{"id":14829,"date":"2022-11-10T15:12:52","date_gmt":"2022-11-10T07:12:52","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/11\/10\/model-wasathiyah-islam-muhammadiyah-bandungmu-com\/"},"modified":"2022-11-10T15:12:52","modified_gmt":"2022-11-10T07:12:52","slug":"model-wasathiyah-islam-muhammadiyah-bandungmu-com","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=14829","title":{"rendered":"Model Wasathiyah Islam Muhammadiyah &#8211; bandungmu.com"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p>Oleh: <strong>Prof Dr KH Dadang Kahmad MSi,<\/strong> Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah<\/p>\n<p><strong>BANDUNGMU.COM \u2014<\/strong> Di tengah-tengah kebhinekaan masyarakat Indonesia, kita membutuhkan pemahaman Islam yang \u201ctengahan\u201d yang populer disebut dengan Islam wasathiyah.<\/p>\n<p>Dengan kondisi ribuan pulau dan ratusan suku bangsa dan aneka ragam agama serta kepercayaan, Indonesia membutuhkan pemahaman agama yang bisa mempersatukan ke dalam sebuah negara kesatuan yang kuat.<\/p>\n<p>Islam wasathiyah dicirikan dengan moderat (tawasuth), adil (\u2018adalah), toleransi (tasamuh), dan seimbang (tawazun).<\/p>\n<p>Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar yang mengangkat tema \u201cGerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan\u201d menghasilkan lima pilar Islam berkemajuan yang bisa menjadi landasan karakter Islam wasathiyah yang dibutuhkan itu.<\/p>\n<h4>Kemurnia tauhid<\/h4>\n<p>Tauhid merupakan doktrin sentral dan pintu gerbang Islam. Dengan tauhid, manusia mendapatkan kekuatan dan kemerdekaan dalam hidupnya seperti tertuang dalam QS An-Nahl ayat 99-100.<\/p>\n<p>Kemurnian tauhid menjadi sumber kekuatan Muhammadiyah untuk melawan semua bentuk penindasan dan ketidakadilan yang dilakukan manusia.<\/p>\n<h4>Pendalaman Al-Quran dan As-Sunnah<\/h4>\n<p>Setiap praktik keagamaan baik dalam akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah harus berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah dengan pemahaman yang inklusif.<\/p>\n<p>Dengan pemahaman ini, setiap putaran zaman akan dihadapai dengan optimisme, bukan pesimisme sehingga peradaban akan semakin maju dan berkembang.<\/p>\n<h4>Amal saleh fungsional dan solutif<\/h4>\n<p>Iman seseorang tidak sempurna tanpa kegiatan amal saleh. Muhammadiyah sudah melakukannya selama satu abad lebih dalam hal beramal saleh untuk bangsa dengan pendirian ribuan alam usaha.<\/p>\n<h4>Berorientasi kekinian dan masa depan<\/h4>\n<p>Islam modern yang diusung Muhammadiyah adalah realitas kekinian dan kedisinian sehingga hal ini mengharuskanya bergerak sesuai dengan pergerakan zaman. Realitas konstruktif adalah misi utama Islam wasathiyah yang diusung Muhammadiyah.<\/p>\n<p><strong>Toleran, moderat, terbuka, dan suka bekerja sama<\/strong><\/p>\n<p>Inilah pilar terpenting dari Islam wasathiyah yang diusung Muhammadiyah. Muhammadiyah tidak memaksakan pikiran dan kehendak secara fanatik. Ada keseimbangan antara menjaga purifikasi dan modernisasi, tidak ekstream kiri ataupun kanan.<\/p>\n<p>Itulah lima pilar Islam wasathiyah yang diusung Muhammadiyah selama satu abad ini. Yang pantas disebut Islam tengahan yakni pemahaman Islam yang menggunakan empat kaidah.<\/p>\n<p>Pertama, santun, tidak keras, dan tidak radikal. Kedua, sukarela, tidak memaksa, dan tidak mengintimidasi. Ketiga, toleran, tidak egois, dan tidak fanatis. Keempat, saling mencintai, tidak saling bermusuhan dan membenci.<\/p>\n<p>Lima pilar Islam berkemajuan di atas diharapkan mampu menciptakan gerakan Islam yang menjadi acuan bagi masyarakat muslim Indonesia untuk bersama-sama menghadapi gerakan Islam yang keras tanpa kompromi dan radikal.<\/p>\n<p>Muhammadiyah sebagai pilar utamanya harus mampu memberikan contoh teladan bagi kelompok lain dalam kesantunan, kerendahan hati, toleran, dan welas asih.<\/p>\n<p>Namun, dengan menilik keadaan di lingkungan Muhammadiyah yang belum selesai dengan mengkompromikan antara agama dan budaya lokal.<\/p>\n<p>Banyak aktivis dakwah Muhammadiyah masih menyikapi vis to vis dengan budaya lokal sehingga dikesankan Muhammadiyah adalah organisasi dakwah yang anti-budaya lokal.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, masalah ini harus segera diselesaikan sehingga Islam berkemajuan (wasathiyah) yang diusung Muhammadiyah bisa menjadi model berislam yang dijadikan standar rujukan bagi gerakan-gerakan Islam lain di Indonesia. Wallahualam.***<\/p>\n<p>____<\/p>\n<p>Sumber: Majalah SM edisi 21<\/p>\n<p>Editor: FA<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><!-- Composite Start --><\/p>\n<p><!-- Composite End --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/model-wasathiyah-islam-muhammadiyah\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Prof Dr KH Dadang Kahmad MSi, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah BANDUNGMU.COM <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=14829\" title=\"Model Wasathiyah Islam Muhammadiyah &#8211; bandungmu.com\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":14830,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-14829","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14829","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14829"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14829\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14830"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14829"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14829"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14829"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=14829"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=14829"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}