{"id":2540,"date":"2020-09-24T16:55:08","date_gmt":"2020-09-24T08:55:08","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/?p=2540"},"modified":"2020-09-24T16:55:11","modified_gmt":"2020-09-24T08:55:11","slug":"mahasiswa-uisi-gagas-bank-sampah-di-sd-almadany","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=2540","title":{"rendered":"Mahasiswa UISI Gagas Bank Sampah di SD Almadany"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>GIRImu.com <\/em><\/strong>&#8211; Ide kreatif lahir dari sekelompok mahasiswa Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) yang tengah ber-KKN (Kuliah Kerja Nyata) di SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Alamady) Kebomas, Gresik. Ide itu berupa pengelolaan bank sampah yang hasilnya akan disedekahkan ke sekolah yang kini juga masih dalam tahap pengembangan sarana\/prasarana (Sarpras).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk merealisasikan gagasan yang dikemas dalam program\n\u201cBank Sampah\u201d, kelompok KKN A-28 itu mulai menyosialisasikan konsep dan\npengelolaannya ke keluarga besar SD Almadany, Rabu (23\/9\/2020). Nantinya, bank\nsampah itu tidak hanya melibatkan para siswa dan para guru SD Almadany, tapi juga\nmengajak masyarakat sekitar sekolah untuk pengumpulannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau bank sampah ini dikelola secara maksimal,\nnantinya bisa menjadi sumber keuangan yang bisa diwakafkan ke sekolah. Sekolah\nini kan masih butuh biaya banyak untuk meneruskan pembangunan,\u201d ujar Elok Tri\nPuspawati, Koordinator Mahasiswa KKN-UISI di SD Almadany. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sosialisasi pengelolaan bank sampah ini juga\nmenghadirkan Arini Suciati Maulidah, konsultan dan praktisi yang telah\nberpengalaman dalam mengelola program \u201cBank Sampah\u201d. Menurut Arini, di berbagai\nkota di Indonesia hingga kini penumpukan sampah masih relatif tinggi. Sementara\nproses pengolahannya belum maksimal. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMestinya pendapatan harus ditinggikan, bukan\nsampahnya. Sampah jangan dibiarkan terus meninggi. Karena itu, bagaimana caranya\nagar sampah bisa menjadi berkah bagi kita semua,\u201d ujar Arini setengah\nberkelakar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana sampah bisa mendatangkan berkah, lanjut\nArini, salah satunya dengan adanya inovasi wakaf uang (sedekah, Red.) dari\nhasil pengelolaan sampah rumah tangga di sekitar sekolah ini. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMengapa mesti sampah rumah tangga? Karena sampah\nrumah tangga merupakan sampah tertinggi nomor dua yang ada di Indonesia. Dan,\nuntuk mendapatkan atau mengumpulkannya, gampang. Tinggal mengoordinasikan\ndengan masyarakat sekitar,\u201d ujarnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentang teknis pengelolaannya, dimulai dengan\nmengumpulkan sampah rumah tangga dari masyarakat sekitar. Lalu dilakukan pemilahan\nberdasar jenis sampahnya. Setelah dilakukan pemilahan, sampah yang bisa dijual\ndikumpulkan, lalu dijual ke pengepul. Uang dari penjualan sampah itulah yang\ndisumbangkan ke SD Almadany untuk menopang proases pembangunan Sarpras. (<em>fud<\/em>)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Kontributor:\nElok Tri Puspawati<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GIRImu.com &#8211; Ide kreatif lahir dari sekelompok mahasiswa Universitas Internasional Semen Indonesia <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=2540\" title=\"Mahasiswa UISI Gagas Bank Sampah di SD Almadany\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2541,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[101],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2318],"class_list":["post-2540","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kabar"],"authors":[{"term_id":2318,"user_id":4,"is_guest":0,"slug":"hartoko","display_name":"Suhartoko","avatar_url":{"url":"https:\/\/girimu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/wp-17258019513934313889963333741247.jpg","url2x":"https:\/\/girimu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/wp-17258019513934313889963333741247.jpg"},"author_category":"","first_name":"Hartoko","last_name":"","user_url":"","job_title":"Redaktur senior","description":"Redaktur senior "}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2540","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2540"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2540\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2542,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2540\/revisions\/2542"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2541"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2540"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2540"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2540"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=2540"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=2540"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}