{"id":26734,"date":"2024-01-09T00:35:09","date_gmt":"2024-01-08T16:35:09","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2024\/01\/09\/masa-depan-agama-agama-bandungmu-com\/"},"modified":"2024-01-09T00:35:09","modified_gmt":"2024-01-08T16:35:09","slug":"masa-depan-agama-agama-bandungmu-com","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=26734","title":{"rendered":"Masa Depan Agama-agama &#8211; bandungmu.com"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>Oleh: Prof Dr H Dadang Kahmad MSi<\/p>\n<p>BANDUNGMU.COM \u2014 Saya pernah mendapat undangan seminar dari GEMA, singkatan dari Gereja Mahasiswa, sekumpulan mahasiswa yang beragama Katolik di Unpar Bandung.<\/p>\n<p>Undangan sebagai pembicara tentang: \u201cMasih Perlukah Agama Dewasa Ini\u201d. Sebuah judul seminar yang sangat menarik dan unik.<\/p>\n<p>Temanya mempertanyakan eksistensi agama dan diselenggarakan oleh sekelompok mahasiswa yang berbasis Agama dari sebuah perguruan tinggi beafiliasi dengan agama.<\/p>\n<p>Dalam pengantar seminar, panitia menyebutkan bahwa tajuk tersebut dilatarbelakangi oleh fenomena di zaman sekarang ini susah membedakan umat beragama dengan umat yang tidak beragama.<\/p>\n<p>Yang korupsi sama umat beragama juga korupsi. Yang merampok sama, umat beragama juga merampok. Umat beragama juga banyak yang berzina, umat beragama juga ikut terlibat pembunuhan.<\/p>\n<p>Bahkan beberapa perang antar negara disebabkan karena perbedaan agama. Masing-masing beranggapan bahwa perang yang mereka lakukan adalah perang suci untuk menghancurkan orang kafir.<\/p>\n<p>Hasil seminar tersebut menyatakan bahwa agama pada zaman sekarang tidak bisa mengimbangi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.<\/p>\n<p>Kalau dahulu sampai awal abad ke-20 agama terlibat dalam teknis. Terlibat dalam menentukan kebijakan dan pembentukan identitas.<\/p>\n<p>Sekarang agama tidak lagi terlibat teknis dan tidak ikut lagi dalam menentukan kebijakan. Agama sekarang hanya sebagai identitas sebuah bangsa atau kelompok.<\/p>\n<p>Hal itu karena agama bersifat stagnan. Tidak banyak berubah.<\/p>\n<p>Sementara itu, kehidupan manusia dengan dukungan ilmu dan teknologi sudah berubah jauh dari masa lalu.<\/p>\n<p>Kebudayaan manusia terus berkembang dan sangat cepat perkembangannya. Agama masih menempatkan manusia sebagai manusia purba yang lugu dan polos.<\/p>\n<p>Padahal, sekarang manusia sudah bertransformasi dengan kemodernan yang lompatannya sudah jauh ke depan.<\/p>\n<p>Agama di mana-mana sudah kewalahan menghadapi modernitas. Bahkan pada beberapa negara maju, agama sudah banyak ditinggalkan oleh penganutnya.<\/p>\n<p>Agama tidak lagi terlibat dalam urusan teknis kehidupan, seperti bagaimana menyembuhkan penyakit atau mendatangkan hujan. Urusan teknis sudah diambil alih oleh ilmu pengetahuan.<\/p>\n<p>Sekarang agama hanya sebagai simbol identitas. Indonesia identik dengan Islam, Philipina dengan Katolik, Thailand dengan Buddha, dan India identik dengan Hindu.<\/p>\n<p>Mungkin agama-agama yang masih hidup perlu belajar dari agama Sinto di Jepang yang pada akhir abad ke-19 awal abad ke-20 Shinto berubah dengan dipaksa dari Shinto lama menjadi Sinto baru.<\/p>\n<p>Sinto baru lebih responsif terhadap perubahan dan lebih kuat kesetiaannya pada negara.<\/p>\n<p>Sinto baru adalah reformulasi baru agama Sinto yang dikemas sedimikian rupa sehingga menjadi sumber kekuatan dan pengorbanan bangsa Jepang.<\/p>\n<p>Agama Sinto baru menjadi driving force bagi kemajuan bangsa Jepang sebagai bangsa yang paling pesat pertumbuhan industrinya.<\/p>\n<p>Paling pesat di Asia sehingga bisa menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di kawasan Asia.<\/p>\n<p>Hampir serupa juga menimpa agama Kristen di Eropa yang membentuk agama Protestan yang responsif tehadap perubahan dan demokrasi.<\/p>\n<p>Sehingga dengan keberagamaan Protestan, Eropa Barat mengalami kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan dan ekonomi. \u2018<\/p>\n<p>Tinggal Islam, jika umatnya punya keberanian untuk mereformasi ajarannya, maka dalam satu atau dua dekade kaum muslimin akan menjadi masyarakat maju dan modern.<\/p>\n<p>___<\/p>\n<p>Sumber: \u201cSuara Muhammadiyah\u201d edisi 01-15 Januari 2024<\/p>\n<p>Editor: FA<\/p>\n<\/div>\n<p><script defer async src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id\/sdk.js?ver=1.0.7#xfbml=1&amp;version=v9.0&amp;appId=1703072823350490&amp;autoLogAppEvents=1\" id=\"wpmedia-fb-js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/masa-depan-agama-agama\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Prof Dr H Dadang Kahmad MSi BANDUNGMU.COM \u2014 Saya pernah mendapat <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=26734\" title=\"Masa Depan Agama-agama &#8211; bandungmu.com\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":26735,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[560,559],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-26734","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-breaking-news","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26734","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26734"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26734\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/26735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26734"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26734"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26734"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=26734"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=26734"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}