{"id":19361,"date":"2023-03-29T15:29:46","date_gmt":"2023-03-29T07:29:46","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/03\/29\/sejarah-masjid-pesantren-cijawura-saksi-bisu-gugurnya-200-pejuang\/"},"modified":"2023-03-29T15:29:46","modified_gmt":"2023-03-29T07:29:46","slug":"sejarah-masjid-pesantren-cijawura-saksi-bisu-gugurnya-200-pejuang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=19361","title":{"rendered":"Sejarah Masjid Pesantren Cijawura, Saksi Bisu Gugurnya 200 Pejuang"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p><strong>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2014<\/strong> Ada banyak masjid ataupun pesantren di Bandung Raya yang punya sejarah panjang dan menjadi saksi sejarah yang hingga kini masih jelas jejak-jejaknya.<\/p>\n<p>Kalau Anda sering melewati kawasan Cijawura, Kota Bandung, misalnya, pasti tidak asing lagi dengan masjid atau pesantren yang satu ini. Ya, inilah Masjid Pesantren Cijawura, Buahbatu, Kota Bandung.<\/p>\n<p>Jika melihat struktur dan arsitekturnya, terlihat jelas jika Masjid Pesantren Cijawura merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Kota Bandung. Hampir satu abad lamanya. Tepatnya sudah 98 tahun masjid ini berdiri.<\/p>\n<p>Mengutip laman bandung.go.id, Pimpinan Pondok Pesantren Cijawura HM Asep Usman Rosadi menceritakan bagaimana perjalanan dan kisah masjid ini sebagai saksi bisu syiar Islam.<\/p>\n<p>Selain itu, masjid ini juga menjadi saksi atas gugurnya 200 pejuang Jawa Barat pada 1946. Melihat kisah demikian, masjid ini menjadi bangunan yang bersejarah bagaimana dakwah, syiar, dan perjuangan para ulama menyebar.<\/p>\n<h4>Berawal dari musala<\/h4>\n<p>Asep merupakan generasi ketiga dari pemilik masjid sekaligus pondok pesantren ini. Ia menjelaskan, awalnya bangunan tersebut hanya berupa musala pada 1925.<\/p>\n<p>\u201cTapi dibuatlah menjadi masjid sebagai upaya untuk membina masyarakat dalam bidang agama di Cijawura. Masjid ini pun didirikan oleh Abah H Abdul Syukur,\u201d jelas Asep.<\/p>\n<p>Abah Abdul kemudian mencari sosok yang mampu mengajarkan agama kepada masyarakat sekitar Cijawura. Ia mendatangi pesantren di Sukamiskin. Di sana ia bertemu dengan sosok bernama Burhan.<\/p>\n<p>\u201cAbah memilih mantu yang juga ia percayai memegang amanah tersebut. Terpilihlah KHRM Burhan untuk menjalankan dakwah di Cijawura,\u201d lanjut Asep.<\/p>\n<p>Tidak berhenti sampai di situ, Abah Abdul juga ingin mendirikan pesantren. Maka dari itu, pada 1930 didirikanlah pesantren bersamaan dengan membangun masjid.<\/p>\n<p>\u201cSifatnya inklusif, siapa pun bisa masuk ke masjid ini. Maka dari itu, nama masjid ini pun sengaja dipilih dengan bahasa setempat yakni Masjid Pesantren Cijawura,\u201d ungkap Asep.<\/p>\n<p>Menurut Asep, dijadikannya nama daerah sebagai nama masjid dan pesantren bertujuan agar orang bisa merasa lebih dekat, mudah diingat, dan mudah dikenal.<\/p>\n<h4>Jadi posko pertahanan<\/h4>\n<p>Kemudian pada 1945 pondok pesantren ini menjadi basis atau posko pertahanan para pejuang dalam rangka mempertahankan Republik Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPada 1946 ketika salat Jumat terjadi penyerangan oleh tentara Belanda dari segala penjuru. Akibat kejadian itu, sekitar 200 syuhada gugur,\u201d ucap Asep.<\/p>\n<p>Awalnya para pahlawan yang gugur ini dimakamkan di halaman masjid. Namun, pada 1993 Pemerintah Kota Bandung memindahkan makamnya ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra.<\/p>\n<p>\u201cPara syuhada ini sebenarnya dimakamkan di halaman masjid. Namun, sebagai bentuk menghargai jasa para syuhada, akhirnya Pemkot Bandung saat itu memindahkan makam ke TMP. Bentuknya memang bukan makam utuh karena saat awal gugur pun para pahlawan ini ditembaki di satu lubang,\u201d tutur Asep.<\/p>\n<p>Lalu, pada 1957 dilakukan perbaikan bangunan yang rusak dan pembangunan menara.<\/p>\n<p>Sementara itu, Takmir Masjid Pesantren Cijawura Ridwan menambahkan bahwa pada 1946 Belanda belum menerima kemerdekaan Indonesia. Ini mendorong para tokoh pimpinan Pesantren Cijawura mengungsi ke Ciparay. \u201cKarena di sini kosong, jadinya tempat ini dijadikan posko perjuangan,\u201d ungkap Ridwan.<\/p>\n<h4>Terus berkembang<\/h4>\n<p>Ia menambahkan, awalnya masjid ini hanya berukuran 20 x 10 meter. Namun, kini telah diperlebar. Meski begitu, bangunan lamanya tetap dipertahankan. \u201cSekarang ini ukurannya 40 x 30 meter dan dibangun sampai tiga tingkat atau tiga lantai,\u201d ujar Ridwan.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, setelah dibangun pesantren, sekolah pun mulai didirikan. \u201cSekarang pesantren itu harus ada sekolah. Kalau tidak ada sekolahnya, santri yang masuk sedikit,\u201d tutur lelaki yang sudah menjadi marbot Masjid Pesantren Cijawura selama 15 tahun ini.<\/p>\n<p>Ia juga menjelaskan mengenai beberapa arsitektur masjid tersebut. Berbeda dengan masjid pada umumnya, Masjid Pesantren Cijawura memang masih terlihat sangat konservatif. Ada kubangan air di sisi depan dan belakang pintu masjid.<\/p>\n<p>\u201cDari luar kita tidak tahu apakah bawa najis atau tidak. Najis dibersihkannya lewat kubangan air yang ada di di depan masjid,\u201d terang Ridwan.***<\/p>\n<p>___<\/p>\n<p>Sumber: bandung.go.id<\/p>\n<p>Editor: FA<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/sejarah-masjid-pesantren-cijawura-saksi-bisu-gugurnya-200-pejuang\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2014 Ada banyak masjid ataupun pesantren di Bandung Raya yang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=19361\" title=\"Sejarah Masjid Pesantren Cijawura, Saksi Bisu Gugurnya 200 Pejuang\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":19362,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-19361","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19361","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19361"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19361\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19362"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19361"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=19361"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=19361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}