{"id":32503,"date":"2024-10-03T15:31:09","date_gmt":"2024-10-03T07:31:09","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/dengan-usaha-dan-kreativitas-mahasiswa-fai-um-bandung-bisa-ukir-takdir-masa-depan-yang-lebih-cerah\/"},"modified":"2024-10-03T15:31:09","modified_gmt":"2024-10-03T07:31:09","slug":"dengan-usaha-dan-kreativitas-mahasiswa-fai-um-bandung-bisa-ukir-takdir-masa-depan-yang-lebih-cerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=32503","title":{"rendered":"Dengan Usaha dan Kreativitas, Mahasiswa FAI UM Bandung Bisa Ukir Takdir Masa Depan yang Lebih Cerah"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n            <!-- image --><\/p>\n<div class=\"td-post-featured-image\">\n<figure><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"696\" height=\"392\" class=\"entry-thumb td-modal-image\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Mahasiswa-FAI-UM-Bandung-01-696x392.jpg\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Mahasiswa-FAI-UM-Bandung-01-696x392.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Mahasiswa-FAI-UM-Bandung-01-300x169.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Mahasiswa-FAI-UM-Bandung-01-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Mahasiswa-FAI-UM-Bandung-01-768x432.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Mahasiswa-FAI-UM-Bandung-01-747x420.jpg 747w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Mahasiswa-FAI-UM-Bandung-01.jpg 1040w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" alt=\"\" title=\"00-Mahasiswa-FAI-UM-Bandung-01\"\/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Wakil Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UM Bandung Cecep Taufikurrohman. (foto : dok. UM Bandung)<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p>            <!-- content --><\/p>\n<p><strong>CIREBONMU.COM<\/strong>, Bandung \u2013 Wakil Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UM Bandung Cecep Taufikurrohman mengajak mahasiswa baru untuk memahami konsep takdir dari perspektif ahlussunnah. Menurutnya, dalam ajaran Islam, takdir tidak berarti sekadar menerima keadaan atau menyalahkan nasib yang telah ditetapkan. Ia menjelaskan dua pandangan umum terkait takdir yang sering dihadapi manusia dalam kehidupan, yakni jabariyyah dan qadariyyah.<\/p>\n<p>Dalam pandangan jabariyyah, manusia digambarkan seperti kapas yang ditiup angin, seolah-olah tidak memiliki kendali atas nasibnya. Sebaliknya, pandangan qadariyyah menekankan bahwa manusia diberikan kebebasan dan kemampuan untuk menentukan nasibnya sendiri.<\/p>\n<p>\u201dSesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka sendiri yang berusaha mengubahnya. Dengan kata lain, perubahan harus dimulai dari diri sendiri, tanpa bergantung pada orang lain,\u201d ujar Buya Cecep, sapaan akrabnya, saat menyampaikan materi dalam Stadium Generale FAI UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Gedung UM Bandung, pada Senin (30\/09\/2024).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga : Dekan FAI UM Bandung, Jadikan Kuliah Pengalaman yang Menyenangkan<\/strong><\/p>\n<p>Direktur Pendidikan Ulama dan Ustaz Pesantren Muhammadiyah (PUPM) ini juga mendorong mahasiswa UM Bandung untuk memanfaatkan masa kuliah sebagai kesempatan untuk berjuang dan mencapai keberhasilan di fakultas dan program studi masing-masing. \u201dTidak ada yang mustahil jika kita bersungguh-sungguh,\u201d ujarnya menegaskan.<\/p>\n<p>Buya Cecep juga menekankan pentingnya memiliki perencanaan hidup yang baik. Menurutnya, tanpa tujuan yang jelas, seseorang akan mudah terombang-ambing, seperti air yang mengalir tanpa arah. Ia mengajak para mahasiswa belajar tentang kesabaran dari air, tetapi menekankan bahwa inovasi dan kreativitas harus dipelajari dari tempat lain. \u201dJangan biarkan hidup hanya mengalir begitu saja,\u201d tegasnya.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Kuliah-Umum-FAI-02-1024x576.jpg\" alt=\"Dengan Usaha dan Kreativitas, Mahasiswa FAI UM Bandung Bisa Ukir Takdir Masa Depan yang Lebih Cerah CirebonMU\" class=\"wp-image-6003\" srcset=\"https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Kuliah-Umum-FAI-02-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Kuliah-Umum-FAI-02-300x169.jpg 300w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Kuliah-Umum-FAI-02-768x432.jpg 768w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Kuliah-Umum-FAI-02-696x392.jpg 696w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Kuliah-Umum-FAI-02-747x420.jpg 747w, https:\/\/cirebonmu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/00-Kuliah-Umum-FAI-02.jpg 1040w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">foto : dok. UM Bandung<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dosen lulusan Universitas Al-Azhar Mesir ini juga memperingatkan mahasiswa agar tidak menjadi bagian dari generasi yang mudah rapuh dan terbawa arus tanpa arah yang jelas. Ia mendorong mahasiswa untuk menetapkan tujuan yang konkret dan menjalani hidup dengan program yang jelas sehingga mereka tidak mudah terseret oleh tren atau pengaruh luar yang tidak dapat mereka kendalikan.<\/p>\n<p>Dalam menggambarkan pentingnya kesungguhan dan kreativitas, Buya Cecep menggunakan analogi biji tanaman yang sehat yang selalu berusaha tumbuh ke tempat yang lebih tinggi. Sama halnya dengan manusia, melalui usaha dan kreativitas, mereka dapat terus berkembang dan mencapai hal-hal yang lebih baik.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga : Kuliah di UM Bandung, Bukan Sekadar Menimba Ilmu tapi Berproses Bangun Peradaban<\/strong><\/p>\n<p>Ia juga mengutip dua tokoh besar, Muhammad Iqbal, seorang filsuf terkenal, dan Hamka, ulama dan sastrawan Indonesia yang menulis tafsir Al-Quran 30 juz di dalam penjara, sebagai contoh perjuangan keras dalam menggali potensi diri dan mengukir takdir.<\/p>\n<p>\u201dOleh karena itu, ukirlah takdirmu sendiri dengan tangan, niat, dan cita-citamu,\u201d pesan Buya Cecep di akhir ceramahnya. Ia menekankan bahwa pendidikan di FAI UM Bandung merupakan salah satu langkah penting untuk membentuk masa depan yang lebih baik.<\/p>\n<p>Acara ini ditutup dengan pesan penting bahwa setiap individu memiliki kendali atas masa depannya. Kesempatan untuk menuntut ilmu di UM Bandung merupakan peluang berharga yang tidak boleh disia-siakan karena dari sinilah mereka dapat mulai mengukir takdir menuju masa depan yang lebih cerah. <strong>(CM)<\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Sumber : Humas UM Bandung, <a href=\"http:\/\/bandungmu.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bandungmu.com<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/cirebonmu.com\/dengan-usaha-dan-kreativitas-mahasiswa-fai-um-bandung-bisa-ukir-takdir-masa-depan-yang-lebih-cerah\/\">sumber berita ini dari muriamu.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UM Bandung Cecep Taufikurrohman. (foto : <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=32503\" title=\"Dengan Usaha dan Kreativitas, Mahasiswa FAI UM Bandung Bisa Ukir Takdir Masa Depan yang Lebih Cerah\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":32504,"comment_status":"","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[559],"newstopic":[],"ppma_author":[2327],"class_list":["post-32503","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","tag-headline"],"authors":[{"term_id":2327,"user_id":24,"is_guest":0,"slug":"cirebonmu","display_name":"CirebonMu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b14e07fb5038c9ae9bcb1295e65863e55c95d3b80f35f09d51209912bc035a44?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32503","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32503"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32503\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/32504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32503"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32503"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32503"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=32503"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=32503"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}