{"id":10471,"date":"2022-08-28T08:51:46","date_gmt":"2022-08-28T00:51:46","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/08\/28\/dosen-um-bandung-paparkan-materi-kanker-darah-dan-fitoterapi-pada-online-summer-course\/"},"modified":"2022-08-28T08:51:46","modified_gmt":"2022-08-28T00:51:46","slug":"dosen-um-bandung-paparkan-materi-kanker-darah-dan-fitoterapi-pada-online-summer-course","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=10471","title":{"rendered":"Dosen UM Bandung Paparkan Materi Kanker Darah dan Fitoterapi pada Online Summer Course"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<div class=\"majalahpro-core-banner-beforecontent\"><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Banner-2-Muktamar-48-Muhammadiyah-Aisyiyah.png\" width=\"\u201d468\u2033\" height=\"\u201d100\u2033\"\/><\/a><\/div>\n<p><strong>BANDUNGMU.COM \u2013<\/strong> Dua dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) tampil menjadi pembicara pada \u201cOnline Summer Course\u201d yang digelar <a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/\">Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Muhammadiyah Aisyiyah<\/a> (<a href=\"http:\/\/umbandung.ac.id\/\">APTFMA<\/a>) selama lima hari, dari Senin-Jumat (22-26\/08\/2022).<\/p>\n<p>Kegiatan ini membahas seputar \u201cThe Introduction of Phytotherapy from Regulation to Application\u201d dan berkolaborasi dengan 7 PTMA.<\/p>\n<p>Adapun PTMA yang terlibat pada kegiatan ini yakni UM Bandung, UHAMKA, UNIMAR, UMY, STIKES Muhammdiyah Cirebon, Stikes Muhammadiyah Kuningan, dan STFM Cirebon.<\/p>\n<p>Sebanyak 600 peserta hadir mengikuti kegiatan tersebut, baik dari dalam maupun luar negeri. Peserta dari luar negeri di antaranya dari Malaysia, Taiwan, dan Mesir.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya Rektor UM Bandung Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto MSc IPU sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>Kegiatan atau kursus ini membahas penerapan terapi alami secara komperhensif dan regulasi terhadap pengembangan terapi berbasis tanaman.<\/p>\n<p>\u201dKursus tersebut nantinya akan meningkatkan pengetahuan dan menginsipirasi generasi muda untuk menjelajahi keanekaragaman hayati di Indonesia,\u201d ucap Prof Herry.<\/p>\n<p>Hal tersebut juga, kata Prof Herry, menjadi langkah dalam menerapkan gagasan industri perawatan kesehatan secara independen.<\/p>\n<p>\u201dIndustri perawatan nanti akan menyediakan berbagai obat-obatan yang dapat terjangkau dan selalu tersedia bagi masyarakat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Sesi pembicara dari UM Bandung diwakili dosen Farmasi yakni apt Ardilla Kemala Dewi SFarm MSFarm dan Dr apt Dwintha Lestari MSi.<\/p>\n<p><strong>Kanker darah<\/strong><\/p>\n<p>Mengutip data NCC Dharmais 2018, kanker darah menjadi 10 kanker terbanyak di Indonesia.<\/p>\n<p>Sebagai pemateri, Ardilla mengatakan pasien yang mengidap kanker darah bisa sembuh dengan mencapai tahap complete remission.<\/p>\n<p>\u201dBanyak pasien kanker darah yang dapat mencapai tahap ini dengan pemberian terapi yang tepat,\u201d kata Ardilla.<\/p>\n<p>Ardilla menjelaskan terapi utama dalam menangani kanker darah adalah dengan pemberian kemoterapi.<\/p>\n<p>\u201cMeskipun begitu, terdapat efek samping selama pasien menjalankan terapi tersebut,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, banyak penelitian terkait pengobatan dengan bahan alam (fitoterapi) yang berpotensi dalam menyembuhkan kanker darah.<\/p>\n<p>\u201dKekayaan alam Indonesia seperti tapak dara (Vinca rosea), bawang putih (allium sativium), dan kunyit putih (Curcuma zedoaria) bisa menjadi tanaman potensi antikanker,\u201d tanggapnya.<\/p>\n<p><strong>Antioksidan pada fitoterapi<\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, Dwintha menjelaskan bahwa meski menjadi alternatif pengobatan, kandungan antioksidan pada fitoterapi tidak dapat membunuh sel kanker.<\/p>\n<p>\u201dAntioksidan hanya dapat mencegah atau memperlambat kerusakan sel oleh molekul yang tidak stabil,\u201d ungkap Dwintha.<\/p>\n<p>Dwintha juga mengatakan, sifat antioksidan tidak secara otomatis dapat memperbaiki masalah pada kanker.<\/p>\n<p>\u201dSaya harap kita semua bisa berkolaborasi untuk menciptakan fitorerapi untuk kanker darah,\u201d imbuhnya.***(Firman Katon)<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\"><!-- Composite Start --><\/p>\n<p><!-- Composite End --><br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id-ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/dosen-um-bandung-paparkan-materi-kanker-darah-dan-fitoterapi-pada-online-summer-course\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM \u2013 Dua dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) tampil menjadi <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=10471\" title=\"Dosen UM Bandung Paparkan Materi Kanker Darah dan Fitoterapi pada Online Summer Course\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":10472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[101,440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-10471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kabar","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10471"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=10471"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=10471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}