{"id":25098,"date":"2023-11-29T11:53:11","date_gmt":"2023-11-29T03:53:11","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/11\/29\/inilah-7-cara-mendidik-anak-agar-terhindar-dari-perundungan\/"},"modified":"2023-11-29T11:53:11","modified_gmt":"2023-11-29T03:53:11","slug":"inilah-7-cara-mendidik-anak-agar-terhindar-dari-perundungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=25098","title":{"rendered":"Inilah 7 Cara Mendidik Anak Agar Terhindar Dari Perundungan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>BANDUNGMU.COM \u2014 Perundungan kerap terjadi di lembaga pendidikan. Pelakunya juga kebanyak peserta didik. Peristiwa perundungan membuat miris dan prihatin karena bisa merusak fisik dan psikologis korban.<\/p>\n<p>Ada banyak cara bagaimana cara mencegah agar anak-anak tidak menjadi korban perundungan. Salah satunya melalui pendidikan orang tua kepada anak-anaknya.<\/p>\n<p>Mengutip laman resmi suaraaisyiyah.id, Rabu (29\/11\/2023), berikut adalah cara mendidik anak agar mereka memiliki bekal kepribadian dan kemampuan psikososial untuk mengendalikan dirinya sendiri ketika menghadapi tantangan kehidupan.<\/p>\n<h4>1. Tentang akhlak baik dan buruk<\/h4>\n<p>Didiklah anak untuk mengerti akhlak dan perilaku yang baik dan buruk, termasuk di dalamnya perilaku yang dikenal sebagai perundungan, pelecehan, ataupun kekerasan seksual.<\/p>\n<p>Begitu mereka tahu apa itu perundungan, kekerasan seksual, dan pelecehan, anak-anak dapat mengidentifikasi dengan lebih mudah perilaku yang ia lihat di lingkungannya: apakah termasuk dalam tindakan yang baik atau buruk serta boleh dicontoh atau tidak.<\/p>\n<h4>2. Intens berkomunikasi<\/h4>\n<p>Seringlah berkomunikasi secara terbuka dan empatik kepada anak.<\/p>\n<p>Semakin sering orang tua berbicara dengan anak-anaknya, semakin terbuka peluang anak untuk bercerita tentang berbagai pengalaman yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan di sekolah atau ketika bersama teman-temannya.<\/p>\n<p>Ketika mereka bercerita bahwa mereka mendapatkan perundungan, tugas Anda adalah mendengarkan secara empatik.<\/p>\n<p>Dengan demikian, mereka akan bercerita secara terbuka karena Anda dirasa \u201cdapat memahami perasaan mereka\u201d sehingga anak merasa terlindungi oleh orang tuanya, bukan malah disalahkan atau diabaikan.<\/p>\n<h4>3. Jadi teladan<\/h4>\n<p>Jadilah role model atau teladan bagi buah hati Anda. Apa yang dilihat, didengarkan, atau dialami anak di rumah akan menjadi acuan mereka dalam bergaul dengan teman-temannya.<\/p>\n<p>Orang tua adalah role model pertama dan utama anak. Oleh karena itu, berkata dan bertindaklah baik agar anak-anak juga mencontoh kebaikan tersebut.<\/p>\n<p>Jika orang tua mendidik anak secara keras, menggunakan bentuk hukuman fisik, atau memperlihatkan perteng karan kedua orang tuanya, anak dapat mencontoh tindakan tersebut dan mengaplikasikannya kepada teman-temannya di sekolah.<\/p>\n<p>Demikian sebaliknya, jika anak melihat perilaku orang tua yang santun, saling menyayangi, dan saling mendukung, anak juga akan terstimulus untuk mengaplikasikan cara tersebut dalam pergaulan sosialnya.<\/p>\n<h4>4. Membangun kepercayaan diri<\/h4>\n<p>Bantulah anak membangun kepercayaan diri. Dorong anak Anda untuk mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat anak.<\/p>\n<p>Hal itu baik bagi anak untuk mengenal kekuatan dan kelemahan dirinya serta melatih interaksi sosial yang positif dengan lingkungan.<\/p>\n<h4>5. Ajari mengelola marah<\/h4>\n<p>Ajarkanlah anak bagaimana mengelola rasa marah. Mengenali perasaan adalah hal sederhana yang sering terlupakan untuk diajarkan orang tua.<\/p>\n<p>Anak harus mampu mengidentifikasi akan apa yang ia rasakan dan pikirkan.<\/p>\n<p>Dengan demikian, mereka memahami tindakan apa yang harus dilakukan secara memadai serta dapat mengendalikan perasaannya agar tidak muncul dalam bentuk perilaku yang negatif.<\/p>\n<h4>6. Problem solving<\/h4>\n<p>Ajarkanlah anak bagaimana menyelesaikan masalah (problem solving).\u00a0Problem solving\u00a0adalah salah satu ketrampilan hidup yang paling dasar bagi manusia.<\/p>\n<p>Mengajarkan bagaimana membuat prioritas dalam hidup sehari-hari dan bagaimana mempertimbangkan untung ruginya dalam memilih keputusan satu dan lainnya merupakan kiat sederhana dalam melakukan problem solving.<\/p>\n<p>Ajak anak untuk berpikir dan bertindak berdasarkan pertimbangan-pertimbangan baik dan buruk, untung dan rugi, atau konseksuensi dari suatu pilihan perbuatan.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, anak akan tumbuh menjadi manusia yang matang dan bijak dalam bertindak.<\/p>\n<h4>7. Tingkatkan literasi<\/h4>\n<p>Terakhir, tingatkan literasi orang tua dalam bidang teknologi informasi dan media sosial.<\/p>\n<p>Hal ini dimaksudkan agar orang tua dapat memahami pembicaraan anak terkait masalah-masalah terkini yang ada dalam dunia sosial.<\/p>\n<p>Sekaligus memahami bagaimana menggunakan terknologi komunikasi terkini agar dapat memantau penggunaan alat-alat tersebut pada anak.***<\/p>\n<\/div>\n<p><script defer async src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js?ver=1.0.7#xfbml=1&amp;version=v9.0&amp;appId=1703072823350490&amp;autoLogAppEvents=1\" id=\"wpmedia-fb-js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/inilah-7-cara-mendidik-anak-agar-terhindar-dari-perundungan\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM \u2014 Perundungan kerap terjadi di lembaga pendidikan. Pelakunya juga kebanyak peserta <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=25098\" title=\"Inilah 7 Cara Mendidik Anak Agar Terhindar Dari Perundungan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":25099,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[560,559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-25098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-breaking-news","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25098"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25098\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25099"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25098"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=25098"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=25098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}