{"id":14092,"date":"2022-10-24T10:23:05","date_gmt":"2022-10-24T02:23:05","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/10\/24\/tradisi-literasi-muhammadiyah-dibuktikan-santri-amanah\/"},"modified":"2022-10-24T10:23:05","modified_gmt":"2022-10-24T02:23:05","slug":"tradisi-literasi-muhammadiyah-dibuktikan-santri-amanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=14092","title":{"rendered":"Tradisi Literasi Muhammadiyah Dibuktikan Santri Amanah"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n            <!-- image --><\/p>\n<div class=\"td-post-featured-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"696\" height=\"738\" class=\"entry-thumb td-modal-image\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-03-696x738.jpg\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-03-696x738.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-03-283x300.jpg 283w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-03-768x814.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-03-396x420.jpg 396w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-03.jpg 846w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" alt=\"\" title=\"Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-03\"\/><\/div>\n<p>            <!-- content --><\/p>\n<p><strong>CIREBONMU.COM, TASIKMALAYA<\/strong> \u2013 Launching buku Santri Kota Tasikmalaya\u00a0Menulis (SKTM) dalam acara tasyakur hari santri nasional Tahun 2022 dan peringatan hari jadi\u00a0 kota Tasikmalaya ke-21. Acara yang diawali dengan bacaan Al-Qur\u2019an oleh qari terbaik Kota Tasikmalaya dan do\u2019a yang dipimpin KH. Arip Somantri, M.Ag (Mudir Pesantren Amanah), dihadiri pejabat pemerintah Jawa Barat, Kota Tasikmalaya, alim ulama dan masyarakat Kota Tasikmalaya bertempat di halaman Bale Kota Tasikmalaya Sabtu malam (22\/10\/2022).<\/p>\n<p>Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Santri dan literasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Santri merupakan orang yang sedang belajar, khususnya belajar ilmu-ilmu agama di sebuah pesantren. Proses belajar pastinya dilalui melalui membaca, berdiskusi, mengkaji, menganalisis, menulis dan sebagainya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong>Tiket Mata Najwa On Stage Habis, Pendaftaran Peserta Muktamar Talk Ditutup<\/strong><\/p>\n<p>Di kalangan Muhammadiyah kegiatan literasi sejak awal berdirinya sudah menjadi tradisi.<\/p>\n<p>\u201cBudaya ilmu yang dibangun oleh Muhammadiyah tercermin dalam tradisi literasinya yang menakjubkan. Tradisi ini terus terjaga bahkan hingga sekarang. Tak ayal hingga kini budaya membaca dan menulis terus digaungkan Muhammadiyah.\u201d<\/p>\n<p>Demikian pendapat Roni Tabroni wakil ketua MPI PPM saat dirinya mengisi kajian dalam program \u201cGerakan Subuh Mengaji\u201d dengan tema \u201ctradisi literasi Muhammadiyah\u201d (31\/1\/2022) lalu.<\/p>\n<p>Sebanyak 15 santri pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya (AmanahMu) membuktikan tradisi literasi di Muhammadiyah itu terus berkesinambungan. Bersama 60 santri Kota Tasikmalaya lainnya, mereka\u00a0 berhasil menorehkan tulisan pada buku Santri Kota Tasikmalaya Menulis (SKTM).<\/p>\n<p>15 orang santri pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya dibawah bimbingan guru bahasa Indonesia SMA Plus Pesantren Amanah, bapak Yudi Herdiana, S.Pd. dan ibu Resma Diyah Kurniasari, S.Pd., selama 1 bulan berhasil merampungkan tulisan-tulisan yang bernas.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong>Pimpinan Pusat Muhammadiyah Resmi Luncurkan wikimu.org, Jejak Baru Dakwah Muhammadiyah<\/strong><\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1004\" height=\"575\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-02.jpg\" alt=\"Tradisi Literasi Muhammadiyah Dibuktikan Santri Amanah CirebonMU\" class=\"wp-image-2119\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-02.jpg 1004w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-02-300x172.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-02-768x440.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-02-696x399.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Tradisi-Literasi-Muhammadiyah-02-733x420.jpg 733w\" sizes=\"auto, (max-width: 1004px) 100vw, 1004px\"\/><\/figure>\n<p>Berikut karya dari 15 santri pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya :<\/p>\n<p>1. Raisya Rizka Nayla : Buku Harian Shafira<\/p>\n<p>2. Siti Ervina\u00a0 : No Regret Before The Struggle<\/p>\n<p>3. Yaqqo Fatiyah : What Your Opinion About Pesantren?<\/p>\n<p>4. Salsabila : Sukses Bermula dari Pesantren<\/p>\n<p>5. Jauza Altaf : Bahagia itu Sederhana<\/p>\n<p>6. Muhammad Zainal Muttaqin :\u00a0 Berkah Dibalik Pintu Pesantren<\/p>\n<p>7. Vira Aprilia\u00a0 : Cadar dan Teroris<\/p>\n<p>8. Ningrum Diyah Pitaloka:\u00a0 Cantik dan Indah dengan Islam<\/p>\n<p>9. M. Luthfi : Pesantrenku Surgaku<\/p>\n<p>10. Aqilah :\u00a0 Menerapkan Pola Hidup Santri dalam Pola Hidup Keseharian<\/p>\n<p>11. Naufal Ardian : Pengajaran di Pesantren Sebagai Pengajaran Terbaik<\/p>\n<p>12. Agnia Nur : Kehidupan dan Karakter Yang Ada Pada Diri Santri<\/p>\n<p>13. Nazwa Nurani:\u00a0 Penyesuaian Diri Santri Dalam Aktifitas Pesantren<\/p>\n<p>14. Tyara Salsabila : Pentingnya Pendidikan Pesantren di Era Globalisasi<\/p>\n<p>15. Syifa Safarina:\u00a0 Kisah Indah Fatimah<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <strong>Panitia Muktamar Muhammadiyah \u2018Aisyiyah ke-48 Siapkan Layanan Fasilitas Peliputan Untuk Awak Media<\/strong><\/p>\n<p>Menurut Dr. Asep Tamam, M.Ag., penggagas penulisan dan editor buku Santri Kota Tasikmalaya\u00a0 Menulis (SKTM),\u00a0 tujuan penulisan buku tersebut setidaknya ada tiga hal.<\/p>\n<p>\u201cPenulisan buku SKTM dalam momentum Hari Santri Nasional dan Hari Jadi Kota Tasikmalaya Ke-21, adalah untuk,\u00a0 Menghidupkan literasi di kalangan pesantren dan santri. Mengajarkan keberanian untuk berkarya. Dan melanjutkan tradisi literasi di kalangan ulama.\u201d Ujarnya, dengan nada yang penuh semangat dan optimistik.<\/p>\n<p>Wali kota Tasikmalaya, Drs. H. Muhammad Yusuf pada acara tersebut menyampaikan penghargaan. Diantara penghargaan, diberikan kepada 75 orang santri penulis buku SKTM. Sebuah apresiasi pemerintah kota Tasikmalaya atas pencapaian dan karya yang sudah ditorehkan kalangan pesantren . Pemerintah kota Tasikmalaya mendukung kota Tasikmalaya untuk menjadi kota literasi di tahun 2022, hal ini merupakan salah satu bentuk nyata untuk mewujudkan visi pemerintah Kota Tasikmalaya yang religius, maju dan madani.(<strong>yayan\/rilis<\/strong>)<\/p>\n<p><strong><em>Sumber : Humas Pesantren AmanahMu<\/em><\/strong><strong><em> Kota Tasikmalaya<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>cirebonmu.com<\/em><\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/cirebonmu.com\/tradisi-literasi-muhammadiyah-dibuktikan-santri-amanah\/\">sumber berita ini dari muriamu.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CIREBONMU.COM, TASIKMALAYA \u2013 Launching buku Santri Kota Tasikmalaya\u00a0Menulis (SKTM) dalam acara tasyakur <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=14092\" title=\"Tradisi Literasi Muhammadiyah Dibuktikan Santri Amanah\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":14093,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2327],"class_list":["post-14092","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2327,"user_id":24,"is_guest":0,"slug":"cirebonmu","display_name":"CirebonMu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b14e07fb5038c9ae9bcb1295e65863e55c95d3b80f35f09d51209912bc035a44?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14092"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14092\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14092"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=14092"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=14092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}