{"id":17171,"date":"2023-01-04T09:25:15","date_gmt":"2023-01-04T01:25:15","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/01\/04\/belajar-islam-itu-harus-menyenangkan\/"},"modified":"2023-01-04T09:25:15","modified_gmt":"2023-01-04T01:25:15","slug":"belajar-islam-itu-harus-menyenangkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=17171","title":{"rendered":"Belajar Islam itu Harus Menyenangkan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p>Oleh: <strong>Ace Somantri<\/strong>, akademisi UM Bandung<\/p>\n<p><strong>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2014<\/strong> Saat ini, jumlah penduduk Indonesia yang tersebar di berbagai pulau mencapai 267 juta jiwa. Mereka, mayoritas memeluk agama Islam.<\/p>\n<p>Bila dihitung berdasarkan jenis kelamin, maka penduduk nusantara didominasi oleh jenis kelamin perempuan.<\/p>\n<p>Mereka berdomisili di seluruh pelosok negeri, baik di pulau-pulau besar maupun kecil. Adapun jumlah pulau sebanyak 17.504 pulau.<\/p>\n<p>Kendati begitu, tidak semua penduduk tinggal di pulau karena berbagai alasan dan faktor, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan pokok manusia.<\/p>\n<p>Keunikan lain yang dimiliki bangsa Indonesia, yang menjadi kekayaan sosial budaya adalah memiliki 1.331 suku bangsa dan <a href=\"https:\/\/dataindonesia.id\/ragam\/detail\/peta-bahasa-daerah-di-indonesia-provinsi-mana-paling-banyak\">718<\/a> bahasa daerah.<\/p>\n<h4><strong>Agama resmi Indonesia<\/strong><\/h4>\n<p>Selain itu Indonesia pun memiliki 6 <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/518640\/yuk-mengenal-6-agama-yang-diakui-di-indonesia\">agama<\/a> yang diakui, yakni Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.<\/p>\n<p>Sebelum ada agama resmi, masyarakat Indonesia pun sudah memiliki kepercayaan, yaitu animisme dan dinamisme.<\/p>\n<p>Tidak lama kemudian, Islam hadir memberikan pencerahan kepada masyarakat di tanah nusantara, bahkan di belahan dunia.<\/p>\n<p>Islam datang dan turun di\u00a0 tengah-tengah kehidupan manusia yang panas dengan hawa nafsu.<\/p>\n<p>Sebagai ajaran futuristik, Islam senantiasa memberi ruang dan jalan perdaban. Semestinya, semakin dalam berislam, juga semakin maju peradaban manusia.<\/p>\n<h4><strong>Problem umat Islam<\/strong><\/h4>\n<p>Tak dimungkiri, umat Islam terbelakang di berbagai hal. Mereka belum memaknai ajaran Islam secara mendalam.<\/p>\n<p>Usia Islam sebenarnya sudah ribuan abad atau 14 abad lebih sejak kenabian Rasulullah SAW. Dan hanya 23 tahun risalah kenabian umat Islam mampu membangun perdaban dunia.<\/p>\n<p>Kenapa saat ini umat Islam tidak mampu menjadi pusat peradaban dunia? Padahal berdasarkan catatan sejarah para Nabi dan Rasul, Islam membangun peradaban hingga dapat dirasakan hari ini.<\/p>\n<p>Dalam kontek dunia pendidikan, wahyu pertama risalah kenabian Rasulullah SAW menjadi petunjuk jelas dan tegas bahwa manusia wajib berilmu dan beradab.<\/p>\n<p>Hari ini, kita sadar bahwa siapa pun yang mempelajari wawasan keislaman sungguh tidak menarik dan membosankan. Apa yang salah?<\/p>\n<p>Kita harus mengakui, selain metodologi yang tidak dinamis, pemaknaan pada teks-teks ayat tidak menyentuh pada substansi yang dikehendaki pembuat syara (insya asy-syari\u2019).<\/p>\n<p>Tak hanya itu, selama ini umat Islam mempelajari keislaman lebih banyak tentang diksi pahala dan dosa dengan konsekuensi surga dan neraka.<\/p>\n<p>Padahal, persoalan tersebut menjadi wilayah atau hak preogratif dari pembuat syara.<\/p>\n<h4><strong>Belajar Islam membosankan<\/strong><\/h4>\n<p>Islam karena ajarannya bersifat futuristik, seharusnya dipahami bagaimana memajukan dan membangun peradaban manusia.<\/p>\n<p>Artinya, ada hal yang kurang tepat atau bahkan ada kesalahan dalam menyampaikan makna ajaran Islam.<\/p>\n<p>Wajar, pengalaman yang didapat selama ini ada kesan mempelajari Islam membosankan dan membuat \u201cboring\u201d, terutama bagi generasi milenial.<\/p>\n<p>Sebab, yang diajarkan tidak membuat pembelajar tertantang dan antusias sehingga mereka menguasai ajaran Islam.<\/p>\n<p>Islam itu memajukan, bukan membuat buntu dalam berpikir. Islam menjadi nilai dalam pembelajaran sehingga siapa pun yang mempelajarinya dapat menyenangkan.<\/p>\n<p>Pun Islam memberi inspirasi dan solusi bukan mengebiri apalagi mengintimidasi. Islam membangun peradaban, bukan merusak peradaban manusia.<\/p>\n<p>Agama samawi ini juga diturunkan benar-benar menjadi ajaran agama paling lengkap dan sempurna sehingga jaminanya sudah jelas dan tegas.<\/p>\n<p>Apakah manusia ingkar dari ajarannya atau taat akan ajarannya, itu sebuah pilihan masing-masing individu manusia.<\/p>\n<p>Alhasil, semua manusia pada dasarnya sudah Islam, hanya lingkungan keluarga, proses, waktu, dan tempat yang menjadikan keselamatan berikutnya.***<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/belajar-islam-itu-harus-menyenangkan\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Ace Somantri, akademisi UM Bandung BANDUNGMU.COM, Bandung \u2014 Saat ini, jumlah <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=17171\" title=\"Belajar Islam itu Harus Menyenangkan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":15744,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-17171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17171"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17171\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17171"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=17171"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=17171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}