{"id":17692,"date":"2023-01-21T07:22:11","date_gmt":"2023-01-20T23:22:11","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/01\/21\/penjelasan-muhammadiyah-soal-hukum-percaya-ramalan-zodiak\/"},"modified":"2023-01-21T07:22:11","modified_gmt":"2023-01-20T23:22:11","slug":"penjelasan-muhammadiyah-soal-hukum-percaya-ramalan-zodiak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=17692","title":{"rendered":"Penjelasan Muhammadiyah Soal Hukum Percaya Ramalan Zodiak"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p><strong>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2014<\/strong> Istilah ramalan dalam bahasa Arab sepadan dengan kata kahuna-yakhinu yang berarti perdukunan. Istilah lainnya adalah \u2018arraf (tukang ramal) dan munajjim (ahli nujum). Dukun atau kahin yakni orang yang memberitakan hal-hal yang gaib yang akan terjadi.<\/p>\n<p>Menurut Ibnu Taimiyah, ketiga istilah yaitu kahin, \u2018arraf, dan munajjim, memiliki makna yang sama (sinonim) yaitu ramalan dan perdukunan.<\/p>\n<p>Menurut Ruslan Fariadi, di tengah masyarakat istilah dukun terkadang memiliki makna positif dan negatif. Contoh terminologi dukun yang memiliki makna positif.<\/p>\n<p>Misalnya \u201cdukun beranak atau dukun bayi\u201d yakni orang yang dianggap terampil dan dipercaya oleh masyarakat untuk menolong persalinan serta perawatan ibu dan anak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>Adapun dalam pengertian yang negatif (menurut perspektif Islam), dukun adalah orang yang mengaku mampu mengetahui kejadian yang akan datang (baik atau buruk), mengetahui hal-hal yang gaib, dan sesuatu yang ada di dalam hati orang lain, dengan cara-cara yang dilarang oleh agama.<\/p>\n<p>\u201cKorban dari pedukunan tidak hanya masyarakat biasa, dari pejabat hingga penjahat jadi korban. Para pengusaha baik kecil, menengah, bahkan yang telah besar. Kalangan profesional dan intelektual tidak luput jadi korban perdukunan,\u201d ucap Ruslan dalam Pengajian Tarjih pada Rabu (11\/01\/2023).<\/p>\n<p>Faktor maraknya perdukunan ditenggarai oleh lemahnya iman, tidak mengerti agama, malas berusaha dan ikhtiar, korban iklan, cinta-benci yang berlebihan, dan peran media.<\/p>\n<p>Demi mendapat konsumen, praktek perdukunan juga mengalami metamorposis istilah, dari dukun, para normal, orang pintar, hingga saat ini kadang disebut ahli spiritual.<\/p>\n<p>Menurut Ruslan, media cetak ataupun elektronik dan media sosial (internet), membuat perdukunan semakin populer dan diminati oleh berbagai lapisan masyarakat.<\/p>\n<p>Bahkan berbagai sinetron yang menampilkan dunia mistik baik secara vulgar maupun dengan kemasan religi, semakin membodohi masyarakat. Tidak sedikit masyarakat awam yang berkeyakinan bahwa para dukun tersebut benar-benar hebat.<\/p>\n<p>\u201cDi sinilah dibutuhkan peran agama dan para tokohnya (termasuk Muhammadiyah) untuk melakukan peran purifikasinya dalam rangka mensterilkan akidah umat dari berbagai penyimpangan dan kesyirikan yang dapat membatalkan ketauhidan mereka,\u201d ucap Ruslan.<\/p>\n<h4>Bahaya percaya zodiak<\/h4>\n<p>Dalam Fatwa Tarjih disebutkan bahwa Ramalan Zodiak termasuk bagian dari perdukunan. Banyak orang meyakini nasib baik dan buruknya berdasarkan ramalan tersebut.<\/p>\n<p>Pengistidlalannya didasarkan pada beberapa ayat dan hadis Nabi saw. Ramalan Zodiak semakin popular di kalangan sebagian masyarakat, karena dikemas dengan berbagai media teknologi informasi (Perdukunan Digital).<\/p>\n<p>Para \u201caktivis perdukunan\u201d berusaha untuk memodernisasi diri dengan melakukan modifikasi dan kreasi-inovatif sesuai dengan kemajuan dan perkembangan teknologi.<\/p>\n<p>\u201cBentuk Perdukunan Digital ini banyak ada zodiak, horoskop, perbintangan, sio hewan, feng -shui, mitologi, membaca abjad\/kartu arah rumah, suara binatang tertentu, karma, permainan jaelangkung, dan lain-lain,\u201d terang Ruslan.<\/p>\n<p>Jika terbukti, sikap terbaik ialah tidak perlu percaya sekalipun benar terjadi. Pasalnya mempercayai ramalan seperti itu akan membawa dampak yang serius. Misalnya seperti masuk dalam dosa besar, durhaka kepada Allah, tidak diterima salat, racun dalam amal saleh, tidak diampuni, pengikut setan, dan hal tersebut masuk dalam tujuh hal yang membinasakan.<\/p>\n<p>Ruslan kemudian mengutip hadis Nabi SAW, dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah bersabda, \u201cJauhilah tujuh perkara yang membinasakan.\u201d Para sahabat bertanya, \u201cWahai Rasulullah, apakah itu?\u201d Rasulullah SAW bersabda, \u201cSyirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan hak, memakan riba, makan harta anak yatim, kabur dari medan peperangan, dan menuduh seorang wanita mukmin yang suci berbuat zina.\u201d (HR Bukhari dan Muslim).***<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/penjelasan-muhammadiyah-soal-hukum-percaya-ramalan-zodiak\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2014 Istilah ramalan dalam bahasa Arab sepadan dengan kata kahuna-yakhinu <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=17692\" title=\"Penjelasan Muhammadiyah Soal Hukum Percaya Ramalan Zodiak\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":17693,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-17692","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17692","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17692"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17692\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17693"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17692"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=17692"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=17692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}