{"id":23730,"date":"2023-09-25T02:30:45","date_gmt":"2023-09-24T18:30:45","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/09\/25\/internasionalisasi-syiar-perempuan-berkemajuan-pcia-jepang-resmi-dikukuhkan\/"},"modified":"2023-09-25T02:30:45","modified_gmt":"2023-09-24T18:30:45","slug":"internasionalisasi-syiar-perempuan-berkemajuan-pcia-jepang-resmi-dikukuhkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=23730","title":{"rendered":"Internasionalisasi Syiar Perempuan Berkemajuan, PCIA Jepang Resmi Dikukuhkan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n            <!-- image --><\/p>\n<div class=\"td-post-featured-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"696\" height=\"392\" class=\"entry-thumb td-modal-image\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-03-696x392.jpg\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-03-696x392.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-03-300x169.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-03-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-03-768x432.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-03-1068x601.jpg 1068w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-03-747x420.jpg 747w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-03.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" alt=\"\" title=\"PCIA-Tokyo-03\"\/><\/div>\n<p>            <!-- content --><\/p>\n<p><strong>TOKYO, CM<\/strong> \u2013 Berdirinya PCIA dan PCIM menjadi salah satu bukti bahwa program internasionalisasi Muhammadiyah \u2018Aisyiyah serius dilakukan. Selain memperkenalkan \u2018Aisyiyah Muhammadiyah ke negara Bapak Ibu berada tetapi juga memperkenalkan transformasi gerakan \u2018Aisyiyah Muhammadiyah dan bagaimana faham \u2018Aisyiyah Muhammadiyah bisa di ekspor ke seluruh dunia, memperkenalkan tujuan Muhammadiyah yang sangat mulia. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat \u2018Aisyiyah, Salmah Orbayinah dalam Pengukuhan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan \u2018Aisyiyah (PCIM PCIA) Jepang pada Ahad (24\/9\/23).<\/p>\n<p>Misi utama internasionalisasi \u2018Aisyiyah disebut Salmah adalah mensyiarkan paham tentang perempuan berkemajuan di mana alam pikiran dan kondisi kehidupan perempuan yang maju dalam segala aspek kehidupan tanpa mengalami hambatan dan diskriminasi baik secara struktural maupun kultural sejalan dengan ajaran Islak. Konsep ini dijelaskan Salmah menempatkan perempuan dan laki-laki setara di hadapan Allah, memuliakan laki-laki dan perempuan tanpa diskriminasi memiliki misi ubudiyah mewujudkan Islam Rahmatan lil Alamin.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Salmah menyampaikan harapannya agar setelah PCIA resmi berdiri dapat merespon berbagai permasalahan yang ada. Terlebih menurutnya berbagai persoalan masih dihadapi oleh perempuan di berbagai belahan dunia. \u201cPersoalan perempuan masih menjadi banyak perdebatan, perempuan masih menduduki posisi yang tidak menggembirakan dan doktrin keagamaan yang mendiskriditkan peran perempuan.\u201d Termasuk juga berbagai persoalan yang dihadapi oleh pekerja migran perempuan. Salmah menjelaskan jika permasalahan perempuan pekerja migran Indonesia ini juga menjadi salah satu isu strategis \u2018Aisyiyah dan menjadi fokus gerakan \u2018Aisyiyah.<\/p>\n<p>\u201cSetelah PCIA berdiri kami berharap ada gerakan PCIA yang merespon permasalahan yang ada di seluruh dunia sehingga agenda internasionalisasi \u2018Aisyiyah yany merupakan implementasi Risalah Islam Rahmatan lil Alamin dan Perempuan Berkemajuan dapat terus dikembangkan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ketua PCIA Jepang terpilih periode 2023-2025, Kholifatul Arifah menyampaikan bahwa ini adalah kepengurusan pertama \u2018Aisyiyah Jepang setelah sebelumnya aktif menjadi bagian di Muhammadiyah Jepang. \u201cKarena banyak muslimah yang mengikuti kegiatan Muhammadiyah, akhirnya kami memberanikan diri mengadakan kegiatan sendiri. Kegiatan ini antara lain berupa kajian tahsin online yang diadakan setiap Ahad pagi.\u201d<\/p>\n<p>Arifah menyebut bahwa kini anggota \u2018Aisyiyah Jepang sudah mencapai lebih dari 50 orang. Pencapaian yang menurutnya sangat besar yang diawali dengan empat orang anggota. Para anggota \u2018Aisyiyah tersebut terdiri dari beragam latar belakang mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswi, hingga para pekerja di Jepang.\u00a0 \u201cTetapi kami tidak akan berhenti di 50 ini saja, Insya Allah kami akan berjuang mengenalkan \u2018Aisyiyah di Jepang ini.\u201d<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" fetchpriority=\"high\" width=\"969\" height=\"628\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-01.jpg\" alt=\"Internasionalisasi Syiar Perempuan Berkemajuan, PCIA Jepang Resmi Dikukuhkan CirebonMU\" class=\"wp-image-3712\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-01.jpg 969w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-01-300x194.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-01-768x498.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-01-696x451.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/PCIA-Tokyo-01-648x420.jpg 648w\" sizes=\"(max-width: 969px) 100vw, 969px\"\/><\/figure>\n<p>Pengukuhan PCIM dan PCIA Jepang ini dilaksanakan secara hybrid dengan lokasi luring bertempat di Wisma Kedutaan Besar RI di Tokyo atau Wisma Duta. Turut hadir membersamai PCIM dan PCIA di lokasi adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi.<\/p>\n<p>Dubes menyebut keberadaan Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pengurus Cabang Istimewa \u2018Aisyiyah (PCIA) di Negeri Sakura, sebagai motor penggerak industri kesehatan, pendidikan, dan penguatan UMKM.<\/p>\n<p>\u201cMuhammadiyah sejak sebelum dan setelah kemerdekaan terus konsisten merekatkan persatuan termasuk berkontribusi besar dalam pemajuan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan bangsa,\u201d ujar Heri. Sehingga Heri juga mendukung peran aktif PCIM dan PCIA Jepang untuk menguatkan warga negara Indonesia yang ada di Jepang. KBRI Jepang menurutnya akan terus bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk PCIM dan PCIA.<\/p>\n<p>Apalagi, warga negara Indonesia (WNI) di Jepang pada pertengaahn 2023 menurut data imigrasi Jepang mencapai lebih 120 ribu orang. \u201c70 persen di antaranya adalah pekerja migran. Diharapkan kerja sama erat dengan PCIM dan PCIA untuk membantu dan merawat warga kita yang membutuhkan, semua itu tidak dapat dilakukan sendiri oleh KBRI,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ridwan Wicaksono, Ketua PCIM Jepang mengapresiasi dukungan penuh Heri Akhmadi beserta KBRI Tokyo dalam pelantikan PCIM dan PCIA Jepang periode 2023-2025 ini. Gerakan Muhammadiyah disebutnya akan mencerahkan masyarakat melalui program yang dirancang, baik melalui pendidikan, kesehatan, bakti sosial, dan dakwah Islam. Terlebih menurut Ridwan sudah banyak sekali warga Muhammadiyah yang aktif di berbagai lokasi di Jepang bahkan sebelum PCIM terbentuk. \u201cKader Muhammadiyah tanpa wadah Muhammadiyah sudah banyak berkontribusi dalam pergerakan perjuangan Islam dan pendidikan atau tenaga medis di Jepang ini.\u201d<\/p>\n<p>Oleh karena itu ia optimis akan semakin banyak lagi peran aktif yang bisa dimainkan oleh warga Muhammadiyah yang di Jepang kedepannya. \u201cKontirbusi bapak ibu menjadi penyemangat agar pengurus baru PCIM PCIA senantiasa istikomah dan mohon dukungan dan doa agar kami bisa purna tugas husnul khotimah.\u201d<\/p>\n<p>Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agung Danarto dalam penyampaian amanatnya mendukung PCIM dan PCIA dapat menjalankan peran membawa bendera Muhammadiyah secara aktif di Jepang. Selain menjadi paguyuban dan menjalankan fungsi dakwah tetapi juga dapat melakukan fungsi kaderisasi.<\/p>\n<p>Selain itu, PCIM dan PCIA juga dapat menjadi jembatan penghubung bagi berbagai amal usaha Muhammadiyah dan \u2018Aisyiyah yang ada di Indonesia dalam rangka meraih kemajuan.<\/p>\n<p>Agung juga mendorong Muhammadiyah Jepang dapat berproses dan mendapatkan pengakuan sebagai badan hukum dari pemerintah Jepang sehingga dapat mengembangkan amal usaha. \u201cAkan luar biasa jika bisa mendapatkan badan hukum dari Jepang dan bisa mengelola dan mengembangkan amal usaha khas Jepang,\u201d papar Agung.<\/p>\n<p>Hal ini sebagaimana yang telah dilakukan Muhammadiyah di Australia dengan mendirikan sekolah dan di Malaysia dengan mendirikan Perguruan Tinggi. \u201cKemudian berjejaring dengan yang ada di Indonesia, tentu akan menjadi keunggulan tersendiri,\u201d pungkas Agung. <strong>(Yan\/Suri)<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/cirebonmu.com\/internasionalisasi-syiar-perempuan-berkemajuan-pcia-jepang-resmi-dikukuhkan\/\">sumber berita ini dari muriamu.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TOKYO, CM \u2013 Berdirinya PCIA dan PCIM menjadi salah satu bukti bahwa <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=23730\" title=\"Internasionalisasi Syiar Perempuan Berkemajuan, PCIA Jepang Resmi Dikukuhkan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":23731,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2327],"class_list":["post-23730","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2327,"user_id":24,"is_guest":0,"slug":"cirebonmu","display_name":"CirebonMu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b14e07fb5038c9ae9bcb1295e65863e55c95d3b80f35f09d51209912bc035a44?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23730"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23730\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23730"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23730"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=23730"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=23730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}