{"id":17538,"date":"2023-01-16T18:53:17","date_gmt":"2023-01-16T10:53:17","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/01\/16\/5-alasan-berhenti-merokok-ala-sukron-abdilah-dari-terkena-covid-sampai-sang-buah-hati-meninggal\/"},"modified":"2023-01-16T18:53:17","modified_gmt":"2023-01-16T10:53:17","slug":"5-alasan-berhenti-merokok-ala-sukron-abdilah-dari-terkena-covid-sampai-sang-buah-hati-meninggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=17538","title":{"rendered":"5 Alasan Berhenti Merokok ala Sukron Abdilah, dari Terkena Covid sampai Sang Buah Hati Meninggal"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p><strong>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2013<\/strong> Sukron Abdilah, penulis produktif kelahiran tahun 1982 itu akhirnya berhenti merokok. 2 tahun lamanya, ia mengaku tak pernah menghisap asap rokok alias sudah berhenti total.<\/p>\n<p>Bagi penulis puluhan buku bertema motivasi Islam itu, berhenti merokok bukanlah perkara mudah. Apalagi, pria yang kini tinggal di Jakarta Utara tersebut menganggap rokok sahabat kentalnya selama 24 tahun.<\/p>\n<p>\u201cSaya merokok sejak SMP. Saya memang termasuk anak baong (nakal),\u201d ungkapnya via WhatsApp dua hari lalu.<\/p>\n<p>Lalu, apa yang membuat alumnus Bimbingan Konseling Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati ini memutuskan berhenti merokok?<\/p>\n<p>Berikut 5 alasan berhenti merokok ala Sukron Abdilah, seperti dia paparkan kepada bandungmu.com:<\/p>\n<h3><strong>1. Terkena Covid 19 hingga 3 kali<\/strong><\/h3>\n<p>Menurut Mang Ukon, sapaan akrabnya dia tak menyangka bakal terpapar virus Covid 19, bahkan hingga 3 kali.<\/p>\n<p>\u201cSaya memprediksi memang kena, tapi sampai 3 kali, itu tak sesuai ekspektasi,\u201d ungkap ayah dua anak asli Banyuresmi, Garut.<\/p>\n<p>Itulah yang mengilhami dirinya untuk berhenti bercumbu dengan rokok. \u201cSiapa tahu hidup jauh dari asap rokok buat saya makin <em>jagjag<\/em> (sehat),\u201d kata \u201cpeternak\u201d website itu.<\/p>\n<h3><strong>2. Anak meninggal di kandungan terpapar asap rokok<\/strong><\/h3>\n<p>Lelaki yang kini tinggal di Jakarta Utara itu mengakui bahwa dirinya tipe pria yang cuek. Sekarang, dia sadar kecuekannya terhadap kesehatan membuat malapetaka.<\/p>\n<p>\u201cWaktu itu istri saya hamil anak pertama. Selama itu pula saya tetap <em>ngudud<\/em> (merokok) di rumah, seperti ketika masih bujangan,\u201d aku Sukron, yang baru-baru ini menerbitkan buku berjudul <em>Dear Allah, Tenteramkanlah Hidupku<\/em>.<\/p>\n<p>Lalu, entah pada usia kehamilan yang ke berapa, Mang Ukon memeriksakan istrinya ke dokter kandungan. \u201cPas dicek, ternyata bayi kami meninggal. Kata dokter terpapar asap rokok!\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pengalaman pahit itulah, sekali lagi yang membuat pria berambut lurus itu tak lagi ingin merokok. \u201cKapok saya!\u201d<\/p>\n<h3><strong>3. Cuaca Jakarta tak bikin betah untuk merokok<\/strong><\/h3>\n<p>Andai Sukron tak ikut istrinya ke ibukota, apakah penulis buku best seller <em>Dahsyatnya Shalat Dhuha<\/em> itu tobat dari rokok?<\/p>\n<p>\u201cMungkin itu hikmah saya menikah dengan orang Jakarta. Awalnya saya coba merokok, tapi suasana Jakarta yang panas tak buat saya menikmati merokok,\u201d tutur penulis bernama pena Sabil El-Marufie itu.<\/p>\n<p>Dan Bandung, baginya adalah salah satu tempat yang nyaman untuk menghabiskan berbatang-batang rokok kretek. \u201cSuasana dinginnya sih yang buat ngerokok jadi enak,\u201d pesannya kemudian.<\/p>\n<h3><strong>4. Sumpah berhenti merokok bila menikah<\/strong><\/h3>\n<p>Kebetulan, Sukron Abdilah saat menikah berada di usia matang. Dia berjanji akan berhenti merokok bila menikah.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah saya menikah dan sayonara dengan rokok! Tapi, saya belum benar-benar berhenti merokok saat itu. Maklum, saya sudah kecanduan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<h3><strong>5. Menyelamatkan orang lain dari asap rokok<\/strong><\/h3>\n<p>Tak ada yang menyangkal bahwa asap rokok sangat membahayakan, terutama bagi para perokok pasif.<\/p>\n<p>\u201cTapi kembali pada motivasi berhenti merokok karena ingin menyelamatkan hidup orang yang kita sayangi,\u201d terang Mang Ukon yang lebih menyukai kopi pahit dibandingkan sebelumnya yang menyeruput kopi hitam dengan rasa manis yang kental. ***<strong>(CH)<\/strong><\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/5-alasan-berhenti-merokok-ala-sukron-abdilah-dari-terkena-covid-sampai-sang-buah-hati-meninggal\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2013 Sukron Abdilah, penulis produktif kelahiran tahun 1982 itu akhirnya <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=17538\" title=\"5 Alasan Berhenti Merokok ala Sukron Abdilah, dari Terkena Covid sampai Sang Buah Hati Meninggal\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":17539,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-17538","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17538","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17538"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17538\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17538"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=17538"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=17538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}