{"id":19077,"date":"2023-03-13T02:09:45","date_gmt":"2023-03-12T18:09:45","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/03\/13\/tarawih-hari-pertama-ramadhan-bersamaan-dengan-hari-nyepi\/"},"modified":"2023-03-13T02:09:45","modified_gmt":"2023-03-12T18:09:45","slug":"tarawih-hari-pertama-ramadhan-bersamaan-dengan-hari-nyepi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=19077","title":{"rendered":"Tarawih Hari Pertama Ramadhan Bersamaan Dengan Hari Nyepi"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p><strong>BANDUNGMU.COM, Bali \u2014<\/strong> Persyarikatan Muhammadiyah menetapkan awal bulan Ramadan 1444 Hijriah jatuh pada Kamis 23 Maret 2023 sehingga tarawih dilaksanakan mulai Rabu malam 22 Maret 2023.<\/p>\n<p>Bagi kaum muslimin di pulau Bali, malam pertama bulan Suci Ramadan itu ternyata bertepatan dengan perayaan Hari Suci Umat Hindu, yaitu Hari Raya Nyepi.<\/p>\n<p>Hari Raya Nyepi umumnya dilaksanakan pemeluk Hindu dengan tidak melakukan berbagai hal, seperti menyalakan api atau lampu, melakukan kegiatan fisik atau bekerja, keluar rumah atau bepergian, dan menikmati hiburan atau rekreasi.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bali Muhammad Saffaruddin menyampaikan saran berkenaan dengan pelaksanaan tarawih pertama bulan Ramadan agar berjalan penuh toleransi kepada masyarakat Hindu.<\/p>\n<p>Saffaruddin menyarankan warga muslim mengatur pelaksanaan ibadah tarawih agar tidak mengganggu pemeluk Hindu yang sedang melaksanakan ritual Nyepi.<\/p>\n<p>\u201cKalau jauh jarak rumah dengan tempat ibadah disarankan lebih baik tarawih perdana di rumah saja. Namun, bilamana dekat dan masjid atau musala itu menyelenggarakan salat berjamaah serta dapat izin aparat setempat, tidak jadi masalah, dengan catatan bisa diselenggarakan tanpa ada hal-hal yang bisa bersinggungan (mengganggu Nyepi),\u201d kata Saffaruddin seperti bandungmu.com kutip dari muhammadiyah.or.id.<\/p>\n<p>Apabila aparat pemerintah setempat mengizinkan kegiatan di luar rumah, maka Saffaruddin menyarankan agar pergi ke masjid\/musala dengan berjalan kaki. Selain itu, masjid dan musala juga disarankan mengatur minimal pencahayaan dan penggunaan pengeras suara agar tidak mengganggu pelaksanaan prosesi Nyepi.<\/p>\n<p>\u201cNanti kan tarawih perdana mau tidak mau malam hari. Kita tetap harus bisa menghormati, kan gelap, mungkin menggunakan pencahayaan yang tidak menyorot ke luar,\u201d pesannya.<\/p>\n<p>Hal yang sama, kata dia pernah terjadi pada saat Hari Raya Nyepi bertepatan dengan Salat Jumat. \u201cPas Jumat (dulu) kita tetap melaksanakan salat Jumat. Namun, seperti imbauan MUI dan Kementerian Agama, kita jalan kaki ke tempat yang bisa ditempuh dan tidak menggunakan suara kencang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dia mengemukakan pentingnya toleransi untuk menjaga hubungan baik antar-umat beragama. \u201cMaka saya imbau jika memang rumahnya berjarak jauh dengan tempat ibadah seyogyanya di rumah saja, pun bilamana berdekatan dan kebetulan diadakan shalat berjamaah dan sudah koordinasi kami persilakan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Terakhir, Saffaruddin berharap agar ada pendataan masjid dan musala yang menyelenggarakan salat berjamaah pada Hari Suci Nyepi agar bisa dipantau dan berjalan dengan penuh kedamaian dan penghargaan kepada agama lain.<\/p>\n<p>\u201cKalau tarawih perdana biasanya (jamaah) membludak. Jam biasanya dari 19.30 WITA sudah bersiap dan selesainya kurang lebih jam 21.00 WITA,\u201d kata Saffaruddin.<\/p>\n<p>\u201cKepada pemerintah daerah juga kami harap bisa tetap solid, memberikan peluang, (pemeluk) Hindu bisa Nyepi dengan tenang dan Muslim bisa diberikan keleluasaan beribadah,\u201d pungkasnya.***<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/tarawih-hari-pertama-ramadhan-bersamaan-dengan-hari-nyepi\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM, Bali \u2014 Persyarikatan Muhammadiyah menetapkan awal bulan Ramadan 1444 Hijriah jatuh <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=19077\" title=\"Tarawih Hari Pertama Ramadhan Bersamaan Dengan Hari Nyepi\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":19078,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-19077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19077"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19077\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19077"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=19077"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=19077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}