{"id":13305,"date":"2022-10-11T08:41:03","date_gmt":"2022-10-11T00:41:03","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/10\/11\/mdmc-berangkatkan-tim-medis-ke-pakistan-didukung-penuh-lazis-muhammadiyah\/"},"modified":"2022-10-11T08:41:03","modified_gmt":"2022-10-11T00:41:03","slug":"mdmc-berangkatkan-tim-medis-ke-pakistan-didukung-penuh-lazis-muhammadiyah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=13305","title":{"rendered":"MDMC Berangkatkan Tim Medis Ke Pakistan \u00a0Didukung Penuh Lazis Muhammadiyah"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n            <!-- image --><\/p>\n<div class=\"td-post-featured-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"696\" height=\"381\" class=\"entry-thumb td-modal-image\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-01-696x381.jpg\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-01-696x381.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-01-300x164.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-01-1024x561.jpg 1024w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-01-768x421.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-01-766x420.jpg 766w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-01.jpg 1060w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" alt=\"\" title=\"MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-01\"\/><\/div>\n<p>            <!-- content --><\/p>\n<p><strong>CIREBONMU.COM, JAKARTA<\/strong> \u2014 Banjir besar yang melanda sepertiga wilayah Pakistan beberapa waktu lalu mengakibatkan lebih kurang 1500 orang meninggal dunia dan berdampak kepada 30 juta jiwa penduduk negara tersebut. Merespons hal ini, Muhammadiyah melalui Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menerjunkan Emergency Medical Team (EMT) yang akan bertugas untuk memberikan layanan kesehatan di Pakistan. Aksi ini pun mendapatkan dukungan dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah atau Lazismu.<\/p>\n<p>Ketua MDMC Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Budi Setiawan mengungkapkan, keberangkatan EMT Muhammadiyah ke Pakistan adalah bukti kepercayaan, maka tim harus maksimal dalam pelayanan. Ia berharap agar tim ini dapat bertugas dengan sebaik-baiknya serta membawa nama baik Muhammadiyah di kancah internasional. \u201cSemoga EMT Muhammadiyah yang dipimpin oleh dokter Eva dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, membawa nama baik EMT Muhammadiyah yang sudah teruji,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Budi kemudian menambahkan, kesempatan ini dapat digunakan untuk menambah pengalaman dan ilmu dalam penanggulangan bencana. Aksi internasional memiliki tantangan sendiri yang kadang belum pernah dialami ketika memberikan pelayanan di Indonesia. \u201cSaya berharap, tim ini akan bisa memberikan evaluasi, catatan yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi EMT Muhammadiyah sendiri,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong><a href=\"http:\/\/\u201cBuka Jalan\u201d Bagi SapaMu, Panitia Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah ke-48 Lakukan Komunikasi dengan Pengelola Bandara\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u201cBuka Jalan\u201d Bagi SapaMu, Panitia Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah ke-48 Lakukan Komunikasi dengan Pengelola Bandara<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Tim yang diberangkatkan oleh Pemerintah RI ke Pakistan terdiri atas personel gabungan yaitu Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, Universitas Andalas, dan MDMC melalui EMT. Para tenaga medis ini memiliki kompetensi berbeda, seperti dokter spesialis, perawat, bidan, dan apoteker. EMT Muhammadiyah yang diberangkatkan kali ini merupakan satu-satunya tim kesehatan yang berasal dari organisasi non-pemerintah. Menariknya, seluruh personel EMT kali ini merupakan perempuan tangguh.<\/p>\n<p>Hal ini mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Ketua Umum PP \u2018Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini saat memberikan pengarahan secara daring kepada personel EMT. Ia menuturkan bahwa Muhammadiyah memiliki pandangan yang sangat maju dalam konteks perempuan, bagaimana pandangan tentang perempuan, dan bagaimana memberikan kesempatan untuk perempuan sebagaimana yang diberikan kepada laki-laki.<\/p>\n<p>\u201cTentu dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini nampaknya kita sangat maju dan jika hal tersebut tidak didasari keyakinan, rasanya tentu tidak mudah, khususnya bagi orang terdekat dan keluarga. Namun karena ini misi kemanusiaan yang mulia, tentu dilandasi oleh nilai-nilai yang kita yakini bersama bahwa misi kemanusiaan itu begitu mulia,\u201d ujar Noordjannah.<\/p>\n<p>Noordjannah juga menekankan bahwa misi kemanusiaan yang akan diemban srikandi persyarikatan ini merupakan bagian dari jihad. \u201cTim ini pastinya terlatih, memiliki kapasitas, pengalaman, dan keyakinan yang kuat. Dan keyakinan ini yang menjadikan masing-masing anggota tim menjadi kuat untuk membawa nama harum Indonesia dalam misi kemanusiaan di Pakistan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong>200 Anggota Satuan Pelayanan Muktamar (Salamu) Ikuti Outbond dan Pelatihan<\/strong><\/p>\n<p>Tim ini diberangkatkan pada Jumat (07\/10) dini hari. Sehari sebelumnya, Kamis (6\/10), Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto melepas rombongan tim di Graha BNPB, Jakarta. Pelepasan dilakukan secara simbolis melalui penyematan rompi kepada setiap perwakilan Kementerian kesehatan, TNI, Polri, Universitas Andalas, dan MDMC. Dalam keterangan resmi BNPB, Suharyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tenaga medis dari berbagai institusi, Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, Univeristas Andalas, dan MDMC untuk mulai tugas kemanusiaan di Pakistan.<\/p>\n<p>Suharyanto kemudian menjelaskan, pengiriman tim medis sebanyak 29 personel itu sebagai upaya kolaborasi untuk mewujudkan solidaritas kemanusiaan dunia, khususnya rakyat Pakistan yang tertimpa bencana banjir besar sejak pertengahan Juni 2022 lalu. Melalui tim medis yang akan dikirimkan ke Pakistan, Suharyanto berharap bahwa mereka mampu memberikan yang terbaik bagi saudara-saudara yang membutuhkan dan membawa nama baik Indonesia di mata dunia. \u201cJaga nama Merah Putih di sana. Kita punya budaya yang selalu menyatu dengan masyarakat di mana kita bertugas. Kami yakin tim kesehatan ini bisa bersatu dengan masyarakat,\u201d pesannya.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"679\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-02-1024x679.jpg\" alt=\"MDMC Berangkatkan Tim Medis Ke Pakistan \u00a0Didukung Penuh Lazis Muhammadiyah CirebonMU\" class=\"wp-image-1925\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-02-1024x679.jpg 1024w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-02-300x199.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-02-768x509.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-02-696x462.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-02-633x420.jpg 633w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/MDMC-BERANGKATKAN-TIM-MEDIS-KE-PAKISTAN-02.jpg 1060w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\"\/><figcaption>Emergency Medical Team (EMT) yang akan bertugas untuk memberikan layanan kesehatan di Pakistan<\/figcaption><\/figure>\n<p>Perwakilan MDMC PP Muhammadiyah dan juga merupakan National Program Coordinator EMT Muhammadiyah International, Abdoel Malik menerangkan, tim ini akan bertugas lebih kurang antara 14 hingga 30 hari. Ia pun menyebutkan, anggota tim ini berasal dari berbagai rumah sakit milik Muhammadiyah. Pengiriman personel EMT ini menjadi bagian dalam pengiriman bantuan tim medis ke Pakistan oleh Pemerintah RI.<\/p>\n<p>\u201cSeluruh tim akan diberangkatkan ke Pakistan untuk pelayanan kesehatan di Karachi, dengan masa tugas 14-30 hari, tergantung situasi di lapangan. Tim ini dipimpin oleh dr. Eva Delsi Djohar, Sp.EM. dari Rumah Sakit PKU Gombong. Ada dr. Aslinar, Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Wilayah Aisyiyah Aceh, turut pula sebagai personil medis pendukung yaitu dua tenaga medis dari Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi, Siti Suryani dan Titiek Ambarsari serta satu orang dari Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali, Purwani,\u201d jelas Malik.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong>Bangga Jadi Kader Muhammadiyah, Ini Alasan Ustadz Adi Hidayat<\/strong><\/p>\n<p>Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Suryanto menyebutkan, pihaknya memberikan dukungan atas misi kemanusiaan yang diemban oleh EMT ini. Dukungan tersebut diberikan melalui program Muhammadiyah Aid Lazismu. Dengan demikian, ikhtiar dalam rangka internasionalisasi gerakan Lazismu dapat terlaksana sehingga mewujudkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang sesuai dengan aturan.<\/p>\n<p>\u201cSebagai bagian dari One Muhammadiyah One Response (OMOR), Lazismu memberikan dukungan pendanaan dari dana yang terhimpun untuk disalurkan melalui program Muhammadiyah Aid seperti pengiriman EMT melalui Pemerintah RI, dalam hal ini BNPB sebagai respons kemanusiaan atau kebencanaan di luar negeri. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam internasionalisasi gerakan Lazismu dan mewujudkan penyaluran amanah zakat, infak, serta sedekah yang aman syar\u2019i, aman regulasi, dan aman NKRI,\u201d sebut Edi.<\/p>\n<p>Edi menambahkan, selain memberikan bantuan berupa pengiriman tim medis yang dijembatani oleh Pemerintah RI, Lazismu juga berkoordinasi dengan elemen Muhammadiyah yang ada di negara terdampak bencana. Tujuannya adalah agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran kepada penerima manfaat. \u201cLazismu juga berkoordinasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Pakistan untuk memastikan bahwa amanah tertunaikan kepada yang berhak menerimanya,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Muhammadiyah Aid merupakan bentuk penyaluran bantuan yang dihimpun oleh Lazismu saat terjadi bencana di luar negeri. Tujuannya adalah untuk membantu korban maupun penyintas bencana sehingga dapat terlayani secara manusiawi. Pada perjalanannya, Lazismu telah menyalurkan bantuan kepada beberapa negara terdampak bencana, baik bencana alam maupun konflik kemanusiaan seperti etnis Rohingya di Bangladesh, gempabumi di Nepal, topan Haiyan di Filipina, dan saudara-saudara kita di Palestina. (<strong>yayan\/rilis<\/strong>)<\/p>\n<p><strong><em>Sumber : Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>cirebonmu.com<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong>Berita Terkait :<\/strong><\/p>\n<p><strong>Forum Kedaruratan Medis Internasional Apresiasi EMT Muhammadiyah Hadapi Pandemi<\/strong><\/p>\n<p><strong>Muhammadiyah Kirim Personil EMT Ke Pakistan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lazis Muhammadiyah Galang Dana Kemanusiaan Program Dakwah Pedalaman, Saat Tabligh Akbar Muktamar Muhammadiyah<\/strong><\/p>\n<p><strong>MDMC Ikuti Pelatihan Manajemen Risiko di Griffith University \u2013 Australia<\/strong><\/p>\n<p>E<strong>MT Muhammadiyah Berpartisipasi Dalam Pelatihan Kebancanaan Asia Pasific<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/cirebonmu.com\/mdmc-berangkatkan-tim-medis-ke-pakistan-didukung-penuh-lazis-muhammadiyah\/\">sumber berita ini dari muriamu.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CIREBONMU.COM, JAKARTA \u2014 Banjir besar yang melanda sepertiga wilayah Pakistan beberapa waktu <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=13305\" title=\"MDMC Berangkatkan Tim Medis Ke Pakistan \u00a0Didukung Penuh Lazis Muhammadiyah\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":13306,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2327],"class_list":["post-13305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2327,"user_id":24,"is_guest":0,"slug":"cirebonmu","display_name":"CirebonMu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b14e07fb5038c9ae9bcb1295e65863e55c95d3b80f35f09d51209912bc035a44?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13305"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=13305"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=13305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}