{"id":25091,"date":"2023-11-28T23:50:18","date_gmt":"2023-11-28T15:50:18","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/11\/28\/apakah-kecerdasan-buatan-bisa-menggantikan-peran-guru\/"},"modified":"2023-11-28T23:50:18","modified_gmt":"2023-11-28T15:50:18","slug":"apakah-kecerdasan-buatan-bisa-menggantikan-peran-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=25091","title":{"rendered":"Apakah Kecerdasan Buatan Bisa Menggantikan Peran Guru?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>Oleh: <strong>Ace Somantri<\/strong><\/p>\n<p>BANDUNGMU.COM \u2014 Mengapa kita perlu menetapkan Hari Guru? Kenapa profesi tertentu harus diberi hari khusus untuk diperingati, seperti petani, nelayan, pelayan rumah tangga, karyawan, dan lainnya?<\/p>\n<p>Jika semua profesi membutuhkan hari khusus, akan ada begitu banyak peringatan dalam satu hari, baik secara nasional maupun internasional.<\/p>\n<p>Namun, Hari Guru bukan hanya soal menghormati dan memuja guru. Namun, tentang memahami peran mereka dalam konteks pendidikan masa kini.<\/p>\n<p>Guru bukan sekadar profesi atau aktivitas mengajar di sekolah. Konsep guru sangat luas, lebih terkait dengan sikap, tindakan, dan arahan yang diberikan.<\/p>\n<p>Arti guru bisa dipahami oleh siapa pun sebagai seseorang yang memberikan pedoman, arahan, dan nasihat tentang hal yang baik dan benar.<\/p>\n<p>Mereka tidak terbatas pada ikatan di lingkup sekolah: mereka ada di mana pun, memberikan teladan yang diikuti atau dicontoh.<\/p>\n<p>Sering kali, kita merujuk pada seseorang sebagai \u201cguru\u201d karena mereka memberikan bimbingan dan saran, meskipun bukan sebagai guru di sekolah.<\/p>\n<p>Secara umum, masyarakat melihat guru sebagai orang yang mengajar, baik dalam setting formal maupun non formal.<\/p>\n<p>Pada institusi pendidikan, seperti sekolah asrama, mereka yang mendampingi sering disebut guru atau ustaz\/ustazah.<\/p>\n<p>Namun, di era digital, peran guru telah bergeser. Penghargaan terhadap guru tetap ada.<\/p>\n<p>Namun, posisinya tidak selalu sama dengan profesi lain, terutama karena pergeseran budaya masyarakat yang semakin menekankan kesetaraan dalam profesi, bahkan dalam konteks kesetaraan gender.<\/p>\n<p>Tren ini sudah berlangsung lama, bahkan sejak abad ke-20 hingga sekarang. Bahkan profesi guru mulai digantikan oleh mesin robot dalam proses pembelajaran dan komunikasi.<\/p>\n<p>Pertanyaannya, apakah nilai-nilai akan bertransformasi dengan baik atau malah semakin menjauh dari esensi pendidikan?<\/p>\n<p>Mesin robot mampu menyampaikan materi dengan cara yang menarik, interaktif, dan disiplin.<\/p>\n<p>Namun, apakah hal ini dapat menggantikan peran dan fungsi seorang guru dalam mendidik secara holistik?<\/p>\n<p>Ada pandangan bahwa pengaruh mesin robot dapat merusak mental dan spiritualitas, terutama dalam hal agama.<\/p>\n<p>Namun, jika teknologi tersebut dimanfaatkan untuk kebaikan dan kebenaran dalam ajaran agama, bisa menjadi bagian dari perkembangan peradaban manusia, termasuk dalam konteks ajaran Islam.<\/p>\n<p>Umat muslim diharapkan bisa menggali lebih dalam ajaran Ilahi untuk mencapai peradaban yang lebih maju.<\/p>\n<p>Tidak perlu saling menunggu atau menyalahkan satu sama lain. Kejujuran, nurani yang jernih, dan ajaran Ilahi bisa membangun masyarakat yang adil dan beradab.<\/p>\n<p>Guru telah menjadi teladan dalam berbagai nilai kebaikan selama berabad-abad. Masyarakat meyakini bahwa mereka harus diikuti dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, tanggung jawab seorang guru tidak hanya terletak pada jabatan.<\/p>\n<p>Namun, seberapa jauh mereka mampu bertahan dan menonjol di tengah pengaruh media lain yang ikut berperan dalam membentuk karakter anak didik.<\/p>\n<p>Kecerdasan buatan atau AI telah menjadi bagian dari kehidupan manusia, termasuk dalam pendidikan. Namun, dampak dan risiko dari penggunaannya sudah terlihat.<\/p>\n<p>Hal yang perlu dilakukan adalah menghadapi dampak tersebut dengan bijak, sesuai dengan ajaran agama, dan membuat produk ilmu yang lebih maju.<\/p>\n<p>Yakni dengan fokus pada kebaikan dan kebenaran, serta memperhitungkan konsekuensi bagi semua pihak yang terlibat.<\/p>\n<p>Peran guru tetap penting dalam memberikan teladan, semangat, dan motivasi.<\/p>\n<p>Mereka juga mengingatkan akan pengaruh buruk nafsu manusia pada perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai kehidupan sejati.<\/p>\n<p>Terima kasih, guru-guruku. Nasihat dan dedikasimu tidak akan terlupakan.<\/p>\n<p>Keringatmu akan menjadi saksi dan suaramu yang penuh kasih sayang akan menjadi pertimbangan di masa pertanggungan jawab kelak.<\/p>\n<p>Coretan di papan tulis juga akan menjadi bukti perhatianmu pada generasi ini.<\/p>\n<p>Kesabaranmu dalam menghadapi kesulitan anak didikmu dalam memahami pelajaran juga takkan terlupakan.<\/p>\n<p>Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Wallahu alam.***<\/p>\n<\/div>\n<p><script defer async src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js?ver=1.0.7#xfbml=1&amp;version=v9.0&amp;appId=1703072823350490&amp;autoLogAppEvents=1\" id=\"wpmedia-fb-js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/apakah-kecerdasan-buatan-bisa-menggantikan-peran-guru\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Ace Somantri BANDUNGMU.COM \u2014 Mengapa kita perlu menetapkan Hari Guru? Kenapa <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=25091\" title=\"Apakah Kecerdasan Buatan Bisa Menggantikan Peran Guru?\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":15356,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[560,559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-25091","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-breaking-news","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25091"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25091\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15356"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25091"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=25091"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=25091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}