{"id":21414,"date":"2023-06-26T21:11:57","date_gmt":"2023-06-26T13:11:57","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/06\/26\/teks-pidato-haji-wada-nabi-saw-pesan-utama-arafah\/"},"modified":"2023-06-26T21:11:57","modified_gmt":"2023-06-26T13:11:57","slug":"teks-pidato-haji-wada-nabi-saw-pesan-utama-arafah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=21414","title":{"rendered":"Teks Pidato Haji Wada\u2019 Nabi Saw, Pesan Utama Arafah!"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>Nabi Muhammad Saw melaksanakan Haji Wada\u2019 atau dikenal <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Haji_wadak\">Haji Perpisahan<\/a> (Hijjat al-wad\u00e2\u2018). Satu-satunya kesempatan setelah pindah ke Madinah. Saat haji ini, Nabi menyampaikan suatu pidato yang sangat terkenal, yang sering dianggap para ahli sebagai ringkasan ajaran Islam mengenai kemanusiaan.<\/p>\n<p>Pidato ini disebut pidato perpisahan (khuthbat Al-Wad\u00e2\u2018), disebabkan 80 hari setelah ini <a href=\"https:\/\/ibtimes.id\/empat-karakter-nabi-muhammad-yang-harus-diamalkan\/\">Nabi<\/a> pun wafat. Berikut adalah teks lengkap pidatonya:<\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cWahai sekalian umat manusia! Ingat, sesungguhnya <strong>Tuhanmu adalah Satu<\/strong>, dan bapakmu adalah Satu! Ingat, <strong>tidak ada kelebihan pada orang Arab<\/strong> atas orang Ajam (asing), dan tidak pada orang Ajam atas orang Arab, tidak pada orang merah (putih) atas orang hitam, dan tidak pada orang hitam atas orang merah (putih), <strong>kecuali dengan takwa.<\/strong> Bukankah aku telah sampaikan?! (Mereka\u2014yang hadir\u2014menjawab): Rasulullah Saw. telah sampaikan!\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cWahai sekalian umat manusia! Tahukah kamu, dalam bulan apa kamu sekarang berada, di hari apa kamu sekarang berada, dan di negeri mana kamu sekarang berada?\u201d (Mereka\u2014yang hadir\u2014menjawab): \u201c<strong>Di hari suci, dalam bulan suci, dan di negeri suci.\u201d<\/strong><\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>Nabi bersabda, \u201cMaka sesungguhnya <strong>darahmu, hartamu, dan kehormatanmu<\/strong> adalah suci atas kamu seperti sucinya harimu ini, dalam bulanmu ini dan di negerimu ini, sampai kamu berjumpa dengan Dia (Allah).\u201d (Dan Nabi Saw mengulangi beberapa kali).<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cIngat, tidaklah seorang penjahat berbuat jahat, melainkan menimpa dirinya sendiri. Seorang <strong>orangtua tidak boleh berbuat jahat kepada anaknya<\/strong>, dan seorang <strong>anak tidak boleh berbuat jahat kepada orangtuanya<\/strong>. Ingat, sesungguhnya <strong>orang Muslim adalah saudara orang Muslim.<\/strong> Karena itu, tidak ada sesuatu apa pun yang halal bagi seorang Muslim dari saudara sesamanya kecuali yang dihalalkan dari (saudara)-nya itu.\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201c<strong>Kamu semua akan berjumpa dengan Tuhanmu<\/strong>, dan Dia akan menanyakan kepadamu tentang <strong>amal perbuatanmu<\/strong>. Ingat, janganlah sesudahku nanti kamu kembali menjadi orang-orang sesat, sebagian dari kamu memukul tengkuk sebagian yang lain!\u201d \u201c<strong>Janganlah<\/strong> sesudahku nanti, kamu <strong>kembali menjadi orang-orang kafir<\/strong>, sebagian dari kamu memukul tengkuk sebagian yang lain.\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cDengarkan olehmu semua dariku, kamu akan hidup sentosa! <strong>Ingat, kamu jangan berbuat zalim! Ingat kamu jangan berbuat zalim! Ingat, kamu jangan berbuat zalim! <\/strong>Sesungguhnya tidak halal harta seseorang, kecuali dengan perkenan hatinya. Ingat, sesungguhnya setiap (tebusan) darah (pembunuhan),harta dan dendam yang terjadi di masa Jahiliah berada di bawah telapak kakiku ini sampai hari kiamat. Dan (tebusan) darah (pembunuhan) pertama yang dibatalkan ialah darah Rabi\u2018ah ibn Al-Harits ibn \u2018Abd Al-Muththalib, ia diusulkan di kalangan Bani Layts kemudian dibunuh oleh Hudzayl.<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>Ingat, <strong>sesungguhnya semua riba<\/strong> yang terjadi di masa <strong>Jahiliah dibatalkan<\/strong>! Dan sesungguhnya Allah \u2018azza wa jalla memutuskan bahwa riba pertama yang dibatalkan ialah riba Al-\u2018Abb\u00e2s ibn \u2018Abd Al-Muththalib.Bagi kamu modal-modalmu, <strong>kamu tidak boleh menindas dan tidak boleh ditindas!\u201d<\/strong>(Q., 2: 279).<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cIngat, sesungguhnya masa telah beredar seperti keadaannya pada hari Allah mencipta seluruh langit dan bumi.\u201d (Kemudian beliau baca Q., 9: 36):<\/em><\/p>\n<p><em>\u201cSesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah 12 bulan dalam Kitab Allah ketika menciptakan seluruh langit dan bumi, 4 di antaranya adalah bulan-bulan suci. Itulah <\/em><strong><em>d\u00een <\/em><\/strong><em>(ajaran kepatuhan mutlak) yang tegak lurus. Maka janganlah kamu berbuat zalim dalam bulan-bulan suci itu.\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cIngat, janganlah sesudahku nanti, kamu kembali menjadi orang-orang kafir, sebagian dari kamu memukul tengkuk sebagian yang lain!\u201d \u201cIngat, sesungguhnya <strong>setan telah berputus asa u<\/strong>ntuk disembah oleh orang-orang yang sembahyang. Tetapi setan selalu akan mengadu domba antara kamu.\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cMaka bertakwalah kepada Allah `azza wa jalla dalam <strong>hal wanita (istri)! <\/strong>Sebabnya mereka itu orang yang bergantung <strong>di sisi kamu (suami), <\/strong>yang tidak memiliki sesuatu untuk diri mereka sendiri. Dan sesungguhnya mereka itu <strong>punya hak atas kamu, dan kamu punya hak atas mereka<\/strong>.<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>Janganlah mereka membiarkan seorang pun <strong>menyentuh tempat-tempat tidurmu selain kamu sendiri<\/strong>, dan janganlah mereka itu sekali-kali mengizinkan seseorang yang tidak kamu sukai berada dalam rumahmu. Jika kamu mengkhawatirkan penyelewengan mereka,maka nasihatilah mereka, tinggalkan mereka dalam pembaringan, dan <strong>pukullah mereka dengan pukulan yang tidak membekas! <\/strong>Dan <strong>mereka itu punya hak<\/strong> untuk mendapatkan rezeki dan pakaian dengan baik!<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>Kamu mengambil mereka hanya dengan <strong>amanat Allah<\/strong>! Dan kamu menghalalkan kehormatan mereka dengan kalimat Allah `azza wa jalla. Siapa saja yang menanggung amanat, maka hendaknya ia menunaikannya kepada yang memberi amanat!\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cIngat, kamu harus <strong>menjaga pesan yang baik<\/strong> berkenaan dengan <strong>wanita. <\/strong>Sebabnya sesungguhnya <strong>mereka itu orang-orang yang tergantung di sisi kamu, <\/strong>dan kamu tidak memiliki sesuatu apa pun dari mereka selain hal (ketergantungan mereka kepada kamu) itu, kecuali jika mereka melakukan kekejian yang jelas.Jika mereka lakukan itu, maka tinggalkanlah mereka dalam pembaringan, dan pukullah mereka dengan pukulan yang tidak membekas! Dan jika mereka patuh kepada kamu, maka janganlah kamu cari-cari jalan (untuk berbuat jahat) atas mereka.<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>Ingat, kamu punya hak atas istri-istri kamu, dan istri-istri kamu punya hak atas kamu. Adapun hak kamu atas istri-istri kamu ialah, bahwa mereka tidak boleh membiarkan orang yang tidak kamu sukai menyentuh tempat-tempat<\/em> <em>tidurmu, dan tidak boleh mengizinkan orang yang tidak kamu sukai berada dalam rumah-rumahmu. Dan <strong>hak mereka atas kamu<\/strong> ialah, kamu harus berbuat baik kepada mereka dalam <strong>hal sandang dan pangan<\/strong>.\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>\u201cDan sungguh telah aku tinggalkan padamu sekalian sesuatu yang kamu tidak akan sesat jika kamu berpegang kepadanya: Kitab Allah! Dan kamu nanti akan ditanya tentang aku, maka apa yang hendak kamu katakan?\u201d (mereka\u2014yang hadir\u2014menjawab): \u201cKami bersaksi bahwa engkau telah sampaikan, engkau telah tunaikan, dan engkau telah nasihatkan!\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>(Kemudian Nabi Saw bersabda, dengan jari telunjuk beliau angkat ke langit lalu ditudingkan kepada manusia\u2014 orang banyak yang hadir): \u201cOh Tuhan, saksikanlah! Oh Tuhan, saksikanlah! Oh Tuhan, saksikanlah!\u201d (tiga kali). (Kemudian beliau bentangkan kedua tangan beliau, lalu bersabda):<\/em><\/p>\n<p class=\"has-text-align-left\"><em>Ingat, bukankah aku telah sampaikan?! Ingat bukankah aku telah sampaikan?! Ingat, bukankah aku telah sampaikan?! Hendaknya yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir. Sebabnya seringkali orang yang menerima penyampaian itu lebih bahagia daripada orang yang mendengar sendiri.\u201d<\/em><\/p>\n<p><strong>Catatan:<\/strong> Teks ini diambil dari Ensiklopedia Nurcholish Madjid.<\/p>\n<p>Pidato Perpisahan Nabi ini, sangat penting. Karena di dalamnya termuat pesan-pesan etis keagamaan yang sangat mendasar, bahkan meringkas ajaran pokok agama mengenai pesan ketuhanan kepada manusia.<\/p>\n<p>Sayangnya, kadang-kadang kita kurang menganggap penting, lebih banyak memperhatikan soal-soal <em>fiqhiyah<\/em> (hukum-hukum Islam), tetapi kurang pada aspek nilai-nilai persamaan derajat, memuliakan perempuan, dan keadilan.<\/p>\n<p><strong>Editor: Soleh<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/ibtimes.id\/teks-pidato-haji-wada-nabi-saw-pesan-utama-arafah\/\">sumber ini berita dari ibtimes.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabi Muhammad Saw melaksanakan Haji Wada\u2019 atau dikenal Haji Perpisahan (Hijjat al-wad\u00e2\u2018). <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=21414\" title=\"Teks Pidato Haji Wada\u2019 Nabi Saw, Pesan Utama Arafah!\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":21415,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1463],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2325],"class_list":["post-21414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-wawasan","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2325,"user_id":13,"is_guest":0,"slug":"ibtimes-id","display_name":"Ibtimes.id","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ddfcba50a81c483153313f64c939c18bea3fc7aaeb40ee764c3e4cb1e2177da?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21414"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21414\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21414"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=21414"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=21414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}