{"id":16553,"date":"2022-12-14T19:05:22","date_gmt":"2022-12-14T11:05:22","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/12\/14\/skill-ini-yang-harus-dimiliki-seorang-pendidik-di-era-digital\/"},"modified":"2022-12-14T19:05:22","modified_gmt":"2022-12-14T11:05:22","slug":"skill-ini-yang-harus-dimiliki-seorang-pendidik-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=16553","title":{"rendered":"Skill Ini yang Harus Dimiliki Seorang Pendidik di Era digital"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p><strong>BANDUNGMU.COM \u2013<\/strong> Menjadi pendidik tidaklah mudah. Dengan kata lain, tak semua orang mampu menjadi pendidik, apalagi di era digital.<\/p>\n<p>Lalu, bagaimana seharusnya menjadi pendidik di era digital? Irfan Amalee, founder Peace Generation membagikan tips menjadi pendidik di era digital.<\/p>\n<p>Menurut mudir pesantren Welas Asih, Garut itu ada 3 aspek yang harus dimiliki oleh seorang pendidik di era digital. Apa saja itu?<\/p>\n<h3><strong>Skill pendidik di era digital<\/strong><\/h3>\n<p>Arus informasi di era digital, ungkap Irfan seperti air bah. Sebab itu, seorang pendidik harus memiliki mindset atau pola pikir.<\/p>\n<p>\u201cKita berpikir, bahwa informasi itu tak semua kita gunakan, sebab di sana ada sampah,\u201d kata Irfan ketika memberikan materi dalam kegiatan \u201cSemarak Literasi Digital\u201d yang diadakan PK IMM PAI UM Bandung, Rabu 14 Desember 2022 di Auditorium KH Ahmad Dahlan, <a href=\"https:\/\/umbandung.ac.id\/\">UM Bandung<\/a>.<\/p>\n<p>Untuk memilih sebuah informasi, ungkap alumnus Tafsir Hadis UIN Sunan Gunung Djati Bandung, itu seorang pendidik perlu kemampuan lain.<\/p>\n<p>\u201cNamanya skill set atau kemampuan untuk berpikir kritis terhadap informasi yang kita dapat. Di sanalah kita mengolah, menganalisis, dan mengevaluasi informasi,\u201d terang Irfan.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, seorang pendidik pun harus memiliki skill set creativity atau kemampuan untuk menjadi produsen informasi.<\/p>\n<p>\u201cMereka bisa membuat counter narasi. Intinya memproduksi sesuatu, bergeser dari konsumen, prosumen, lalu menjadi\u00a0 produsen informasi,\u201d papar jebolan pesantren Darul Arqam, Garut, itu.<\/p>\n<p>Kemampuan itu, tambah Irfan merupakan kemampuan yang harus dilatih para pendidik di abad globalisasi.<\/p>\n<p>\u201c Itu adalah puncak paling tinggi dari high order thinking skill dan kemampuan abad 21 atau skill set-nya,\u201d sebut Irfan<\/p>\n<p>Lalu, kemampuan apa lagi yang harus dimiliki oleh para pendidik di era digital ini?<\/p>\n<p>\u201cYang terakhir adalah tool set atau alat bantu untuk berpikir kritis untuk cek fakta. Misalnya Kominfo, Mafindo, tular nalar, dan masih banyak lagi,\u201d ucap Irfan.<\/p>\n<p>Alat bantu tersebut, saran Irfan harus diajarkan kepada anak didik di sekolah oleh para guru.<\/p>\n<p>\u201cTool set atau pembelajaran itu untuk mengajarkan literasi kepada anak,\u201d ucapnya.<\/p>\n<h3><strong>Kode etik hidup di era digital<\/strong><\/h3>\n<p>Di acara yang sama, pegiat literasi digital, Fahd Pahdepie mengungkapkan hidup di era digital harus memahami kode etik.<\/p>\n<p>\u201cHidup kita hari ini sudah terdigitalisasi, maka cara hidup kita harus sesuai dengan cara hidup di dunia digital,\u201d jelas CEO <a href=\"https:\/\/www.inilah.com\/\">inilah.com<\/a> itu.<\/p>\n<p>Secara sederhana, Fahd mengilustrasikan bahwa untuk menjadi mahasiswa UM Bandung, seseorang harus tahu aturan di kampus tersebut.<\/p>\n<p>\u201cDia harus tahu bagaimana cara menjadi mahasiswa UM Bandung yang berhasil, lalu apa yang harus dilakukan,\u201d ucap penulis buku <em>Hijrah Bang Tato<\/em> itu.<\/p>\n<p>Tak dimungkiri, hidup di era digital memudahkan orang untuk beraktivitas. Kendati begitu, generasi muda perlu menguatkannya dengan literasi digital.<\/p>\n<p>Literasi digital, selain memberikan keuntungan secara pribadi juga memudahkan berkolaborasi dengan pihak lain.<\/p>\n<p>\u201cOrang akan melihat rekam jejak dari aktivitas kita di dunia digital. Misalnya, dia punya karya apa. Kalau literasi digitalnya bagus, orang tak sungkan untuk ajak kerja sama,\u201d tutur lulusan Monash Universtity, Australia itu.<\/p>\n<p>Bila seseorang tak memiliki literasi digital, sambung Fahd justru akan merugikan orang tersebut.<\/p>\n<p>\u201cIa tidak akan ke mana-mana dan tidak akan diajak orang lain untuk kolaborasi,\u201d tutup pria berkacamata itu. **<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><!-- Composite Start --><\/p>\n<p><!-- Composite End --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/skill-ini-yang-harus-dimiliki-seorang-pendidik-di-era-digital\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM \u2013 Menjadi pendidik tidaklah mudah. Dengan kata lain, tak semua orang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=16553\" title=\"Skill Ini yang Harus Dimiliki Seorang Pendidik di Era digital\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":16554,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-16553","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16553","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16553"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16553\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16554"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16553"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16553"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16553"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=16553"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=16553"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}