{"id":34070,"date":"2025-01-31T21:47:21","date_gmt":"2025-01-31T13:47:21","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/?p=34070"},"modified":"2025-01-31T21:47:21","modified_gmt":"2025-01-31T13:47:21","slug":"dari-fun-out-bond-darul-arqom-pcm-kebomas-semula-cuek-bebek-jadi-akrab-dan-kompak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=34070","title":{"rendered":"Dari &#8216;Fun Out Bond&#8217; Darul Arqom PCM Kebomas, Semula Cuek Bebek Jadi Akrab dan Kompak"},"content":{"rendered":"<p><strong>Girimu.com<\/strong> &#8212; Majlis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebomas, Gresik untuk kali pertama mengadakan kegiatan Pesantren Kilat Baitul Arqom. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari di hotel Royal Trawas, Mojokerto pada 30-31 Januari 2025 ini diikuti oleh 53 peserta. Mereka terdiri atas para guru karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di lingkup PCM Kebomas yang meliputi SD Muhammadiyah Giri (SD MURI), SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (SPEMUPAT), dan SD Alam Muhammadiyah Kedanyang ( SD Almadany).<\/p>\n<p>Samsul Muslimin, Ketua PCM Kebomas dalam sambutan pembuka mengatakan, Pesantren Kilat Baitul Arqom diselenggarakan untuk memperdalam wawasan ke-Islaman dan ke-Muhammadiyahan. Diharapkan, kegiatan ini menambah loyalitas dalam ber-Muhammadiyah melalui kerja nyata di AUM masing-masing.<\/p>\n<p>&#8220;Sesama AUM harus bisa saling <em>support<\/em> dalam memajukan pendidikan. Tidak usah saling sikut,&#8221; pesannya.<\/p>\n<p>Tak hanya pemantapan materi ke-Islaman dan ke-Muhammadiyahan yang diterima para peserta, Pesantren Kilat Baitul Arqom disempurnakan dengan <em>Fun Out Bond<\/em> yang bertujuan melatih konsentrasi, kerja sama. Lebih lebih penting lagi, peserta diajak bergembira dan saling mengenal antarpeserta. Bahkan, sebagian di antara mereka yang <em>cuek bebek <\/em>dengan sesama peserta, berubah jadi akrab dan saling <em>support<\/em> dalam menjalani tahapan-tahapan <em>out bond.<\/em><\/p>\n<p>&#8220;Guru dan karyawan AUM yang semula belum kenal, dengan kegiatan ini menjadi kenal,&#8221; ujar Ustazah Prita, perwakilan SD Almadany.<\/p>\n<p>Ada beberapa <em>game<\/em> yang dimainkan dalam <em>Fun Out Bond<\/em> ini, di antaranya tangkap bola. Dalam <em>game<\/em> ini, peserta dilatih untuk konsentrasi terhadap instruksi yang diberikan oleh instruktur <em>out bond<\/em>. Peserta dibagi dalam tim yang masing-masing terdiri atas 8 orang. Bola akan dilempar ke peserta yang angkanya disebutkan oleh instrukstur, kemudian dilempar lagi ke peserta lain yang nomornya disebut lagi, sampai instruktur mengatakan &#8216;<em>goool<\/em>&#8216;,\u00a0 baru bola dimasukkan ke keranjang. Kelompok pemain tercepat tercepat itulah yang dinobatkan sebagai pemenang.<\/p>\n<p>&#8220;Karena <em>fun game,<\/em> maka baik yang menang atau kalah semua dapat hadiah berisi uang tunai,&#8221; kata Sholahudin, salah seorang panitia.<\/p>\n<p>Begitu mendengar uang tunai, semangat peserta menjadi semakin bertambah. Beberapa peserta yang semula nampak <em>nyantai<\/em> dan terkesan <em>ogah-ogahan,<\/em> berbalik jadi bersemangat untuk mengikuti program berhadiah ini. &#8220;<em>Alhamdulillah<\/em> dapat 20 ribu,&#8221; seru Evi salah satu karyawan AUM. <strong>(*)<\/strong><\/p>\n<p><em><strong>Kontributor: Pristy Novida<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Girimu.com &#8212; Majlis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebomas, Gresik <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=34070\" title=\"Dari &#8216;Fun Out Bond&#8217; Darul Arqom PCM Kebomas, Semula Cuek Bebek Jadi Akrab dan Kompak\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":34071,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2496],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2318],"class_list":["post-34070","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita-organisasi"],"authors":[{"term_id":2318,"user_id":4,"is_guest":0,"slug":"hartoko","display_name":"Suhartoko","avatar_url":{"url":"https:\/\/girimu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/wp-17258019513934313889963333741247.jpg","url2x":"https:\/\/girimu.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/wp-17258019513934313889963333741247.jpg"},"author_category":"","first_name":"Hartoko","last_name":"","user_url":"","job_title":"Redaktur senior","description":"Redaktur senior "}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=34070"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34072,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34070\/revisions\/34072"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/34071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=34070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=34070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=34070"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=34070"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=34070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}