{"id":27986,"date":"2024-03-08T14:38:30","date_gmt":"2024-03-08T06:38:30","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2024\/03\/08\/menghafal-al-quran-atau-memahami-al-quran-mana-yang-lebih-baik\/"},"modified":"2024-03-08T14:38:30","modified_gmt":"2024-03-08T06:38:30","slug":"menghafal-al-quran-atau-memahami-al-quran-mana-yang-lebih-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=27986","title":{"rendered":"Menghafal Al-Qur\u2019an atau Memahami Al-Qur\u2019an, Mana yang Lebih Baik?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>Beberapa tahun terakhir, program atau kegiatan menghafal (<em>tahfidz<\/em>) Al-Qur\u2019an menjadi fenomena yang terkesan baru hingga menjadi trend di tengah masyarakat Islam Indonesia. Pesantren tahfidz, rumah tahfidz, dauroh (pelatihan) tahfidz, program tahfidz, hingga beasiswa bagi penghafal (<em>hafidz<\/em>) Al-Qur\u2019an cukup banyak dan berkembang di berbagai tempat di tanah air.<\/p>\n<p>Memang salah satu metode mempelajari Al-Qur\u2019an yang efektif adalah dengan menghafalnya. Akan tetapi, beberapa pihak yang sebagian di antaranya adalah para akademisi dan pakar pendidikan memandang bahwa kegiatan memahami Al-Qur\u2019an lebih diperlukan dalam konteks keindonesiaan. Lalu bagaimana memandang keduanya ?<\/p>\n<p>Memang terdapat banyak dalil dalam Al-Quran maupun As-Sunnah yang menunjukkan keutamaan menghafal Al-Qur\u2019an, baik yang didapat di dunia maupun di akhirat. Di sisi lain dalam perspektif neurosains, kegiatan menghafal Al-Qur\u2019an dan mengulang hafalannya (<em>muroja\u2019ah<\/em>) juga merangsang proses mielinisasi.<\/p>\n<p>Mielinisasi adalah proses pembentukan mielin sebagai selubung dalam syaraf otak manusia yang berfungsi sebagai penghantar impuls (rangsangan) dalam otak yang bertugas mempercepat arus informasi di otak. Sehingga menjadikan informasi lebih mudah dimunculkan, sehingga menjadikan seseorang lebih cerdas dan memiliki memori kuat.<\/p>\n<p>Akan tetapi menghafal Al-Qur\u2019an tanpa memahami ayat-ayatnya secara terjemah juga dinilai kurang memberikan manfaat, baik bagi dirinya maupun bagi orang lain. Karena dalam konteks di Indonesia, memahami Al-Qur\u2019an dinilai lebih dibutuhkan dan lebih diperlukan. Itu disebabkan karena perbedaan bahasa dan latar belakang kondisi sosial masyarakat.<\/p>\n<p>Memahami Al-Qur\u2019an dengan terjemah tekstual juga sering menimbulkan pemaknaan yang keliru, begitu juga prakteknya. Sehingga untuk memperdalam pemahaman Al-Qur\u2019an tersebut dibutuhkan pengkajian lain yang lebih mendalam. Baik itu tafsir, tadabbur, dan tentu saja dikaitkan dengan ilmu pengetahuan lainnya, termasuk di luar lingkup pengetahuan agama Islam. Sehingga mengkaji Al-Qur\u2019an tidak hanya memberikan informasi tentangnya dan peningkatan spiritual seseorang saja, tetapi juga menghadirkan inspirasi untuk kemajuan umat Islam.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Al-Qur\u2019an harus dipahami dan dikaji secara utuh. Karena ayat-ayat Al-Qur\u2019an memiliki keterhubungan dan menafsirkan satu sama lain. Maka untuk menghadirkan pemahaman yang lebih sempurna, ayat-ayat Al-Qur\u2019an memang perlu untuk dihafalkan dan setidaknya diingat dengan baik.<\/p>\n<p><strong>Solusi<\/strong><\/p>\n<p>Pada dasarnya, antara kegiatan menghafal atau memahami keduanya tidak bertentangan dan saling melengkapi serta saling mendukung satu sama lain. Keduanya sama-sama merupakan interaksi umat Islam kepada Al-Qur\u2019an yang bisa dilakukan oleh umat Islam selain membacanya.<\/p>\n<p>Akan tetapi dalam konteks kebutuhan umat Islam di Indonesia,\u00a0 pemahaman Al-Qur\u2019an yang baik lebih dibutuhkan dalam menjelaskan Islam kepada semua orang dan tentunya agar umat Islam sendiri tidak sekedar membacanya, melainkan juga mengamalkannya dalam keseharian sebagaimana yang dilakukan oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan yang tampak dalam Teologi Al-Ashr dan Teologi Al-Ma\u2019un.<\/p>\n<p>Menghafal Al-Qur\u2019an mungkin perlu, akan tetapi tidak kemudian menjadi kewajiban yang harus diamalkan seluruh umat Islam karena kondisi masing-masing juga tidak menuntut semua orang menghafalkan 30 juz secara utuh. Tentunya dengan tidak meninggalkan kegiatan memahami Al-Qur\u2019an agar dalam pengamalannya juga sesuai dengan pemahaman yang benar dan kontekstual.\u00a0\u00a0<strong>(Muhammad Utama Al\u00a0Faruqi)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/2024\/03\/menghafal-al-quran-atau-memahami-al-quran-mana-yang-lebih-baik\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa tahun terakhir, program atau kegiatan menghafal (tahfidz) Al-Qur\u2019an menjadi fenomena yang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=27986\" title=\"Menghafal Al-Qur\u2019an atau Memahami Al-Qur\u2019an, Mana yang Lebih Baik?\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":27987,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[438],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-27986","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-or-id","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27986","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27986"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27986\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27987"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27986"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=27986"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=27986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}