{"id":21569,"date":"2023-07-01T17:45:21","date_gmt":"2023-07-01T09:45:21","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/07\/01\/sejarah-hoaks-bandungmu-com\/"},"modified":"2023-07-01T17:45:21","modified_gmt":"2023-07-01T09:45:21","slug":"sejarah-hoaks-bandungmu-com","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=21569","title":{"rendered":"Sejarah Hoaks &#8211; bandungmu.com"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<p><strong>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2014<\/strong> Saat ini hoaks sangat mudah tersebar melalui media sosial dan juga whatsapp yang lebih privat. Hoaks menyebar sangat cepat karena kecanggihan teknologi sekarang.<\/p>\n<p>Hoaks bisa menimbulkan salah saham dan konflik di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa suatu informasi itu hoaks atau bukan.<\/p>\n<p>Menurut KBBI, hoaks adalah sebuah informasi bohong. Menurut KBBI para pelaku penyebaran hoaks mengumpulkan berita yang lalu lala di banyak milis.<\/p>\n<p>Mengutip gramedia.com, kata \u201choaks\u201d mulai dikenal dan digunakan di Inggris pada abad ke-18 bersamaan dengan terbitnya buku \u201cA Glossary: Or, Collection of Words, Phrases, Names, &amp; Allusions to Customs\u201d yang ditulis oleh Robert Nares pada 1822.<\/p>\n<p>Dalam bukunya, Robert menjelaskan asal-usul kata \u201choaks\u201d. Menurutnya, \u201choaks\u201d berasal dari kata \u201chocus\u201d dalam ungkapan \u201chocus pocus\u201d. Menurutnya, \u201chocus pocus\u201d adalah mantra yang diucapkan oleh para penyihir.<\/p>\n<p>Ungkapan \u201chocus pocus\u201d diambil dari salah satu nama penyihir terkenal di Italia, yaitu Ochus Bochus. Kemudian, ungkapan ini digunakan oleh para pesulap dalam pertunjukan mereka.<\/p>\n<p>Robert juga menyebutkan dalam bukunya bahwa mantra tersebut menjadi asal-usul kata \u201choaks\u201d. Menurutnya, \u201choaks\u201d adalah kabar bohong yang diciptakan untuk tujuan lucu.<\/p>\n<p>Selain itu, \u201choaks\u201d juga dibuat secara sengaja. Tujuan dari \u201choaks\u201d adalah membuat penerima informasi bingung dengan maksud menghibur melalui lelucon.<\/p>\n<p>Seiring berjalannya waktu, kata \u201choaks\u201d semakin dikenal dan berkembang, dari sebuah lelucon menjadi lelucon yang agak serius.<\/p>\n<p>Sebenarnya, \u201choaks\u201d bukan hal baru di Indonesia. Istilah ini sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan sebelum adanya internet. Orang zaman dahulu mengenal istilah \u201csurat kaleng\u201d.<\/p>\n<p>Beberapa orang mengatakan bahwa \u201csurat kaleng\u201d adalah surat yang diterima tanpa diketahui pengirimnya. \u201cSurat kaleng\u201d berisi hal-hal penting yang ingin disampaikan.<\/p>\n<p>Namun, ada yang berpendapat bahwa \u201csurat kaleng\u201d adalah surat yang digunakan untuk menyebarkan berita bohong.<\/p>\n<p>\u201cHoaks\u201d semakin menemukan tempat untuk berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Ketidakhadiran batasan internet menjadi pemicu utama penyebaran berita hoaks.***<\/p>\n<\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/sejarah-hoaks\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM, Bandung \u2014 Saat ini hoaks sangat mudah tersebar melalui media sosial <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=21569\" title=\"Sejarah Hoaks &#8211; bandungmu.com\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":21570,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[560,559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-21569","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-breaking-news","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21569"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21569\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21569"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=21569"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=21569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}