{"id":11865,"date":"2022-09-09T20:03:22","date_gmt":"2022-09-09T12:03:22","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/09\/09\/buku-guyon-maton-lucu-bermutu-ala-muhammadiyah-kado-untuk-abdul-muti-pwmu-co\/"},"modified":"2022-09-09T20:03:22","modified_gmt":"2022-09-09T12:03:22","slug":"buku-guyon-maton-lucu-bermutu-ala-muhammadiyah-kado-untuk-abdul-muti-pwmu-co","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=11865","title":{"rendered":"Buku Guyon Maton: Lucu Bermutu ala Muhammadiyah Kado untuk Abdul Mu&#8217;ti | PWMU.CO"},"content":{"rendered":"<div>\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full\" width=\"1019\" height=\"696\" src=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG-20220909-WA0025.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-255748\" srcset=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG-20220909-WA0025.jpg 1019w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG-20220909-WA0025-300x205.jpg 300w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG-20220909-WA0025-150x102.jpg 150w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG-20220909-WA0025-768x525.jpg 768w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG-20220909-WA0025-750x512.jpg 750w\" sizes=\"auto, (max-width: 1019px) 100vw, 1019px\"\/><figcaption>Sampul buku Guyon Maton: Lucu Bermutu ala Muhammadiyah<\/figcaption><\/figure>\n<p>Buku Guyon Maton: Lucu Bermutu ala Muhammadiyah Kado untuk Abdul Mu\u2019ti; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik <a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/sayyidah-nuriyah\/\">Sayyidah Nuriyah<\/a>. Editor <strong>Mohammad Nurfatoni<\/strong>. <\/p>\n<p><strong>PWMU.CO<\/strong> \u2013 Buku <em>Guyon Maton: Lucu Bermutu ala Muhammadiyah diluncurkan di Aula<\/em> Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya 62 Jakarta, Jumat (9\/9\/22). Digelar secara <em>hybrid<\/em>, peluncuran itu disiarkan lewat YouTube tvMu Channel.<\/p>\n<p>CEO IBTimes.ID Azaki Khoirudin berkesempatan menyampaikan sambutan sebagai sang penerbit buku. \u201cIzinkan saya memberi prakata <em>nggak<\/em> lucu, yang lainnya nanti akan memberikan komentar lucu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Azaki\u2013sapaannya\u2013menyatakan, IBTimes.id terkenal sebagai media keislaman yang fokus menyuarakan Islam wasathiah. \u201cYang biasanya terkenal dengan artikel-artikelnya yang serius, tapi kali ini menerbitkan buku <em>Guyon Maton<\/em>,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Mengapa menerbitkan buku itu? Dia menyatakan dua alasan. Pertama, ada alasan subjektif. \u201cDalam rangka 54 tahun Pak Abdul Mu\u2019ti. Buku ini berisi guyon-guyon, humor-humor, yang biasa beliau sampaikan di ceramah ilmiah, pengajian, dan media sosial beliau kemudian kami himpun,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Maka jumlah guyon yang\u00a0 buku itu muat sebanyak 54. \u201cSesuai dengan usia Pak Mu\u2019ti,\u201d imbuhnya. Pasalnya, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu\u2019ti MEd berulang tahun pada 2 September 2022.<\/p>\n<p>Azaki akhirnya mendoakan Prof Mu\u2019ti yang duduk lesehan di tengah peserta peluncuran buku itu. \u201cSemoga beliau terus sehat, produktif, dan terus mencerahkan semesta.\u201d<\/p>\n<h4><strong>Anomali di Muhammadiyah<\/strong><\/h4>\n<p>Kedua, alasan objektif. \u201cDi Muhammadiyah kalau jadi orang lucu itu anomali. Anomali itu aneh, minoritas. Kebanyakan orang Muhammadiyah itu dikenal serius,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itulah, kata Azaki, IBTimes.id menerbitkan buku itu sebagai upaya lebih mencairkan suasana. \u201cKarena di luar sana ada demo yang sangat serius. Di Indonesia sedang ada banyak masalah. Ada BBM terus naik, masalah kekerasan, tiap hari kalau kita lihat media sosial itu isinya kok masalah terus dan serius,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dengan adanya buku ini dan acara siang ini, Azaki berharap,\u00a0 \u201cPaling tidak mencairkan suasana, kondisi, bangsa ini sehingga kita bisa menjaga kesehatan mental kita.\u201d<\/p>\n<h4><strong>Kado Diri Sendiri<\/strong><\/h4>\n<p>Kemudian, dengan dipandu kocaknya sang MC, komedian Yusril Fahriza, acara siang itu berlanjut penyerahan buku dari penulis\u2013Prof Mu\u2019ti\u2013kepada para tokoh undangan yang hadir. Yaitu Duta Besar LBBP RI untuk Lebanon di Beirut Hajriyanto Y Thohari dan Duta Besar LBBP RI untuk Korea Selatan Umar Hadi.<\/p>\n<p>Selain itu, juga kepada pembawa acara sekaligus pelawak Ramzi, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Dr Ma\u2019mun Murod Al Barbasy MSi, Prof Dr Siti Ruhaini Dzuhayatin MA, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Nashir Efendi, dan Wakil Ketua MPR Ahmad Basaroh.<\/p>\n<p>Sebelumnya, tepat pada hari ulang tahunnya sepekan lalu, pria yang oleh PWMU.CO mendapat julukan Bapak Muhammadiyah Garis Lucu itu telah mengabarkan penerbitan buku bersampul hijau itu. \u201cJadi semacam kado ulang tahun untuk diri sendiri,\u201d tulisnya di feed akun Instagramnya @abe_mukti.<\/p>\n<p>Di sampun depan ada karikatur dirinya sedang tertawa di balik podium. Adapun di sampul belakang buku itu tertulis maksud dari judulnya.<\/p>\n<p>\u201cGuyon yang disampaikan bukan sembarang guyon. Guyonnya adalah guyon maton. Guyon yang pas. Tidak norak, jorok, apalagi dark joke. Miturut <em>pathokan<\/em> (sesuai ukuran, tepat, dan patut. Guyon maton adalah guyon yang bermutu bukan <em>guyon waton<\/em> (asal lucu) atau <em>guyon saru<\/em> (lucu jorok).\u201d (*)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/255747\/09\/09\/buku-guyon-maton-lucu-bermutu-ala-muhammadiyah-kado-untuk-abdul-muti\/\">sumber berita<\/a> by <a href=\"\">[pwmu.co]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sampul buku Guyon Maton: Lucu Bermutu ala Muhammadiyah Buku Guyon Maton: Lucu <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=11865\" title=\"Buku Guyon Maton: Lucu Bermutu ala Muhammadiyah Kado untuk Abdul Mu&#8217;ti | PWMU.CO\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[101,440,439],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2322],"class_list":["post-11865","post","type-post","status-publish","format-standard","category-kabar","category-muhammadiyah-news-network","category-pwmu-co"],"authors":[{"term_id":2322,"user_id":8,"is_guest":0,"slug":"pwmu-co","display_name":"PWMU CO","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f15f1d1322b4c7ebbc526efeb445a60ad49b675f17de7d9b1484949e600541a?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"PWMU","last_name":"CO","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11865"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11865\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11865"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=11865"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=11865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}