{"id":15673,"date":"2022-11-21T02:27:11","date_gmt":"2022-11-20T18:27:11","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/11\/21\/tema-muktamar-refleksikan-arah-dan-pandangan-gerakan-aisyiyah\/"},"modified":"2022-11-21T02:27:11","modified_gmt":"2022-11-20T18:27:11","slug":"tema-muktamar-refleksikan-arah-dan-pandangan-gerakan-aisyiyah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=15673","title":{"rendered":"Tema Muktamar Refleksikan Arah dan Pandangan Gerakan \u2018Aisyiyah"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p><strong>Surakarta, InfoMu.co<\/strong> -Muktamar 48 \u2018Aisyiyah yang berlangsung di GOR Universitas Muhammadiyah Surakarta, diikuti oleh 1926 peserta yang terdiri Anggota Pimpinan Pusat \u2018Aisyiyah, Ketua dan Sekretaris\u00a0 Pimpinan Wilayah \u2018Aisyiyah (PWA), utusan PWA, Pimpinan Daerah \u2018Aisyiyah, Majelis dan Lembaga PP \u2018Aisyiyah, hingga Pimpinan Cabang Istimewa \u2018Aisyiyah dari luar negeri. Agenda Muktamar kali ini meliputi Laporan Pimpinan Pusat \u2018Aisyiyah Peridoe 2015-2022, Program Nasional, Isu-isu strategis, dan Risalah Perempuan Berkemajuan.<\/p>\n<p>Noordjannah menjelaskan, Muktamar kali ini merupakan muktamar yang monumental, salah satunya dikarenakan Muktamar diselenggarakan secara hybrid di tengah situasi pandemi. Jika biasanya terdapat sidang komisi, maka pada Muktamar kali ini pelaksanaan sidang komisi dipindahkan di masing-masing wilayah untuk membahas 4 agenda Muktamar.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Noordjannah, mempersilahkan Pimpinan Wilayah \u2018Aisyiyah untuk merefleksikan sistem muktamar yang telah dilakukan kali ini sebagai model dalam permusyawaratan di tingkat wilayah. Materi dapat dikirimkan sebelumnya sehingga daerah bisa mendiskusikannya di daerah masing-masing agar masukan yang diperoleh lebih kaya.<\/p>\n<p>Dalam pidato iftitahnya, Noordjannah mengungkapkan bahwa tema Muktamar \u2018Aisyiyah \u201cPerempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa\u201d menggambarkan perspektif, pandangan, dan cara organisasi berjuang juga berkontribusi memajukan perempuan untuk mengukir peradaban bangsa yang mencerahkan. Noordjannah menekankan pentingnya \u2018Aisyiyah mewujudkan wajah Indonesia yang maju dengan nilai Islam Berkemajuan dan Perempuan Berkemajuan.<\/p>\n<p>Noordjannah menambahkan, tema Muktamar tersebut tidak terlepas dari kiprah \u2018Aisyiyah selama satu abad yang dapat menjadi modal sosial karena \u2018Aisyiyah mampu menjalankan peran strategis dan praksis bagi kemajuan bangsa. Meski demikian, Noordjannah mengakui bahwa tantangan dakwah \u2018Aisyiyah sangatlah kompleks baik dalam kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal.<\/p>\n<p>Dalam konteks keumatan, menurut Noordjannah, berkembang pandangan keagamaan yang\u00a0 variatif. Pada satu sisi terdapat pandangan keagamaan literal dan cara dakwah yang kurang menghargai pandangan lain sehingga mendorong konflik dengan sesama muslim yang tidak terpuji. Sementara di sisi yang lain, ada pandangan yang berada di ujung perbedaan yang tajam. Di sinilah, Noordjannah menekankan, pentingnya \u2018Aisyiyah memperkokoh pandangan keagamaan yang wasathiyah berkemajuan dalam memerankan dakwah dan tajdid.<\/p>\n<p>Situasi kebangsaan Indonesia, ungkap Noordjannah, juga dihadapkan pada tantangan dan permasalahan seperti kemiskinan, ketidakadilan sosial, eksploitasi dan rusaknya sumberdaya alam, korupsi, penegakan hukum yang lemah, luruhnya integritas sebagian elit pimpinan, beragam permasalahan dalam keluarga, kekerasan dan konflik sosial di masyarakat, hingga ancaman retaknya persatuan bangsa. Padahal, bagi \u2018Aisyiyah, sangatlah penting untuk merajut persatuan dan perdamaian. \u201cPerempuan tidak suka konflik, perempuan justru menjadi agen perdamaian yang hendaknya turut serta menyelesaikan konflik,\u201d tutur Noordjannah.<\/p>\n<p>Di tingkat global, papar Noordjannah, kita dihadapkan pada problem kemanusiaan universal yang ditandai dengan meluasnya konflik atau bahkan perang, sebagaimana terjadi antara Rusia dengan Ukraina. Perang yang terjadi, jelas Noordjannah, telah berdampak pada kehidupan dunia termasuk dampak ekonomi global yang tentu akan berpengaruh pula dalam kehidupan nasional bangsa Indonesia. Dalam menghadapi tantangan dan permasalahan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal itulah, Noordjannah berpesan, penting bagi \u2018Aisyiyah untuk merefleksikan posisi dan peran \u2018Aisyiyah sebagai gerakan muslim berkemajuan dengan menyiapkan pemikiran dan agenda strategis organisasi. (***)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/infomu.co\/tema-muktamar-refleksikan-arah-dan-pandangan-gerakan-aisyiyah\/\">sumber berita dari infomu.co<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surakarta, InfoMu.co -Muktamar 48 \u2018Aisyiyah yang berlangsung di GOR Universitas Muhammadiyah Surakarta, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=15673\" title=\"Tema Muktamar Refleksikan Arah dan Pandangan Gerakan \u2018Aisyiyah\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":15674,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2314],"class_list":["post-15673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2314,"user_id":9,"is_guest":0,"slug":"infomu","display_name":"Infomu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20a1c6136139a776494236406eb4515022f20942b676f8116da8454f72d3025f?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Infomu","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15673"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15673\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15673"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=15673"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=15673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}