{"id":19371,"date":"2023-03-29T19:32:35","date_gmt":"2023-03-29T11:32:35","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/03\/29\/pp-muhammadiyah-sayangkan-unjuk-rasa-di-ummad-ajak-semua-pihak-kedepankan-tabayun-dan-dialog-muriamu-id\/"},"modified":"2023-03-29T19:32:35","modified_gmt":"2023-03-29T11:32:35","slug":"pp-muhammadiyah-sayangkan-unjuk-rasa-di-ummad-ajak-semua-pihak-kedepankan-tabayun-dan-dialog-muriamu-id","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=19371","title":{"rendered":"PP Muhammadiyah Sayangkan Unjuk Rasa di UMMAD, Ajak Semua Pihak Kedepankan Tabayun dan Dialog \u2013 Muriamu.ID"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p><a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/muriamu.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/muriamu.id\/\" target=\"_blank\">Muriamu.id<\/a>, Yogyakarta\u2013Majlis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Munammadiyah) memberikan tanggapan secara resmi terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun (BEM UMMAD).<\/p>\n<p>Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyayangkan adanya aksi unjuk rasa tersebut. Karena persoalan yang menjadi tuntutan para mahasiswa dalam unjuk rasa itu bisa didialogkan bersama pimpinan universitas secara baik-baik karena pimpinan selalu terbuka terhadap aspirasi dari siapa pun.<\/p>\n<p>Majlis Diktilitbang PP Muhammadiyah sudah mempelajari semua tuntutan dan isu yang berkembang dalam aksi unjuk rasa mahasiswa UMMAD tersebut. Pimpinan Muhammadiyah juga sudah meminta laporan dari sejumlah pihak terkait aksi tersebut.<\/p>\n<p>Dari kesimpulan sementara, didapati bahwa tuntutan yang disampaikan pengunjuk rasa itu lebih banyak tidak adanya kesesuaian dengan kondisi dan perkembangan yang sebenarnya. Karena itulah PP Muhammadiyah mengajak semua pihak mengedepankan tabayun (dialog).<br \/>Demikian disampaikan Majlis Diktilitbang PP Muhammadiyah dalam Konferensi Pers di Kantor Majlis Diktilitbang Yogyakarta, Jumat (24\/3\/2023) malam. Hadir dalam kesempatan itu Ketua PP Muhammadiyah KH. Dahlan Rais, Wakil Ketua Majlis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LBH PP Muhammadiyah) Taufiq Nugroho, SH, MH serta Wakil Ketua PDM Madiun Warsito, S.Sos<\/p>\n<p>Dahlan Rais menjelaskan sebelumnya Majlis Diktilitbang PP Muhammadiyah memang telah menunjuk Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai universitas pembina di Universitas Munammadiyah Madiun (UMMAD) Madiun. Termasuk menunjuk Rektor UMS, Prof Dr Sofyan Anif untuk memimpin sementara di UMMAD.<\/p>\n<p>\u201cSK (Surat Keputusan) penugasan kepada UMS untuk membina UMMAD. Termasuk juga penugasan kepada Pak Rektor UMS sekaligus. Yang dilakukan yakni memimpin, memperbaiki dan memajukan UMMAD. Saya lihat yang sudah dilakukan memperbaiki sarana prasarana, system organisasi dan pembelajaran,\u201d ungkap Dahlan Rais.<\/p>\n<p>Ditambahka Dahlan Rais, dalam penugasan itu Rektor UMS tidak sendirian tetapi juga mengerahkan SDM (Sumber Daya Manusia) ke UMMAD untuk mempercepat perbaikan.<\/p>\n<p>\u201cTermasuk membawa pendaan ke UMMAD dengan pendanaan yang cukup besar. Jadi tidak betul kalau dikatakan cari makan. Karena ini tugas besar dari PP Muhammadiyah. Sekali lagi ini tugas pembenahan, memastikan jalannya organisasi itu denga baik. Pembangunan fisik sudah banyak berubah. Bukan untuk bermaksud apa-apa, semata-mata melaksanakan tugas PP memajukan UMMAD. Ini ibarat legan golek momongan. Meski momongannya itu dari penugasan PP,\u201d tambah Dahlan Rais.<\/p>\n<p>PP Muhammadiyah memberikan tugas ke UMS tidak sekali ini saja, tetapi sudah dua kali untuk melakukan pembinaan kepada Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan \u2018Aisyiyah yang butuh pembinaan.<\/p>\n<p>\u201cYang pertama itu mendirikan UMKT (Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur) dan Alhamdulillah berkembang sangat bagus sekarang,\u201d ujar Dahlan.<\/p>\n<p>Menurut Dahlan Rais, dalam catatan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan \u2018Aisyiyah (PTMA) terbagi dalam tiga kategori. Yaitu perguruan tinggi yang pesat dalam berkembang, lalu perguruan tinggi yang lambat dalam berkembang dan ketiga perguruan tinggi yang cenderung stagnan atau redup. \u201cAda 174 PTMA, kategorinya beda-beda. Lha UMMAD ini masuk dalam kategori stagnan atau redup. Maka butuh pembinaan agar cepat dilakukan pembinaan sehingga bisa cepat berkembang dengan baik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Khudzaifah Dimyati menambahkan Majlis Diktilitbang PP Muhammadiyah menilai telah banyak yang dilakukan kepemimpinan baru Rektor UMMAD, yaitu pada aspek Sumberdaya Manusia (SDM), Sarana dan Prasarana, Sistem Administrasi Organisasi dan pembenahan pembenahan lain.<\/p>\n<p>Bahkan sejumlah pihak juga mengakui pergantian kepemimpinan yang dilakukan oleh Majlis Diktilitbang PP Muhammadiyah memberikan dampak yang positif untuk kemajuan Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD).<\/p>\n<p>Wakil Ketua Pimpinan Daerah Munammadiyah (PDM) Kota Madiun Warsito, S.Sos menuturkan, setelah kepemimpinan sekarang, UMMAD dipandang mengalami progres yang baik dipandang dari segi sarana dan prasarana kampus.<\/p>\n<p>\u201cIntinya dari fisik dan sarpras menunjukkan perubahan yang luar biasa dan itu diakui masyarakat madiun dan mahasiswa, \u201d ujar Warsito<br \/>Ia juga menuturkan sistem keuangan pada periode kepemimpinan Prof Sofyan Anif dirasa cukup baik, dikarenakan sebelumnya belum pernah ada sistem berkaitan tentang keuangan.<\/p>\n<p>Wakil Ketua PDM Madiun itu juga optimis bahwa UMMAD ini akan mengalami kemajuan untuk ke depannya. \u201cUMMAD akan maju dan berkembang dengan kepemimpinan sekarang karena lebih tertata,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu Wariyatun, S.Sos., MAAPD, dosen Progran Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial UMMAD menuturkan adanya perubahan yang relatif cepat ke arah perbaikan dan kemajuan di bawah kepemimpinan yang baru.<\/p>\n<p>\u201cSejak 2020 sampai detik ini saya merasakan betul UMMAD mengalami perubahan yang cepat dengan manajemen baru, \u201d ujar Wariyatun.<br \/>Dia menambahkan perubahan yang signifikan terlihat dari segi infrastruktur maupun suprastruktur. Ia mencatat beberapa poin perubahan yang terjadi setelah manajemen baru.<\/p>\n<p>Dari segi infrastruktur UMMAD sekarang telah tertata baik dari gedung, ruang dosen, maupun sarana dan prasarana belajar di kelas. <\/p>\n<p>\u201cPerubahan dari aspek infrastruktur sangat kelihatan, \u201d ujar Wariyatun.<\/p>\n<p>Dari segi suprastruktur ia mencatat terjadi perubahan pada sistem. Sistem keuangan yang dahulunya manual kini telah dibuat sistem administrasi, sehingga terdapat transparansi dalam aspek keuangan.<\/p>\n<p>\u201cDari aspek SDM juga mengalami perubahan, yang kini terdapat tes dan rekrutmen yang jelas dan sistematis, serta penempatan dosen disesuaikan dengan bidang ilmunya dan jumlah dosen disesuaikan dengan rasio mahasiswa. Saya melihat teman dosen sekarang semangat,\u201d kataya.<\/p>\n<p>Selain itu dari segi akademik terdapat sistem Siakad yang akan membantu mahasiswa dalam melangsungkan aktivitas akademik. Dari segi penelitian dan pengabdian masyarakat kini sudah terdapat kejelasan sistem dengan dibentuknya Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan dibentuknya sistem BIMA, yang memungkinkan dosen dapat dengan mudah mengunggah proposal penelitian. <\/p>\n<p>\u201cKemarin antusiasme dosen tinggi, sehingga ada 30-40 proposal masuk, \u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Wariyatun juga menyoroti adanya transparansi, partisipatif, akuntabel dan diatributif di UMMAD saat ini.<\/p>\n<p>Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LBH PP Muhammadiyah), Taufiq Nugroho menambahkan, pihaknya menghargai segala aspirasi mahasiswa. Namun ia mengingatkan, aspirasi yang disampaikan harus dengan baik dan informasinya harus akurat. \u201cSehingga tidak menjurus fitnah. Kalau informasi itu mengandung fitnah, tentu akan bisa masuk tanah delik pidana, \u201d ujar Taufiq.<\/p>\n<p>Taufiq menuturkan pihaknya akan mendalami video yang tersebar di media, dan merekomendasikan kepada pihak UMMAD untuk membentuk tim etik guna menangani permasalahan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cNamun ketika nanti kita panggil dan nyatanya tidak benar dan tetep terus menyebarkan informasi tidak benar, kami akan lakukan tindakan hukum, \u201d ujar Taufiq<\/p>\n<p>Disisi lain Diktilitbang PP Muhammadiyah akan tetap mempertahankan manajemen baru di UMMAD sesuai surat keputusan yang telah ditetapkan sebelumnya.<\/p>\n<p>Sebagaimana diketahui, sebelumnya sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM UMMAD melakukan demonstrasi di halaman Kampus dengan sejumlah tuntutan. <\/p>\n<p>Ikuti terus berita terupdate dari muriamu.id dan jangan lupa follow sosmed kami<\/p>\n<p>Instagram :<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/invites\/contact\/?i=r3acvg5a8pai&amp;utm_content=pm4hwmw\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.instagram.com\/invites\/contact\/?i=r3acvg5a8pai&amp;utm_content=pm4hwmw\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> instagram.com\/muriamuid<\/a><\/p>\n<p>Facebook :<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/muriamu.id\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.facebook.com\/muriamu.id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> facebook.com\/muriamuid<\/a><\/p>\n<p>Twitter: <a href=\"https:\/\/twitter.com\/muriamuid\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/twitter.com\/muriamuid\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Twitter.com\/muriamuid<\/a><\/p>\n<p>Tiktok : <a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@muriamu.id?_t=8ZWxN1gIF2P&amp;_r=1\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@muriamu.id?_t=8ZWxN1gIF2P&amp;_r=1\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tiktok.com\/@muriamu.id<\/a><\/p>\n<p>Editor : d<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-block sd-like jetpack-likes-widget-wrapper jetpack-likes-widget-unloaded\" id=\"like-post-wrapper-206209615-6496-642421d179cda\" data-src=\"https:\/\/widgets.wp.com\/likes\/#blog_id=206209615&amp;post_id=6496&amp;origin=muriamu.id&amp;obj_id=206209615-6496-642421d179cda\" data-name=\"like-post-frame-206209615-6496-642421d179cda\" data-title=\"Like or Reblog\">\n<h3 class=\"sd-title\">Like this:<\/h3>\n<p><span class=\"button\"><span>Like<\/span><\/span> <span class=\"loading\">Loading&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span class=\"sd-text-color\"\/><a class=\"sd-link-color\"\/><\/div>\n<p><h3 class=\"jp-relatedposts-headline\"><em>Related<\/em><\/h3>\n<\/p><\/div>\n<p><script async src=\"\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/muriamu.id\/pp-muhammadiyah-sayangkan-unjuk-rasa-di-ummad-ajak-semua-pihak-kedepankan-tabayun-dan-dialog\/\">sumber berita ini dari muriamu.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Muriamu.id, Yogyakarta\u2013Majlis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=19371\" title=\"PP Muhammadiyah Sayangkan Unjuk Rasa di UMMAD, Ajak Semua Pihak Kedepankan Tabayun dan Dialog \u2013 Muriamu.ID\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":19372,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2326],"class_list":["post-19371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2326,"user_id":14,"is_guest":0,"slug":"muriamu-id","display_name":"Muriamu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7789f7b07c0356e2cde71ecca1661870c974805df52387c5586520e934ba500?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muriamu","last_name":"","user_url":"http:\/\/muriamu.id","job_title":"","description":"Portal berita berkemajuan dari Kudus"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19371"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19371\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19371"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=19371"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=19371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}