{"id":19796,"date":"2023-04-16T12:29:16","date_gmt":"2023-04-16T04:29:16","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/04\/16\/zakat-fitri-wajib-dibayarkan-sebanyak-satu-sha-berikut-penjelasan-syamsul-anwar\/"},"modified":"2023-04-16T12:29:16","modified_gmt":"2023-04-16T04:29:16","slug":"zakat-fitri-wajib-dibayarkan-sebanyak-satu-sha-berikut-penjelasan-syamsul-anwar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=19796","title":{"rendered":"Zakat Fitri Wajib Dibayarkan Sebanyak Satu Sha\u2019, Berikut Penjelasan Syamsul Anwar !"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA\u2014Dalam hadis Ibn Umar, umat Islam diwajibkan membayar zakat fitri sebanyak satu <em>sha\u2019<\/em>. Istilah <em>sha\u2019<\/em> telah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dengan ejaan \u201csak\u201d. Dalam kamus tersebut, kata \u201csak\u201d berarti saku, karung, kantong. Misalnya saku baju atau karung semen. Artinya konsep umum dalam kata \u201csak\u201d itu adalah sebuah wadah. Meskipun sedikit mengalami perubahan makna, namun masih sama dalam konsep umumnya, yaitu menggambarkan suatu wadah tempat menampung sesuatu, biasanya air minum.<\/p>\n<p>Hadis tentang wajibnya membayar zakat sebesar satu <em>sha\u2019<\/em> sebagaimana berikut: <em>Dari \u2018Abdullh Ibn \u2018Umar [diriwayatkan] bahwa Raulullah saw mewajibkan membayar zakat fitrah guna mengakhiri Ramadan atas setiap jiwa orang Muslim, baik orang merdeka maupun hamba, orang laki-laki maupun perempuan, atau anak kecil maupun orang dewasa, sebanyak satu sha\u2019 tamar atau satu sha\u2019 syair (jewawut) <\/em>[HR Muslim].<\/p>\n<p>Menurut Syamsul Anwar, dalam menentukan besaran takaran satu <em>sha\u2019<\/em> Rasulullah saw berdasarkan hadis di atas, satuan timbangan yang dapat menjadi perantara bagi para fukaha dan juga bagi kita sekarang adalah satuan timbangan yang dinamakan ritil (rithl\/pon). Penggunaan ritil ini penting untuk mengetahui besaran <em>sha\u2019<\/em> yang dimaksud Rasulullah Saw. [Catatan: <em>sha\u2019<\/em> adalah satuan takaran (sukatan). Sedangkan ritil adalah satuan ukuran berat (timbangan)].<\/p>\n<p>Ritil yang digunakan oleh para fukaha untuk mengkonversi <em>sha\u2019<\/em> adalah ritil Baghdad (ritil Irak), karena ritil ini yang luas pemakaiannya di kalangan umat Islam. Dalam <em>Kitab al-Kharaj<\/em>, Abu Yusuf menyatakan bahwa ukuran satu <em>sha\u2019<\/em> itu sebanding dengan 5\u2153 ritil Baghdad. Perlu dicatat bahwa yang ditimbang tersebut adalah gandum. Jadi berat satu <em>sha\u2019<\/em> sama dengan 5\u2153 ritil itu adalah berat gandum.<\/p>\n<p>Syamsul menjelaskan bahwa terkadang para fukaha mengaitkan pula ritil Baghdad dengan timbangan lain, yaitu miskal dan dirham. Perlu dicatat bahwa masing-masing miskal dan dirham ada dua macam, yaitu miskal dan dirham sebagai bandul timbangan barang (yang kecil-kecil); dan dirham serta miskal mata uang yang disebut dinar. Bandul miskal beratnya 4,53 gram dan bandul dirham beratnya 3,17 gram. Nisbah antara keduanya adalah 10 berbanding tujuh. Sementara itu, dikutip dari Imam Nawawi, berat satu ritil sama dengan 90 miskal.<\/p>\n<p>Apabila berat 1 miskal sama dengan 4,53 dan berat 1 ritil sama dengan 90 misal, maka berat satu ritil sama dengan 90 miskal dikali 4,53 gram = 407,7 gram (terkadang para penulis membulatkannya menjadi 408 gram). Jadi, 1 ritil beratnya 407,7 gram, dan berat 1 <em>sha\u2019<\/em> (5\u2153 ritil) sama dengan 407,7 x 5,33 = 2.174,26 gram (2,17426 kg (dibulatkan 2,174 kg). Ini adalah berat gandum, bukan beras. Berat jenis gandum bervariasi antara 0,70 sampai 0,80. Menurut Ali Mubarak, kutip Syamsul, berat jenis gandum Hijaz rata-rata 0,79. Artinya, setiap 1 liter gandum Hijaz sama dengan 0,79 kg.<\/p>\n<p><strong>Satu <em>Sha\u2019<\/em> Beras, Berapa Kilogram?<\/strong><\/p>\n<p>Menurut Syamsul, untuk menentukan satu <em>sha\u2019<\/em> beras harus mengetahui terlebih dahulu konsep berat jenis. Berat jenis adalah rasio berat suatu benda terhadap besaran volume yang disebutkan dalam satuan angka. Antara benda yang satu dengan benda yang lain terdapat perbedaan berat jenis yang beragam sekali. Hal itu disebabkan oleh kepadatan massa masing-masing benda. Benda yang lebih padat massanya akan lebih besar berat jenisnya seperti logam. Benda yang lebih renggang massanya seperti kapas berat jenisnya lebih ringan.<\/p>\n<p>Benda yang sama besar volume dan beratnya maka berat jenisnya adalah 1, dan itu adalah air dingin pada suhu 4\u00ba. Jadi satu liter air dingin beratnya adalah satu kg. Terdahulu telah dijelaskan bahwa berat jenis rata-rata gandum Hijaz adalah 0,79. Dengan data ini dapat dihitung berat 1 <em>sha\u2019<\/em> air dingin dengan mengalikan berat 1 <em>sha\u2019<\/em> gandum dengan perbandingan berat air dan gandum, yaitu 2,17426 kg x 100 : 79 = 2,7522278481 kg (dibulatkan 2,752 kg). Dengan demikian dapat diketahui bahwa 1 <em>sha\u2019<\/em> air sama dengan 2,752 liter.<\/p>\n<p>Syamsul pernah mengunjungi beberapa penjual beras. Beras berat jenisnya sangat beragam. Dalam literatur dikatakan ada yang berat jenisnya 0,720; 0,730; 0,753. Dari beragam jenis beras yang ia timbang, yang paling ringan adalah yang berat jenisnya 0,766 dan yang paling berat adalah 0,823. Di tengah-tengahnya terdapat variasi antara lain: 0,794; 0,817; 0,819; 0,821. Data ini dapat mengetahui satu <em>sha\u2019<\/em> beras dalam satuan kilogram.<\/p>\n<p>Jika satu <em>sha\u2019<\/em> Rasulullah adalah 2,752 liter, maka tergantung kepada berat jenis berasnya. Jika beratnya 0,823, maka cara menghitungnya adalah dengan mengalikan berat 1 <em>sha\u2019<\/em> air dingin (2,752 kg) dengan berat jenis beras, yaitu 2,752 kg x 0,823 = 2,264896 kg (dibulatkan 2,26 kg). Apabila dipakai beras yang lebih ringan, hasilnya akan lebih ringan pula. Misalnya, dari daftar di atas, beras dengan berat jenis 0,794 (C4 dengan merek tertentu, harga Rp. 10.000,- per kg). 1 <em>sha\u2019<\/em> (2,752 kg) x 0,794 = 2,185088 kg (dibulatkan 2,19 kg).<\/p>\n<p>Dari apa yang dikemukakan di atas, Syamsul tiba pada kesimpulan bahwa bahwa penetapan zakat fitri sebesar 2,5 kg sudah sangat jauh mengantisipasi kekurangan timbangan atau perbedaan bermacam-macam jenis beras. Kadar zakat fitri tidak perlu ditingkatkan sampai 3 kg atau lebih, karena banyak masyarakat Indonesia yang kemampuan ekonominya minim, meskipun hal itu tidak terasa oleh kelas menengah ke atas. Tetapi apabila ada yang mau membayar zakat fitrah secara suka rela lebih dari itu, maka itu dapat dipandang sebagai tatawuk. (ilham)<\/p>\n<p>Hits: 0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/zakat-fitri-wajib-dibayarkan-sebanyak-satu-sha-berikut-penjelasan-syamsul-anwar\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA\u2014Dalam hadis Ibn Umar, umat Islam diwajibkan membayar zakat fitri sebanyak <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=19796\" title=\"Zakat Fitri Wajib Dibayarkan Sebanyak Satu Sha\u2019, Berikut Penjelasan Syamsul Anwar !\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":19797,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[438],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-19796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-or-id","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19796"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19796\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19796"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=19796"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=19796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}