{"id":18880,"date":"2023-03-05T14:19:16","date_gmt":"2023-03-05T06:19:16","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/03\/05\/tafsir-dorong-produksi-pengasuh-ponpes-yang-alim-dan-tafaqquh-fiddin\/"},"modified":"2023-03-05T14:19:16","modified_gmt":"2023-03-05T06:19:16","slug":"tafsir-dorong-produksi-pengasuh-ponpes-yang-alim-dan-tafaqquh-fiddin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=18880","title":{"rendered":"Tafsir Dorong Produksi Pengasuh Ponpes yang Alim dan Tafaqquh fiddin"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, TEGAL \u2013 Menurut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sama-sama gagal di bidang ini, yaitu usaha mendirikan pesantren oleh Muhammadiyah dan usaha mendirikan universitas oleh NU.<\/p>\n<p>Tafsir menjelaskan, bahwa jika Muhammadiyah mendirikan pesantren seringkali gagal. Sementara NU, yang bercita-cita mendirikan universitas malah seringkali universitas yang diinginkan menjadi pondok pesantren.<\/p>\n<p>\u201cItu menjadi kesadaran bersama antara NU dengan Muhammadiyah. Sehingga NU menghasilkan intelektual, Muhammadiyah menghasilkan ulama. NU berbondong-bondong membangun universitas, Muhammadiyah berbondong-bondong membangun pondok pesantren.\u201d Kata Tafsir.<\/p>\n<p>\u201cTapi nampaknya keduanya masih bareng, NU mendirikan universitas ujung-ujungnya menjadi pondok. Muhammadiyah mendirikan pondok ujung-ujungnya jadi kos-kosan, kenapa jadi kos-kosan ? karena tidak ada pengasuh pesantrennya.\u201d Imbuhnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Tafsir mendorong pada kepemimpinan PWM Jateng periode 2022-2027 untuk memproduksi semakin banyak pengasuh pondok pesantren yang alim dan tafaqquh fiddin, yang memiliki kemampuan ilmu alat yang memadai.<\/p>\n<p>Tafsir meminta kepada pengelola pondok pesantren Muhammadiyah supaya tidak menjadikan semua pesantren sebagai rumah tahfidz. Pondok pesantren Muhammadiyah harus ada yang menjadi rumah ilmu alat nahwu-sharaf.<\/p>\n<p>\u201cAda ungkapan ilmu sharaf adalah induknya semua ilmu, dan nahwu adalah bapaknya ilmu. Pertanyaannya, siapa warga Muhammadiyah yang menekuni ilmu nahwu dan sharaf ? kalau ilmu nahwu dan sharaf tidak ada yang menekuni, bagaimana Kitab Kuning mau dibaca.\u201d Ungkapnya.<\/p>\n<p>Kembali Tafsir menegaskan, bahwa euforia mendirikan pondok pesantren supaya jangan semua dijadikan rumah tahfidz. Hal itu diharapkan supaya bisa menghasilkan kader-kader tafaqquh fiddin. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) di wilayah-wilayah maupun daerah.<\/p>\n<p>Pengembangan PUTM di wilayah tersebut sebagai usaha Muhammadiyah untuk menghasilkan pengasuh pondok pesantren Muhammadiyah yang memiliki visi dan misi, sekaligus memiliki pandangan Kemuhammadiyahan yang mantap.<\/p>\n<p>Sebagaimana diketahui, bahwa tidak sedikit pengasuh pondok pesantren Muhammadiyah merupakan alumni atau lulusan dari luar Muhammadiyah. Kenyataan tersebut menjadikan pondok pesantren Muhammadiyah memiliki banyak varian.<\/p>\n<p>Hits: 0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/tafsir-dorong-produksi-pengasuh-ponpes-yang-alim-dan-tafaqquh-fiddin\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, TEGAL \u2013 Menurut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=18880\" title=\"Tafsir Dorong Produksi Pengasuh Ponpes yang Alim dan Tafaqquh fiddin\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":18881,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[438],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-18880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-or-id","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18880"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18880\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18880"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=18880"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=18880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}