{"id":18762,"date":"2023-03-01T11:58:31","date_gmt":"2023-03-01T03:58:31","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/03\/01\/haram-hukumnya-menyamakan-allah-dengan-makhluk-nya\/"},"modified":"2023-03-01T11:58:31","modified_gmt":"2023-03-01T03:58:31","slug":"haram-hukumnya-menyamakan-allah-dengan-makhluk-nya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=18762","title":{"rendered":"Haram Hukumnya Menyamakan Allah dengan Makhluk-Nya"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA\u2014Sepanjang perjalan sejarah pemikiran Islam memang ada beberapa aliran yang menyamakan antara sifat-sifat Allah dengan sifat-sifat makhluk-Nya, seperti halnya aliran\u00a0<em>Musyabbihah<\/em>\u00a0(antropomorfisme). Pendeknya, aliran pemikiran ini sesuai dengan namanya (<em>Musyabbihah<\/em>), yakni menyamakan sifat-sifat Allah dengan sifat-sifat manusia (makhluk). Ada pula aliran\u00a0<em>Mujassimah<\/em>\u00a0(korporalisme) yang beranggapan bahwa Allah berjisim (bertubuh) seperti halnya manusia (Ahmad Azhar Basyir,\u00a0<em>Refleksi atas Persoalan Keislaman: Seputar Filsafat, Hukum, Politik dan Ekonomi<\/em>, hal. 27). Aliran-aliran tersebut jelas salah karena para penganut aliran ini menyamakan antara Allah dan makhluk-Nya.<\/p>\n<p>Oleh karenanya untuk mendudukkan permasalahan ini, terlebih dahulu\u00a0pemahaman yang mesti dibangun sebelumnya adalah pemahaman tentang konsep tauhid yang membicarakan tentang sifat Allah dan nama-nama-Nya (<em>Tauhid al-Asma\u2019 wa al-Shifat<\/em>).\u00a0 Dalam konsep\u00a0<em>Tauhid al-Asma\u2019 wa al-Shifat<\/em>, Allah tidak diserupai oleh seorang pun dari makhluk-Nya, sebagaimana yang termaktub dalam surat al-Syura ayat 11: \u00a0\u201c<em>Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat<\/em>\u201d. [QS. asy-Syura (42): 11]<\/p>\n<p>Inilah yang harus kita tetapkan dan wajib kita yakini, yaitu mempercayai dan mengimani apa yang ditetapkan Allah untuk diri-Nya dengan tidak menyerupakan-Nya dengan seorang pun dari makhluk-Nya.<\/p>\n<p>Hal ini berlaku pada sifat Allah yang bila dilihat dari segi bahasa sama dengan sifat manusia. Muhammad Quraish Shihab dalam tafsirnya ketika menafsirkan surat al-Ikhlas menjelaskan bahwa meskipun dari segi bahasa sama, namun Allah memiliki sifat yang tidak sama dalam substansi dan kapasitas-Nya dengan sifat makhluk. Sebagai contoh kata Rahim (rahmat\/kasih sayang) merupakan sifat bagi Allah, tetapi juga menunjukkan rahmat\/kasih sayang makhluk. Namun substansi dan kapasitas rahmat dan kasih sayang Allah berbeda dengan rahmat makhluk-Nya (M. Quraish Shihab,\u00a0<em>Tafsir al-Misbah<\/em>, vol. 15, hal. 611).<\/p>\n<p>Selain itu, banyak sifat-sifat Allah yang benar-benar berbeda dengan makhluk, misalnya\u00a0<em>al-Muhyi\u00a0<\/em>(maha menghidupkan),\u00a0<em>as-Salam<\/em>\u00a0(maha sejahtera daripada kekurangan),\u00a0<em>al-Quddus<\/em>\u00a0(maha suci),\u00a0<em>al-Khaliq<\/em>\u00a0(maha menciptakan) dan sifat-sifat Allah yang lain.<\/p>\n<p>Jadi dapat disimpulkan bahwa sifat Allah dan sifat makhluk-Nya adalah berbeda. Kalaupun ada kesamaan, maka itu hanya sama dari segi bahasa, dan bukan pada substansi dan kapasitasnya.<\/p>\n<p>Sumber \u00a0Majalah Suara Muhammadiyah, No. 07, 2013.<\/p>\n<p>Hits: 0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/haram-hukumnya-menyamakan-allah-dengan-makhluk-nya\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA\u2014Sepanjang perjalan sejarah pemikiran Islam memang ada beberapa aliran yang menyamakan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=18762\" title=\"Haram Hukumnya Menyamakan Allah dengan Makhluk-Nya\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":18763,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[438],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-18762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-or-id","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18762"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18762\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18762"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=18762"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=18762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}