dan guru pendamping. Kegiatan diawali dengan pembacaan talbiyah bersama, kemudian dilanjutkan praktik Thawaf mengelilingi miniatur Ka’bah.

Tidak hanya itu, siswa juga diajak memahami tahapan ibadah haji lainnya, seperti Sa’i, Wukuf di Arafah, hingga melempar Jumrah. Ainun Najib, SPd, Ketua Pnitia pelaksanaan kegitan  memberikan penjelasan secara sederhana agar mudah dipahami oleh peserta didik tingkat sekolah dasar.

“Dengan metode praktik langsung, siswa terlihat lebih mudah memahami makna dan urutan pelaksanaan ibadah haji”, tuturnya saat ditemui girimu.com, Selasa (26/5/2026).

Halaman sekolah seketika berwarna putih saat siswa berkumpul untuk bersiap mengikuti rangkaian acara. Siswa kelas 1, 2, dan 3 mendapatkan kesempatan terlebih dahulu untuk memulai simulasi yang kemudian disusul siswa kelas 4, 5, dan 6 secara bergantian. Nampak beberapa sudut halaman diberikan keterangan nama tempat seperti Muzdalifah, Mina, Arafah, dan lainnya.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik, Debbie Chintya Rose, SPd, menyampaikan, kegiatan simulasi manasik haji ini merupakan agenda edukatif tahunan yang bertujuan menanamkan nilai–nilai karakter ke-Islaman kepada siswa sejak usia dini. Selain mengenalkan rukun Islam kelima, kegiatan tersebut juga melatih kedisiplinan, kekompakan, serta meningkatkan semangat ibadah para siswa.

“Melalui simulasi ini, siswa tidak hanya mengetahui teori tentang ibadah haji, tetapi juga dapat merasakan pengalaman praktik secara langsung. Harapannya, mereka semakin mencintai ajaran Islam dan termotivasi untuk beribadah dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Persiapan Calon Tamu Allah Sejak Dini” ini semakin menarik saat para siswa bergantian melafalkan doa–doa pendek selama praktik berlangsung. Sorak semangat dan wajah ceria tampak menghiasi suasana simulasi.

Gibran Ammar Rifai, salah satu siswa dari kelas I Umar Bin Kattab, mengaku senang dengan kegiatan ini. “Seperti haji beneran yang di tivi sekarang,” celotehnya.

Senada juga disampaikan Pasha Alhafidh Sauqi, siswa dari kelas V Umar Bin Khattab, yang mendapatkan kesempatan pada sesi kedua ini juga terlihat santai saat mengikuti kegiatan di halaman sekolah. Sengatan matahari yang terik tak mengurangi semangatnya bersama rombongan untuk simulasi lari–lari kecil antara bukit Shofa dan Marwah.

“Tidak apa–apa kepanasan di sini, nanti kalau sudah sampai Mekah pasti lebih panas lagi dari Indonesia,” ucapnya sambil tersenyum.

Dengan menghadirkan miniatur Ka’bah dan suasana menyerupai pelaksanaan haji di Tanah Suci, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik berharap pembelajaran keagamaan dapat tersampaikan secara menyenangkan, interaktif, dan membekas dalam ingatan siswa. (*)

 

Editor