{"id":23201,"date":"2023-08-29T10:34:06","date_gmt":"2023-08-29T02:34:06","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/08\/29\/busyro-sebut-perlu-merumuskan-paradigma-pendidikan-indonesia-yang-memanusiakan-memerdekakan-dan-berketuhanan\/"},"modified":"2023-08-29T10:34:06","modified_gmt":"2023-08-29T02:34:06","slug":"busyro-sebut-perlu-merumuskan-paradigma-pendidikan-indonesia-yang-memanusiakan-memerdekakan-dan-berketuhanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=23201","title":{"rendered":"Busyro Sebut Perlu Merumuskan Paradigma Pendidikan Indonesia yang Memanusiakan, Memerdekakan dan Berketuhanan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA \u2013 Dalam konteks pendidikan di Indonesia, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas menyebut terjadi perubahan paradigma dan logika pendidikan, sehingga menempatkan guru dan dosen sebagai buruh.<\/p>\n<p>Dalam agenda diskusi yang diselenggarakan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah pada (28\/8), Busyro menyebut peraturan pendidikan Indonesia mengalami pergeseran dari substansi. Pergeseran tersebut mengarah pada industrialisasi pendidikan.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam pandangan Busyro, pendidikan di Indonesia memiliki tujuan dan substansi yang memanusiakan. Akan tetapi dalam praktiknya, pendidikan Indonesia menjadi sebuah industrialisasi dengan buruh dan calon buruh di dalamnya.<\/p>\n<p>\u201cPendidikan kita mengarah kepada budaya baru yang memburuhkan guru, memburuhkan dosen, di mana mereka adalah manusia-manusia pendidik, menghadapi kaum terdidik tetapi yang dilakukan dengan cara yang berbeda dengan industrialisasi,\u201d tutur Busyro.<\/p>\n<p>Menurutnya, jika praktik pendidikan di Indonesia seperti itu dikhawatirkan akan memperlambat kebangkitan Indonesia. Oleh karena itu, Muhammadiyah sebagai ormas berkarakter pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan politik memiliki kepentingan untuk perbaikan.<\/p>\n<p>\u201cPerlu merumuskan paradigma sistem pendidikan nasional berbasis <em>Human Dignity<\/em>, Liberasi, dan<em> Transcendency. <\/em>Pendidikan kita sekarang amburadul karena dipegang oleh orang yang telah melanggar prinsip yang artinya,\u201d ungkap Busyro.<\/p>\n<p>Momentum Pemilu 2024 dalam pandangannya harus menjadi momentum untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan di tubuh negara ini. Dari Pemilu, imbuhnya, harus memperlihatkan kejujuran dan menjauhkan kecurangan. Maka rakyat diminta untuk melakukan pengawasan yang super ketat.<\/p>\n<p>Dalam hematnya, ketika pemilu menghasilkan hasil yang terbaik, dan pemimpin yang terbaik akan berimplikasi pada peraturan maupun kebijakan yang dilahirkan juga akan baik.<\/p>\n<p>Hits: 0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/busyro-sebut-perlu-merumuskan-paradigma-pendidikan-indonesia-yang-memanusiakan-memerdekakan-dan-berketuhanan\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA \u2013 Dalam konteks pendidikan di Indonesia, Ketua Pimpinan Pusat (PP) <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=23201\" title=\"Busyro Sebut Perlu Merumuskan Paradigma Pendidikan Indonesia yang Memanusiakan, Memerdekakan dan Berketuhanan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":23202,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[438],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-23201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-or-id","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23201"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23201\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23202"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23201"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=23201"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=23201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}