{"id":20090,"date":"2023-05-05T20:34:52","date_gmt":"2023-05-05T12:34:52","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/05\/05\/suara-muhammadiyah-sudah-memperkenalkan-halal-bihalal-sejak-1924\/"},"modified":"2023-05-05T20:34:52","modified_gmt":"2023-05-05T12:34:52","slug":"suara-muhammadiyah-sudah-memperkenalkan-halal-bihalal-sejak-1924","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=20090","title":{"rendered":"&#8220;Suara Muhammadiyah&#8221; Sudah Memperkenalkan Halal Bihalal Sejak 1924"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p><strong>OLEH: Deni Al Asyari, <\/strong>Direktur Suara Muhammadiyah<\/p>\n<p><strong>BANDUNGMU.COM \u2014<\/strong> Setiap memasuki momen lebaran idul fitri, masyarakat Indonesia dipertemukan dengan sebuah tradisi yang sudah puluhan tahun mengakar di tengah-tengah masyarakat, yang dikenal dengan istilah Halal Bi Halal.<\/p>\n<p>Tradisi halal bi halal ini, mungkin sebuah tradisi yang hanya ada di Indonesia. Di beberapa negara muslim lainnya, nyaris tidak ditemukan istilah Halal Bi Halal.<\/p>\n<p>Hanya saja, istilah ini sudah sangat familiar di berbagai masyarakat dunia. Lantas apa makna halal bi halal ini? Dan kapan sejarah pertama munculnya tradisi dan istilah halal bi halal ini?<\/p>\n<p>Jika ditelusuri istilah halal bi halal di Indonesia, ditemukan banyak ragam sumbernya. Namun yang paling populer, masyarakat Indonesia menyebutkan istilah ini diawali oleh KH Wahab Chasbullah, seorang ulama Nahdlatul Ulama (NU), kepada Presiden Soekarno, tahun 1948 atau setelah kemerdekaan Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Tujuannya untuk mempertemukan para tokoh politik pada saat itu dalam rangka mengurai ketegangan dan dinamika politik yang terjadi pasca kemerdekaan.<\/p>\n<p>Namun, jauh sebelum istilah halal bi halal ini diperkenalkan oleh KH Wahab Chasbullah, Majalah \u201cSuara Muhammadiyah\u201d edisi No 5 tahun 1924, sudah mempergunakan istilah Halal Bi Halal dengan dua jenis tulisan (pengucapan), yaitu \u201cAlal Bahalal dan Chalal Bil Chalal.<\/p>\n<p>Istilah chalal bil chalal ini terdapat dalam tulisan Warga Muhammadiyah Asal Gombong bernama Rachmad yang menulis tentang \u201cIdul Fitri\u201d.<\/p>\n<p>Di mana Rachmad menjelaskan tentang pentingnya chalal bil chalal sebagai sarana silaturahmi untuk meleburkan dan menyatukan perbedaan-perbedaan yang selama ini terjadi antar keluarga ataupun masyarakat.<\/p>\n<p>Kemudian, pada tahun 1926 M atau 1344 H, Majalah \u201cSuara Muhammadiyah\u201d kembali menampilkan istilah Halal Bi Halal dengan penulisan \u201cAlal Bahalal\u201d.<\/p>\n<p>Bedanya dengan terbitan tahun 1924, kalimat halal bi halal ini (alal bahalal), lebih pada ajakan mengisi ruang advertorial majalah \u201cSuara Muhammadiyah\u201d untuk ber halal bi halal.<\/p>\n<p>Dimana redaksi Majalah \u201cSuara Muhammadiyah\u201d mengajak bagi warga Muhammadiya yang tidak sempat bertemu dan bersilaturahmi karena jarak yang berjauhan atau ada berbagai kendala, tetap bisa melaksanakan halal bi halal, dengan cara menyampaikan iklan melalui majalah \u201cSuara Muhammadiyah\u201d.<\/p>\n<p>Di sini tampak, bahwa halal bi halal, selain bermakna peleburan, penyatuan dan saling bermaaf-maafan, dan juga yang menarik, bahwa konsep halal bi halal tidak mesti dilakukan dengan tatap muka.<\/p>\n<p>Sehingga majalah \u201cSuara Muhammadiyah\u201d edisi 1926, membuka ruang untuk warga Muhammadiyah ber-halal bi halal tanpa bertatap muka.<\/p>\n<p>Tentunya, jika saat sekarang di tengah masa pandemi ini, kita tidak bisa melakukan aktivitas halal bi halal sebagaimana kondisi normal dengan bertatap muka dan saling berkunjung antar saudara, bisa dilakukan dengan cara virtual, sebagaimana tradisi sejarah yang pernah dimuat dalam majalah \u201cSuara Muhammadiyah\u201d.<\/p>\n<p>Semoga apa pun kondisi berlebaran kita hari ini, semangat untuk saling memaafkan dan saling menyatukan, tetap dapat berjalan. Amin.***<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\">\n<!-- Otomatis --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/suara-muhammadiyah-sudah-memperkenalkan-halal-bihalal-sejak-1924\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OLEH: Deni Al Asyari, Direktur Suara Muhammadiyah BANDUNGMU.COM \u2014 Setiap memasuki momen <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=20090\" title=\"&#8220;Suara Muhammadiyah&#8221; Sudah Memperkenalkan Halal Bihalal Sejak 1924\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":20091,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-20090","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20090","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20090"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20090\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20091"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20090"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20090"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20090"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=20090"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=20090"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}