{"id":16723,"date":"2022-12-20T15:43:22","date_gmt":"2022-12-20T07:43:22","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/12\/20\/3-alasan-kita-patut-bersyukur-menjadi-keluarga-besar-muhammadiyah\/"},"modified":"2022-12-20T15:43:22","modified_gmt":"2022-12-20T07:43:22","slug":"3-alasan-kita-patut-bersyukur-menjadi-keluarga-besar-muhammadiyah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=16723","title":{"rendered":"3 Alasan Kita Patut Bersyukur Menjadi Keluarga Besar Muhammadiyah"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p><strong>BANDUNGMU.COM, Bandung<\/strong> \u2013 Tanpa disadari, menjadi bagian dari keluarga besar Muhammadiyah adalah anugerah yang patut syukuri.<\/p>\n<p>Kenapa kita patut bersyukur menjadi bagin dari keluarga persyarikatan?<\/p>\n<p>Berikut 3 alasannya, seperti disarikan dari sambutan Sekretaris Majelis <a href=\"https:\/\/diktilitbangmuhammadiyah.org\/id\/\">Diktilitbang<\/a> PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, MPd MEd Phd.<\/p>\n<p>Sayuti menyampaikan hal itu dalam wisuda ke-3 UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu 17 Desember 2022.<\/p>\n<h4><strong>Pertama, Muhammadiyah tak lelah bangun lembaga pendidikan<\/strong><\/h4>\n<p>Menurut Akademisi Universitas Ahmad Dahlan (<a href=\"https:\/\/uad.ac.id\/en\/\">UAD<\/a>) itu, Muhammadiyah terus berkiprah mencerdaskan bangsa.<\/p>\n<p>\u201cMuhammadiyah itu satu-satunya organisasi tertua, bahkan di muka bumi, yang tak lelah bangun sekolah,\u201d ungkap Sayuti diiringi tepuk tangan.<\/p>\n<p>Tak hanya mendirikan sekolah di dalam negeri, kata Sayuti, bahkan Muhammadiyah pun mendirikan sekolah di luar negeri.<\/p>\n<p>\u201c<a href=\"https:\/\/macollege.com.au\/\">Muhammadiyah Australia College<\/a>. Uniknya, guru dan muridnya semua orang Australia. Hanya kepala sekolanya keturunan Indonesia. Bahkan, kurikulumnya ikut Australia,\u201d tutur Sayuti.<\/p>\n<p>Selain itu, sambung Sayuti, organisasi bentukan KH Ahmad Dahlan tersebut mampu mendirikan universitas di luar negeri.<\/p>\n<p>\u201cInstitusi pertama yang mendirikan kampus di luar negeri adalah Muhammadiyah, yaitu mendirikan UMAM di Perlis, Malaysia,\u201d sebut Sayuti.<\/p>\n<h4><strong>Kedua, menjadi bagian dari keluarga besar persyarikatan di seluruh dunia<\/strong><\/h4>\n<p>Sayuti mengingatkan para lulusan UM Bandung mesti bangga berkuliah di kampus Muhammadiyah.<\/p>\n<p>\u201cAnda lulus dari sini, bukan hanya jadi the big familiy of UM Bandung, tapi jadi keluarga besar dari seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) seluruh dunia,\u201d ucap doktor pendidikan lulusan University of Newcastl itu.<\/p>\n<p>Jika para lulusannya dari kampus non-Muhammadiyah, lanjut Sayuti, maka mereka hanya menjadi bagian dari keluarga universitas bersangkutan.<\/p>\n<p>\u201cBila Anda lulus dari kampus sebelah atau kampus yang Anda impinkan, misalnya Unpad, maka Anda hanya jadi bagian keluarga Unpad,\u201d katanya.<\/p>\n<h4><strong>Ketiga, networking internasional<\/strong><\/h4>\n<p>\u201cApa lagi yang membuat kita bersyukur menjadi keluarga persyarikatan?\u201d tanya Sayuti lagi.<\/p>\n<p>Sayuti mengakui menjadi alumni di kampus Muhammadiyah adalah suatu keberuntungan yang belum tentu diperoleh di kampus lain.<\/p>\n<p>\u201cBayangkan, kita punya networking (jaringan) internasional. Bila Anda bekerja atau kuliah di Rusia, misalnya di sana ada PCIM Rusia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sayuti menyebut terdapat sekitar 27 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di luar negeri. Misalnya PCIM Amerika, PCIM Eropa, dan PCIM Afrika.<\/p>\n<p>Sebab itu, papar Sayuti, keluarga Muhammadiyah tak perlu khawatir bila ingin berkarier di luar negeri. \u201cSaya yakin, masa depan Anda bukan di sini,\u201d kata Sayuti.<\/p>\n<h4><strong>Transformasi UM Bandung<\/strong><\/h4>\n<p>Dalam waktu yang pendek, aku Sayuti, UM Bandung menjadi kampus yang bertransformasi secara signifikan.<\/p>\n<p>\u201cTanpa kepercayaan Bapak dan Ibu, tentu UM Bandung tak bisa beroperasional. Insyaallah 5 tahun lagi menjadi kampus berkemajuan,\u201d ucap Sayuti.<\/p>\n<p>Untuk itu, papar Sayuti, kampus yang berada di kawasan Bandung Timur itu perlu meningkatkan kualitas.<\/p>\n<p>\u201cBaik tata kelola, SDM, dan lainnya supaya UM Bandung terus dipercaya oleh publik,\u201d saran Sayuti.<\/p>\n<p>Sayuti berpesan kepada para lulusan UM Bandung untuk tak lelah menuntut ilmu di zaman penuh persaingan ini.<\/p>\n<p>\u201cWisuda bukan kesempatan terakhir untuk belajar, tapi lifelong learning. Orang sukses itu orang yang terus belajar, apalagi teknologi terus berubah,\u201d nasihat Sayuti. *** <strong>(CH)<\/strong><\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/3-alasan-kita-patut-bersyukur-menjadi-keluarga-besar-muhammadiyah\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2013 Tanpa disadari, menjadi bagian dari keluarga besar Muhammadiyah adalah <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=16723\" title=\"3 Alasan Kita Patut Bersyukur Menjadi Keluarga Besar Muhammadiyah\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":16724,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-16723","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16723","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16723"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16723\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16724"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16723"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16723"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16723"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=16723"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=16723"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}