{"id":13061,"date":"2022-10-08T09:00:00","date_gmt":"2022-10-08T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/10\/08\/refleksi-aisyiyah-sebagai-organisasi-perempuan-indonesia-yang-berkemajuan\/"},"modified":"2022-10-08T09:00:00","modified_gmt":"2022-10-08T01:00:00","slug":"refleksi-aisyiyah-sebagai-organisasi-perempuan-indonesia-yang-berkemajuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=13061","title":{"rendered":"Refleksi \u2018Aisyiyah sebagai Organisasi Perempuan Indonesia yang Berkemajuan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA \u2013 Bertajuk Perempuan, Politik, dan Kemandirian Ekonomi, seminar dalam rangkaian kegiatan <a href=\"http:\/\/www.instagram.com\/lensamu\">Muhammadiyah <\/a>Jogja Expo Day 2 telah diselenggarakan di Gedung Amphitarium Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan pada Jum\u2019at (7\/10).\u00a0<\/p>\n<p>Hal yang mendasari dilaksanakannya kegiatan seminar tersebut adalah dalam\u00a0 rangka semarak syiar Muktamar Muhammadiyah \u2018Aisyiyah ke-48 di Surakarta pada November mendatang. Mengangkat tema besar tentang perempuan, politik, dan kemandirian ekonomi, sejatinya membahas tentang bagaimana potret ikon perempuan di Indonesia dan membangun sumber daya perempuan yang berkemajuan.\u00a0<\/p>\n<p><strong>Perempuan Berdaya\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Dosen Universitas Gajah Mada Rika Fatimah membahas mengenai inovasi ikon perempuan di Indonesia dalam kewibawaan ekonomi keluarga. Dalam pemaparannya, Rika menjelaskan bahwa potret perempuan di Indonesia masih banyak hambatan yang dihadapi untuk mampu berdaya di dunia kerja. Para perempuan menghadapi adanya gender shaming alias stereotip dan seksisme yang menjadi akar diskriminasi terhadap perempuan.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, tidak bisa menyamakan dan menyamaratakan perempuan dengan laki-laki. Bukan suatu kesalahan bagi perempuan untuk tidak bisa mengikuti daya dari laki-laki, tetapi sistemnya menyesuaikan fitrah antara perempuan dan laki-laki. Peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi, tidak perlu mengubah fitrahnya sebagai wanita dalam keluarga.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKita perempuan menggerakkan ekonomi dengan tidak mengubah fitrah wanita. Seperti apa fitrah ? ketika wanita bekerja fitrahnya jangan berubah. Ketika wanita berkarya dia harus puas, happy, dan tidak boleh tertekan. Semua harus karena Allah,\u201d jelas Rika.<\/p>\n<p><strong>Perempuan Berkemajuan\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Wakil Rektor UAD Norma Sari menyampaikan \u2018Aisyiyah sebagai organisasi perempuan yang berkemajuan dengan tokoh-tokoh yang senantiasa melakukan gerakan-gerakan, tidak ada pembicaraan mengenai gender karena sudah teraktualisasikan dalam kegiatan Muhammadiyah \u2018Aisyiyah sehari-hari.\u00a0<\/p>\n<p>Norma juga menggaris bawahi penjelasan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada opening ceremony Muhammadiyah Jogja Expo, bahwa menjadi orang Muhammadiyah tidak cukup hanya menjadi orang yang bersih dan ikhlas, tetapi juga harus maju.\u00a0 \u201cIkhlas tidak cukup, tapi apa yang kita kontribusikan untuk maju,\u201d tuturnya.\u00a0<\/p>\n<p>Sehingga dalam Muhammadiyah, kata Norma, tajdid atau inovasi itu tujuannya untuk pembaharuan. Di sepanjang perjalanan, \u2018Aisyiyah sudah melakukan inovasi, berkemajuan, berdaya, dan punya banyak potensi.\u00a0<\/p>\n<p>Inti dari berkemajuan, menurut Norma adalah dakwah pencerahan yang membawa umatnya menjadi lebih baik, unggul, dan utama. Masyarakat utama yang didambakan adalah terwujudnya baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Maka catatan keunggulan suatu masyarakat harus menjadi target utama dari dakwah \u2018Aisyiyah.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam pemberdayaan ekonomi, \u2018Aisyiyah yang juga sebagai penggerak-penggerak ekonomi ini dalam berinovasi juga perlu memikirkan daya saing dan mitra. Di samping memperhatikan daya saing \u2018Aisyiyah juga perlu memperhatikan daya mitra, karena kekuatan \u2018Aisyiyah akan semakin besar jika dapat menarik banyak mitra.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cMaka jika inovasi bertemu dengan daya mitra, maka hasilnya akan luar biasa,\u201d ungkap Norma.\u00a0<\/p>\n<p><strong>Kontribusi \u2018Aisyiyah di Berbagai Bidang\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Hal yang sama disampaikan oleh Ketua Pimpinan Umum Pimpinan Wilayah \u2018Aisyiyah (PWA) DIY Siti Zulaikha, bahwa \u2018Aisyiyah dalam kontribusinya sudah berjalan di berbagai bidang, seperti tabligh, sosial, ekonomi, dan masih menjadi tugas \u2018Aisyiyah untuk berpatisipasi dan memperhatikan bagaimana <a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/lazismu-berikan-bantuan-bagi-umkm-di-lembang\/\">UMKM <\/a>menjadi maju dan unggul.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKita itu memang punya anggota banyak. \u2018Aisyiyah di dunia tabligh oke, sosial sudah cukup banyak santunan yang kita lakukan, ekonomi jalan hanya bagaimana menjadi UMKM yang maju dan unggul, namun partisipasi di ruang publik harus ditingkatkan, \u201c tuturnya. (Dita\/Syifa) <\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/refleksi-aisyiyah-sebagai-organisasi-perempuan-indonesia-yang-berkemajuan\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA \u2013 Bertajuk Perempuan, Politik, dan Kemandirian Ekonomi, seminar dalam rangkaian <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=13061\" title=\"Refleksi \u2018Aisyiyah sebagai Organisasi Perempuan Indonesia yang Berkemajuan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3995,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[438],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-13061","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-or-id"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13061"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13061\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13061"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=13061"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=13061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}