{"id":20597,"date":"2023-05-29T12:26:02","date_gmt":"2023-05-29T04:26:02","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/05\/29\/abdul-muti-pemimpin-harus-berani-tidak-populer\/"},"modified":"2023-05-29T12:26:02","modified_gmt":"2023-05-29T04:26:02","slug":"abdul-muti-pemimpin-harus-berani-tidak-populer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=20597","title":{"rendered":"Abdul Mu\u2019ti : Pemimpin Harus Berani Tidak Populer"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA \u2013 Popularitas saat ini menjadi buruan bagi banyak pemimpin atau calon pemimpin, akan tetapi menurut Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu\u2019ti, menjadi seorang pemimpin juga harus siap dengan ketidak populeran.<\/p>\n<p>Guru Besar Bidang Pendidikan Islam ini menjelaskan, setiap kebijakan yang dikeluarkan atau dibuat oleh seorang pemimpin mesti memiliki resistensi. Bahkan kebijakan yang dibuat oleh Nabi Muhammad SAW pun masih dipertanyakan \u2013 lihat sejarah pengangkatan Panglima Perang Usamah bin Zaid yang masih muda, padahal saat itu ada Khalid bin Walid.<\/p>\n<p>\u201cTapi begitu keputusan sudah diambil, azam kita sudah bulat, maka apapun resikonya, apapun yang terjadi itu harus kita laksanakan dan inilah yang menurut saya menjadi bagian penting dari seorang pemimpin, yaitu menjadi pemandu.\u201d Ungkap Mu\u2019ti pada, (27\/5) dalam Pengukuhan PDM dan PDA Kabupaten Tegal.<\/p>\n<p>\u201cPimpinan itu harus berani mengambil langkah yang tidak populer. Dia mungkin tidak disukai orang dengan kebijakannya itu, tetapi ketika dia yakin itu adalah keputusan yang terbaik. Ketika dia yakin bahwa itu adalah hasil musyawarah maka Qur\u2019an mengingatkan <em>faidza azamta fatawakkal alallah.\u201d<\/em> imbuhnya.<\/p>\n<p>\u201cKarena tidak semua kebijakan itu menyenangkan semua pihak, kalau kita mengambil sebuah kebijakan baru, itu mesti ada orang yang resisten ketika dia merasa tidak diuntungkan oleh kebijakan baru tersebut.\u201d Imbuhnya.<\/p>\n<p>Mu\u2019ti juga menjelaskan, bahwa kepemimpinan sebagai pihak otoritatif berbeda dengan otoriter. Selain itu di dunia disruptif, pemimpin harus memiliki <em>leadership agility, <\/em>yaitu pemimpin yang memiliki kemampuan beradaptasi, yang menyesuaikan perubahan-perubahan, serta memiliki kecerdasan untuk menangkap arah perubahan itu.<\/p>\n<p>\u201cPerubahan-perubahan itu mesti terjadi dan perubahan-perubahan itu tidak bisa kita selesaikan dengan formula yang sama, karena setiap peristiwa tentu memiliki konteks dan memiliki latar yang berbeda-beda.\u201d Kata Mu\u2019ti.<\/p>\n<p>Dengan demikian, maka agility juga harus disertai dengan kreativitas. Mu\u2019ti menyebut, bahwa kreativitas tidak selalu mahal, kreativitas bisa dilakukan dengan cara sederhana tetapi mining full. Kreativitas itu bisa dilakukan dengan cara-cara yang sederhana tetapi bisa membuat hal yang besar dan luas biasa.<\/p>\n<p>Berangkat dari pemahaman seperti itu, maka seharusnya pimpinan di Persyarikatan Muhammadiyah tidak boleh mudah puas dengan segala capaian yang berhasil diraih sekarang. Mengingat perubahan yang begitu cepat dan dinamis, maka dibutuhkan kreativitas untuk menyikapi segala bentuk perubahan yang terjadi.<\/p>\n<p>Hits: 0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/abdul-muti-pemimpin-harus-berani-tidak-populer\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA \u2013 Popularitas saat ini menjadi buruan bagi banyak pemimpin atau <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=20597\" title=\"Abdul Mu\u2019ti : Pemimpin Harus Berani Tidak Populer\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":20598,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[438],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-20597","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-or-id","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20597","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20597"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20597\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20597"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20597"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20597"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=20597"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=20597"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}