{"id":25776,"date":"2023-12-13T01:26:18","date_gmt":"2023-12-12T17:26:18","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2023\/12\/13\/berbagi-pembelajaran-dampingi-pengungsi-dua-pesepeda-dan-pekerja-kemanusiaan-swedia-kunjungi-mdmc\/"},"modified":"2023-12-13T01:26:18","modified_gmt":"2023-12-12T17:26:18","slug":"berbagi-pembelajaran-dampingi-pengungsi-dua-pesepeda-dan-pekerja-kemanusiaan-swedia-kunjungi-mdmc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=25776","title":{"rendered":"Berbagi Pembelajaran Dampingi Pengungsi, Dua Pesepeda dan Pekerja Kemanusiaan Swedia Kunjungi MDMC"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>BANDUNGMU.COM, Yogyakarta \u2013 Ada yang istimewa Senin (11\/12\/2023) siang di Kantor MDMC PP Muhammadiyah. Dua orang pekerja hak asasi manusia (HAM) asal Swedia berkunjung ke Gedung Muhammadiyah di Jalan KHA Dahlan Yogyakarta.<\/p>\n<p>Mereka adalah Benjamin Ladraa dan Sanna Ghotbi yang telah bersepeda selama 2,5 tahun ke 18 negara.<\/p>\n<p>Di Kantor MDMC, Benjamin dan Sanna berbincang dengan Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan, Wakil Sekretaris Barori Budi Aji, dan Ketua Bidang Jaringan dan Kerja Sama Twediana Budi Hapsari.<\/p>\n<p>Tujuan keduanya bersepeda keliling dunia untuk meningkatkan kesadaran mengenai situasi di Kamp Pengungsi di Sahara Barat.<\/p>\n<p>Terdapat 175.000 pengungsi yang tinggal di gurun pasir yang sepenuhnya bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup selama 50 tahun terakhir.<\/p>\n<p>\u201cKebanyakan orang tidak mengetahui tentang Kamp Pengungsi di Sahara Barat sehingga kami bersepeda ke lebih dari 30 negara selama dua setengah tahun,\u201d ungkap Benjamin.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut diungkapkan Benjamin karena pembatasan yang dilakukan di Sahara Barat sehingga kamp pengungsi di sana tidak pernah diberitakan oleh jurnalis.<\/p>\n<p>\u201cSahara Barat bukan hanya menjadi pos koloni terakhir di Afrika, melainkan menjadi koloni terbesar di dunia,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Di Indonesia sendiri mereka bertemu dengan beberapa lembaga kemanusiaan, salah satunya adalah Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah.<\/p>\n<p>\u201cKami datang ke Indonesia sebulan yang lalu dan sejauh ini bersepeda dari Bali ke Yogyakarta. Kami datang kemarin ke Yogyakarta dan tinggal selama seminggu,\u201d ujar Sanna.<\/p>\n<p>Setelah Yogyakarta, rencananya mereka akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta, Singapura, Malaysia, dan beberapa negara di Eropa, dan kembali ke Aljazair.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengapresiasi semangat kedua pengelana tadi yang mengangkat nasib kelompok Sahrawi yang selama puluhan tahun menjadi pengungsi,\u201d ujar Budi Setiawan.<\/p>\n<p>Ia juga berharap aksi kemanusiaan seperti ini dapat menggugah kesadaran masyarakat bahwa masih ada kelompok masyarakat yang terpinggirkan.***<\/p>\n<\/div>\n<p><script defer async src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js?ver=1.0.7#xfbml=1&amp;version=v9.0&amp;appId=1703072823350490&amp;autoLogAppEvents=1\" id=\"wpmedia-fb-js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/berbagi-pembelajaran-dampingi-pengungsi-dua-pesepeda-dan-pekerja-kemanusiaan-swedia-kunjungi-mdmc\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM, Yogyakarta \u2013 Ada yang istimewa Senin (11\/12\/2023) siang di Kantor MDMC <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=25776\" title=\"Berbagi Pembelajaran Dampingi Pengungsi, Dua Pesepeda dan Pekerja Kemanusiaan Swedia Kunjungi MDMC\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":25777,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[560,559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-25776","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-breaking-news","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25776","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25776"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25776\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25776"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=25776"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=25776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}