{"id":13370,"date":"2022-10-12T08:48:47","date_gmt":"2022-10-12T00:48:47","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/10\/12\/tari-raditya-mencerahkan-semesta-akan-hadir-semarakkan-pembukaan-muktamar\/"},"modified":"2022-10-12T08:48:47","modified_gmt":"2022-10-12T00:48:47","slug":"tari-raditya-mencerahkan-semesta-akan-hadir-semarakkan-pembukaan-muktamar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=13370","title":{"rendered":"Tari Raditya Mencerahkan Semesta\u00a0 Akan Hadir Semarakkan Pembukaan Muktamar"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n            <!-- image --><\/p>\n<div class=\"td-post-featured-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"696\" height=\"398\" class=\"entry-thumb td-modal-image\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-01-e1665499291898-696x398.jpg\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-01-e1665499291898-696x398.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-01-e1665499291898-300x172.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-01-e1665499291898-1024x586.jpg 1024w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-01-e1665499291898-768x440.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-01-e1665499291898-734x420.jpg 734w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-01-e1665499291898.jpg 1041w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" alt=\"\" title=\"Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta--01\"\/><\/div>\n<p>            <!-- content --><\/p>\n<p><strong>CIREBONMU.COM, SURAKARTA<\/strong> \u2013 Ratusan penari dari 7 PTM\/A terus berlatih tari kolosal Raditya Mencerahkan Semesta yang akan dihadirkan dalam pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 di Stadion Manahan Solo pada Sabtu pagi,19 November 2022.<\/p>\n<p>Koreografer tari Raditya Mencerahkan Semesta, Wasi Bantolo saat ditemui pada Senin malam (10\/10\/22) di sela latihan tari di Gedung Edutorium UMS mengatakan hingga saat ini persiapan tari Raditya Mencerahkan Semesta sudah mencapai 70 persen.<\/p>\n<p>\u201cSampai saat ini, berproses sekian lama mematangkan konsep sampai memutuskan visual seperti apa, sampai saat ini sudah 70 persen. Akhir\u00a0 Oktober 80 persen tinggal finishing 90 persen\u00a0 dan final menjelang hari H,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Wasi Bantolo, tenaga Pengajar di Prodi Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta, menerangkan nama tari Raditya Mencerahkan Semesta berarti Matahari yang mencerahkan semesta.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong><a href=\"http:\/\/UAH Berikan Kuota 30 Pelajar Muhammadiyah Untuk Belajar Di Kampus Terbaik Penghafal Al Qur\u2019an\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UAH Berikan Kuota 30 Pelajar Muhammadiyah Untuk Belajar Di Kampus Terbaik Penghafal Al Qur\u2019an<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSeperti diketahui, Raditya itu artinya matahari. Matahari itu hadir mencerahkan semesta sebagaimana Muhammadiyah hadir dengan harapan mampu mencerahkan semesta dengan berbagai konsep sehingga apa yang dimaksud dengan profesionalisme sampai menjadi moderasi yang dibangun muhammadiyah itu sendiri bagaikan matahari mencerahkan semesta,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Karya tari Raditya Mencerahkan Semesta mengambil ide dari elemen visual pancaran matahari yang berusaha disampaikan melalui visualisasi pada tubuh para penari maupun properti yang dikenakan penari.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-04-1024x576.jpg\" alt=\"Tari Raditya Mencerahkan Semesta\u00a0 Akan Hadir Semarakkan Pembukaan Muktamar CirebonMU\" class=\"wp-image-1939\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-04-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-04-300x169.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-04-768x432.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-04-696x391.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-04-747x420.jpg 747w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tari-Raditya-Mencerahkan-Semesta-04.jpg 1060w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\"\/><\/figure>\n<p>\u201cUntuk membangun efek visual yang diinginkan karena kita bermain di pagi hari sehingga kita harus benar-benar memanfaatkan kostum, properti bahkan kita akan memanfaatkan cahaya matahari yang muncul. Semoga pada saatnya nanti, suasana cerah, matahari (bersinar) terang sehingga dapat memunculkan efek-efek visual yang kami bangun,\u201d kata Wasi Bantolo.<\/p>\n<p>Konsep tari Raditya Mencerahkan Semesta ini , menurut Wasi Bantolo, merupakan tarian tunggal yang berisi 12 tari dari kebudayaan daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>Sehingga meskipun itu satu tarian tapi penonton bisa melihat ada kebudayaan tari Indonesia bahkan di luar indonesia yang diakomodasi sebagai simbol.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong>Cetak Wirausaha Muda, Aisyiyah Tegal Gelar Program SWA<\/strong><\/p>\n<p>\u201cMeski itu satu tarian kalau kita bisa menikmati, bisa menghadirkan10-12 tarian. nah itu akan berjalan dalam 7 menit pementasan,\u201d kata Wasi Bantolo.<\/p>\n<p>Mengenai dihadirkannya 12 tarian itu, menurut Wasi Bantolo merupakan visualisasi tebaran 12 cahaya yang merepresentasikan keberadaan Muhammadiyah yang berada di mana-mana<\/p>\n<p>\u201cBersama ISI Surakarta, Muhammadiyah menghadirkan visual kebudayaan-kebudayaan tari itu seperti mempelihatkan perkembangan Muhammadiyah ada di wilayah nusantara bahkan dunia karena kami menghadirkan visual yang mewakili keberadaan Muhammadiyah di luar negeri. Dari persebaran itu bisa disampaikan, moderasi itu berkembang ada dimana-mana, matahari bersinar, moderasi berada di setiap tempat ,\u201d terang Wasi Bantolo.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong>Matangkan Persiapan, Panitia Penerima Muktamar Rencanakan Dua Kali Gladi Penggunaan Sistem E Voting<\/strong><\/p>\n<p>Wasi Bantolo menambahkan, tari Raditya Mencerahkan Semesta melibatkan mahasiswa dari 7 PTM\/A di Indonesia mulai dari Sumatera utara, Kalimantan, Sulawesi, NTT, Sorong, Yogyakarta dan Surakarta. (<strong>yayan\/rilis<\/strong>)<\/p>\n<p><strong><em>Sumber : Media Center Panitia Muktamar 48<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>cirebonmu.com<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong>Berita Terkait :<\/strong><\/p>\n<p><strong><a href=\"http:\/\/Pentas Tari \u201cRaditya Mencerahkan Semesta\u201d dalam Pembukaan Muktamar Melibatkan 300 Penari\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pentas Tari \u201cRaditya Mencerahkan Semesta\u201d dalam Pembukaan Muktamar Melibatkan 300 Penari<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Berlatih Lebih Intens, Tapak Suci Ingin Tampil Prima di Pembukaan Muktamar<\/strong><\/p>\n<p><strong>Nantikan, Kolaborasi Tantri Kotak, Arda Naff, dan 1500 Paduan Suara di Pembukaan Muktamar Muhammadiyah \u2018Aisyiyah ke-48<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/cirebonmu.com\/tari-raditya-mencerahkan-semesta-akan-hadir-semarakkan-pembukaan-muktamar\/\">sumber berita ini dari muriamu.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CIREBONMU.COM, SURAKARTA \u2013 Ratusan penari dari 7 PTM\/A terus berlatih tari kolosal <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=13370\" title=\"Tari Raditya Mencerahkan Semesta\u00a0 Akan Hadir Semarakkan Pembukaan Muktamar\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":13371,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2327],"class_list":["post-13370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2327,"user_id":24,"is_guest":0,"slug":"cirebonmu","display_name":"CirebonMu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b14e07fb5038c9ae9bcb1295e65863e55c95d3b80f35f09d51209912bc035a44?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13370"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13370\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13371"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13370"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=13370"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=13370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}