{"id":19473,"date":"2023-04-02T10:55:44","date_gmt":"2023-04-02T02:55:44","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/04\/02\/kepopuleran-hadis-misoginis-menyebabkan-perempuan-dianggap-lebih-rendah-ketimbang-laki-laki\/"},"modified":"2023-04-02T10:55:44","modified_gmt":"2023-04-02T02:55:44","slug":"kepopuleran-hadis-misoginis-menyebabkan-perempuan-dianggap-lebih-rendah-ketimbang-laki-laki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=19473","title":{"rendered":"Kepopuleran Hadis Misoginis Menyebabkan Perempuan Dianggap Lebih Rendah Ketimbang Laki-laki"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA \u2013 Karena sempit dan rendahnya literasi keagamaan tentang peran-peran penting yang dilakukan oleh kelompok perempuan, menjadikan masyarakat Islam masih memposisikan perempuan lebih rendah dari laki-laki.<\/p>\n<p>Kenyataan tersebut disebutkan oleh Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) \u2018Aisyiyah, Atiyatul Ulya pada, Sabtu malam (\u00be) di acara Pengajian Ramadan 1444 H PP Muhammadiyah, di Uhamka, Jakarta.<\/p>\n<p>Sikap menomorduakan perempuan dalam struktur masyarakat muslim Indonesia disebabkan karena, masyarakat muslim lebih populer mengetahui hadis-hadis misoginis ketimbang hadis-hadis yang menyebutkan tentang peran penting perempuan dalam Dunia Islam.<\/p>\n<p>\u201cDari hadis-hadis yang mereka himpun (dari kelompok-kelompok pengajian di Jabodetabek) yang banyak disampaikan terutama oleh para tokoh masyarakat dan tokoh agama adalah hadis-hadis yang mayoritas mendiskreditkan perempuan.\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Dari temuan tersebut, tokoh agama dan masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab didiskreditkannya kelompok perempuan karena sering mengutip hadis yang mengatakan perempuan adalah penghuni neraka, perempuan akalnya lemah, perempuan sumber fitnah dan seterusnya.<\/p>\n<p>Data tersebut didapatkan oleh Atiyatul Ulya dari penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa bimbingannya. Namun demikian, masih ada tokoh agama dan masyarakat yang menyampaikan hadis tentang peran perempuan, tapi amat sedikit yang demikian.<\/p>\n<p>\u201cIni menjadi sangat ironis ketika kemudian kita melihat kembali pada sejarah \u2018Aisyiyah yang sudah pada 1917, yang justru di situ baik secara ide maupun secara praktek betul-betul menunjukkan betapa Islam sangat meninggikan dan menghargai perempuan sama juga dengan kaum laki-laki,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Pemuliaan yang dilakukan oleh KH. Ahmad Dahlan dan Siti Walidah juga bersumber pada Al Qur\u2019an dan Hadis Nabi Muhammad. Kerangka berpikir dan sudut pandangan yang dimiliki Kiai dan Nyai tersebut menyetarakan posisi laki-laki dan perempuan dalam peran.<\/p>\n<p>Pada kesempatan ini, Atiyatul Ulya mengatakan pada tataran ide dan gagasan semua sepakat antara laki-laki dan perempuan itu setara. Akan tetapi pada tataran implementasi, seringkali terjadi jarak \u2013 antara teori dan praktek tidak sesuai.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, pada Muktamar ke-48 \u2018Aisyiyah di Surakarta dirumuskan Risalah Perempuan Islam Berkemajuan. Perumusan risalah ini memiliki tiga alasan; spirit \u2018Aisyiyah yang didasari nilai-nilai Agama Islam, kiprah dakwah \u2018Aisyiyah selama satu abad lebih di berbagai bidang, dan dokumen dan pandangan ideologi persyarikatan.<\/p>\n<p>Hits: 0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/kepopuleran-hadis-misoginis-menyebabkan-perempuan-dianggap-lebih-rendah-ketimbang-laki-laki\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA \u2013 Karena sempit dan rendahnya literasi keagamaan tentang peran-peran penting <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=19473\" title=\"Kepopuleran Hadis Misoginis Menyebabkan Perempuan Dianggap Lebih Rendah Ketimbang Laki-laki\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":19474,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[438],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-19473","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-or-id","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19473","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19473"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19473\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19473"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=19473"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=19473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}